• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 10 Kondisi yang Tidak Boleh Menjalani Pengobatan ESWL

10 Kondisi yang Tidak Boleh Menjalani Pengobatan ESWL

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
10 Kondisi yang Tidak Boleh Menjalani Pengobatan ESWL

Halodoc, Jakarta - Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy atau yang lebih dikenal dengan sebutan ESWL merupakan salah satu pilihan pengobatan yang dilakukan untuk mengatasi penyakit batu ginjal. Lantas, golongan apa saja yang tidak disarankan untuk menjalani terapi ESWL? Berikut penjelasan selengkapnya!

Baca juga: Begini Prosedur ESWL untuk Mengatasi Batu Ginjal

Terapi ESWL Tidak Disarankan Bagi Orang dengan Kondisi Ini

Terapi ESWL dilakukan dengan menggunakan alat yang memancarkan gelombang kejut, yang dikonsentrasikan di area sekitar ginjal guna menghancurkan batu ginjal menjadi pecahan-pecahan kecil. Pecahan-pecahan kecil tersebut kemudian dikeluarkan bersamaan dengan urine saat berkemih. Terapi ini dinilai cukup efektif dalam menghancurkan batu ginjal dengan diameter kurang dari 2 sentimeter.

Sedangkan pada batu ginjal dengan ukuran lebih dari 2 cm, disarankan untuk melakukan penanganan dengan prosedur lain. Berikut kondisi yang tidak disarankan untuk melakukan ESWL:

  1. Wanita hamil.

  2. Mengidap infeksi saluran kemih.

  3. Mengidap kelainan bentuk ginjal.

  4. Mengidap kanker ginjal.

  5. Mengidap aneurisma aorta perut.

  6. Mengidap gangguan pembekuan darah.

  7. Mengidap tekanan darah tinggi.

  8. Mengidap obesitas.

  9. Seseorang yang sedang mengonsumsi obat-obatan pengencer darah, seperti aspirin atau warfarin.

  10. Seseorang yang menggunakan alat pacu jantung atau alat untuk merangsang denyut jantung dengan listrik bertegangan tinggi (ICD). Jika tetap dilakukan, ESWL dapat merusak alat-alat yang ditanam di dalam organ.

Saat memutuskan ingin melakukan prosedur ini, tanyakan dengan sejelas mungkin tentang apa yang ingin kamu ketahui. Tanyakan pula seputar hal-hal yang harus dilakukan sebelum, sesudah, dan efek samping apa saja yang dapat muncul. Berkaitan dengan hal-hal tersebut, silahkan diskusikan langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya!

Baca juga: Pola Hidup yang Tingkatkan Risiko Alami Batu Ginjal

Terapi ESWL dan Kemungkinan Efek Samping yang Muncul

Seperti yang telah diketahui dalam penjelasan sebelumnya, terapi ESWL dilakukan untuk memecah batu ginjal ke dalam pecahan-pecahan yang lebih kecil, sehingga dapat dengan mudah dibuang bersamaan saat pengidap berkemih. Disarankan untuk melakukan pemeriksaan segera jika kamu mengalami rasa sakit pada seluruh bagian kandung kemih, karena hal tersebut merupakan salah satu indikasi adanya penyumbatan batu ginjal.

Seperti penjelasan sebelumnya, terapi ESWL dapat dilakukan bagi pengidap penyakit batu ginjal, yang memiliki ukuran batu ginjal sebesar 2 sentimeter. Jika lebih dari itu, pengidap disarankan untuk melakukan pengobatan lain. Masing-masing prosedur pengobatan yang dilakukan akan memiliki efek samping. Saat memutuskan untuk melakukan terapi ESWL, berikut sejumlah efek samping yang bisa saja terjadi:

  • 1-2 hari pasca terapi dilakukan, pasien biasanya akan mengalami kencing berdarah yang akan hilang dengan sendirinya.

  • Pecahan batu ginjal biasanya akan menyumbat saluran kemih, sehingga menyebabkan pasien kesulitan buang air kecil.

  • Masalah terkait dengan prosedur anestesi.

  • Rasa nyeri saat pecahan batu ginjal keluar saat berkemih.

  • Lonjakan tekanan darah saat proses pemulihan.

  • Mengalami iritasi kandung kemih karena pecahan batu.

  • Tersisanya batu ginjal dalam tubuh karena tidak sepenuhnya keluar saat proses perkemihan.

  • Mengalami pendarahan di luar organ ginjal.

  • Mengalami infeksi pada batu ginjal karena bakteri.

Baca juga: Rajin Minum Air Putih Cegah Batu Ginjal, Ini Alasannya

Komplikasi kejang-kejang juga bisa saja muncul dalam kasus yang jarang terjadi. Ternyata, meski dinilai praktis, tidak semua orang bisa menjalani prosedur ESWL guna menghancurkan batu ginjal mereka. Buktinya, berbagai golongan tersebut tidak dapat melakukan prosedur ini karena satu dan lain hal.

Referensi:
NCBI. Diakses pada 2020. Complications of Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy for Urinary Stones: To Know and to Manage Them—A Review.
Medical News Today. Diakses pada 2020. Lithotripsy for stones: What to expect.
Hopkins Medicine. Diakses pada 2020. Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL).