• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 10 Gejala Anosmia yang Mengganggu Kesehatan

10 Gejala Anosmia yang Mengganggu Kesehatan

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Halodoc, Jakarta – Seseorang bisa mengalami hilangnya atau berkurangnya kepekaan terhadap bau. Kondisi ini disebut dengan anosmia. Apa sebenarnya pengertian anosmia? Anosmia adalah gangguan indra penciuman yang menyebabkan pengidapnya menjadi tidak dapat mencium bau. Keadaan ini disebabkan adanya gangguan tertentu di hidung. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang penyakit ini, sebaiknya kita mengenal gejala-gejalanya yang mengganggu kesehatan.

  1. Hilangnya Kepekaan Terhadap Sensasi Bau

Seseorang dengan anosmia akan mengalami hilangnya kepekaan terhadap sensasi bau di sekitar mereka. Ketidakpekaan ini bisa menyebabkan munculnya gangguan atau masalah kesehatan lain.

  1. Sakit Kepala

Gangguan pada saluran pernapasan akibat anosmia menyebabkan si pengidap mengalami sakit kepala. Rasa sakit ini bisa dikurangi dengan menghindari makanan yang mungkin memicu sakit kepala, seperti kafein dan pisang.

  1. Terdapat perubahan pada suara

Selain sakit kepala, anosmia juga menyebabkan perubahan pada suara. Ini merupakan salah satu yang menjadi gejala ketika seseorang mengalami anosmia.

  1. Kebiasaan Mendengkur

Akibat gangguan pernapasan oleh anosmia, seseorang yang mengalami penyakit anosmia akan memiliki kebiasaan mendengkur ketika sedang tidur. Kebiasaan mendengkur ini bisa menjadi salah satu gejala dari seseorang yang mengalami penyakit anosmia.

  1. Wajah Cenderung Membesar

Selain kebiasaan mendengkur biasanya seseorang yang mengalami anosmia akan memiliki gejala tertentu, seperti wajah cenderung membesar.

  1. Telinga Cenderung Membesar

Tidak hanya wajah yang cenderung membesar, pada pengidap anosmia, telinga juga cenderung membesar. Hal ini merupakan salah satu gejala mengalami penyakit anosmia. 

  1. Kerusakan Otak

Adanya kerusakan pada otak juga merupakan salah satu gejala anosmia. Oleh karena itu, kamu perlu memeriksa riwayat trauma kepala untuk memastikan apakah kamu mengalami anosmia atau tidak.

  1. Timbulnya Polip

Salah satu gejala anosmia adalah timbulnya polip yang bisa memblokir saluran udara. Kondisi ini dapat memengaruhi sinusitas, sehingga seseorang mengalami penyakit anosmia.

  1. Rongga Hidung Tersumbat

Rongga hidung yang tersumbat bisa menyebabkan seseorang tidak bisa menggunakan indra penciuman dengan benar. Penyebabnya bisa mulai dari hal paling mudah, seperti influenza. Rongga hidung yang tersumbat merupakan salah satu gejala dari seseorang yang mengalami penyakit anosmia.

  1. Defisiensi Zinc

Defisiensi atau kekurangan zinc merupakan salah satu gejala anosmia. Zinc merupakan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, karena zinc dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh manusia. Oleh karena itu, kekurangan zinc dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan seseorang terkena penyakit tersebut.

Jika kamu merasa mengalami gejala-gejala seperti di atas, ada baiknya kamu segera memeriksakannya ke dokter. Untuk tahu lebih banyak tentang pengertian anosmia dan perawatannya, kamu bisa bertanya kepada dokter ahli melalui video/voice call atau chat di aplikasi Halodoc. Di aplikasi Halodoc, kamu juga bisa beli obat/vitamin serta cek lab tanpa harus keluar rumah. Praktis dan mudah. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store atau Play Store sekarang.