HaloDoc, Jakarta – Anak-anak umumnya punya selera makan yang unik. Makanan cepat saji atau dikenal juga dengan junk food adalah salah satu jenis makanan yang mudah diterima lidah anak-anak. Bahkan makanan jenis ini jadi favorit sang buah hati dan “nagih” untuk mereka.

Nah Moms, perlu diketahui bahwa konsumsi junk food pada anak bisa memberikan dampak negatif untuk kesehatan mereka di masa datang. Pada beberapa kasus pada anak-anak, konsumsi junk food sebanyak tiga kali dalam seminggu bisa meningkatkan risiko asma dan eksim.

Ada sebuah studi yang dilakukan oleh ilmuwan Inggris pada 500.000 anak di lebih 50 negara. Studi ini menunjukkan kalau pola makan bisa mempengaruhi risiko alergi pada anak.

Junk Food seperti burger meningkatkan risiko asma berat, eksim, gatal-gatal, dan mata berair. Mengapa hal ini bisa terjadi? Ini karena kandungan asam lemak jenuh juga lemak trans yang tinggi. Akhirnya, mempengaruhi imunitas pada tubuh si kecil. Ini juga yang jadi alasan mengapa anak dalam usia pertumbuhan disarankan untuk mengonsumsi buah sayur yang mengandung antioksidan.


Sedangkan dari studi yang dipublikasikan di jurnal Thorax tercatat jika anak-anak hingga usia dewasa mengonsumsi makanan cepat saji sebanyak tiga kali bahkan lebih dalam seminggu. Alhasil, kebiasaan ini menyebabkan naiknya risiko asma berat hingga 39%.

Untuk itu, para ahli menyarankan agar anak-anak mengonsumsi buah tiga kali dalam seminggu. Konsumsi buah secara rutin dapat menurunkan dampak negatif pada asma berat dan eksim sebanyak 11 – 14 persen.

Menurut penelitian yang ditulis oleh Innes Asyer dari University of Auckland dan Hywel Williams dari University of Nottingham, penderita asma memang tidak diharuskan menjaga pola makan. Namun perlu diperhatikan beberapa jenis asupan yang dipilih agar tidak membuat gejalanya menjadi semakin tidak baik dan tanyakan pada Ahlinya menggunakan HaloDoc. Unduh aplikasi HaloDoc di App Store & Play Store.