11 Penyakit yang Ditangani Dokter Spesialis Penyakit Dalam

11 Penyakit yang Ditangani Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Halodoc, Jakarta – Selain untuk memastikan jenis penyakit yang dialami, melakukan diagnosis terhadap suatu penyakit berfungsi untuk menentukan pengobatan yang tepat untuk satu jenis penyakit.

Baca juga: 4 Langkah Aman sebelum Lakukan Medical Check Up

Pengobatan yang tepat harus dilakukan oleh tim medis atau dokter yang berkompeten. Ada berbagai macam jenis penyakit yang memerlukan penanganan dokter khusus atau dokter spesialis, salah satunya adalah penyakit dalam.

Dokter penyakit dalam atau yang dikenal sebagai internis adalah dokter yang menangani berbagai macam keluhan semua organ dalam tubuh manusia. Ada beberapa jenis penyakit yang nyatanya perlu penanganan dokter spesialis penyakit dalam, di antaranya:

1. Alergi Imunologi. Penyakit dalam yang berkaitan dengan alergi dan gangguan terhadap sistem kekebalan tubuh manusia.

2. Gastroenterohepatologi. Penyakit dalam yang berkaitan dengan gangguan terhadap sistem pencernaan dan organ hati.

3. Geriatri. Penyakit dalam yang berkaitan dengan bertambahnya usia seseorang. Biasanya penyakit ini berupa gangguan medis yang terjadi akibat proses penuaan.

4. Ginjal Hipertensi. Penyakit dalam ini berkaitan dengan gangguan pada organ ginjal dan tekanan darah tinggi.

5. Hematologi Onkologi Medik. Penyakit dalam ini berkaitan dengan adanya gangguan atau kelainan pada darah. Biasanya penyakit ini berkaitan dengan kanker.

6. Kardiologi. Penyakit dalam yang berkaitan dengan adanya gangguan pada jantung.

7. Metabolik Endokrin. Penyakit ini berkaitan dengan gangguan pada metabolisme tubuh.

8. Psikosomatik. Penyakit dalam ini disebabkan oleh gangguan penyakit lain dan biasanya semakin diperparah dengan adanya gangguan mental pada pengidap.

9. Pulmonologi. Kondisi ini akan terkait dengan adanya gangguan pada penyakit paru-paru.

10. Reumatologi. Penyakit ini berhubungan dengan adanya gangguan pada sendi dan gangguan autoimun.

11. Tropik Infeksi. Penyakit dalam yang berhubungan dengan adanya infeksi bagian dalam yang umum muncul pada daerah beriklim tropis.

Baca juga: 3 Jenis Medical Check Up yang Harus Diketahui

Persiapan Sebelum Pemeriksaan Penyakit Dalam

Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan pemeriksaan penyakit dalam. Proses ini membantu mempermudah pemeriksaan serta mendiagnosis penyakit yang dialami. Persiapannya adalah sebagai berikut:

1. Riwayat Kesehatan Secara Menyeluruh

Dokter spesialis dalam perlu mengetahui riwayat kesehatan pasien secara menyeluruh, baik yang pernah diidap ataupun yang sedang dialami oleh pasien. Jika saat pengobatan terdahulu ada hasil pemeriksaan seperti foto rontgen, hasil tes laboratorium atau CT Scan sebaiknya jangan lupa untuk diinformasikan pada dokter penyakit dalam.

2. Jenis Obat yang Pernah Dikonsumsi

Dokter spesialis dalam perlu mengetahui jenis obat apa saja yang pernah dikonsumsi. Tidak hanya obat dari dokter, sebaiknya juga menginformasi obat-obatan herbal yang pernah dikonsumsi.

3. Surat Rujukan

Persiapkan surat rujukan yang didapatkan dari pemeriksaan kesehatan sebelumnya. Surat rujukan dapat menjadi gambaran awal mengenai kesehatan kamu yang akan ditangani.

Beberapa prosedur tersebut sebaiknya dipersiapkan dengan baik agar proses pengobatan penyakit dalam dapat berjalan dengan baik. Setelah menjalani pemeriksaan, dokter spesialis dalam meninjau hasil dan memperoleh keputusan mengenai diagnosa penyakit yang dialami serta rencana terapi hingga pengobatan yang perlu dilakukan agar penyakit dalam bisa ditangani dengan tepat.

Penanganan yang tepat meminimalisir risiko sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan. Kamu bisa pilih dokter spesialis penyakit dalam di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan melalui Halodoc. Kamu juga download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play, ya!

Baca juga: Bagaimana Penyakit Paru Interstitial Didiagnosis?