• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 2 Operasi Pembedahan untuk Atasi Sindrom Polikistik Ovarium

2 Operasi Pembedahan untuk Atasi Sindrom Polikistik Ovarium

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Hormon adalah salah satu zat kimia yang diproduksi oleh tubuh dan sangat memengaruhi banyak fungsi tubuh. Pada wanita, banyak perubahan yang dapat dipengaruhi oleh hormon, seperti pubertas, menstruasi, hingga kehamilan. Saat wanita mengalami kelainan yang berhubungan dengan hormon, banyak gangguan yang dapat terjadi. Salah satu gangguan yang bisa menyerang adalah sindrom polikistik ovarium.

Gangguan ini terjadi ketika terdapat kelainan yang berhubungan dengan sistem reproduksi, terutama ovum. Wanita yang mengidap masalah ini akan mengalami periode menstruasi tidak teratur. Bahkan, seseorang yang mengalami sindrom polikistik ovarium dapat mengalami kemandulan. Maka dari itu, kamu harus tahu beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan tersebut yang salah satunya dengan operasi. Berikut ulasan lengkapnya!

Baca juga: Jangan Abai, Ketahui 9 Komplikasi Akibat Sindrom Polikistik Ovarium

Operasi yang Dapat Dilakukan untuk Mengatasi Sindrom Polikistik Ovarium

Sindrom polikistik ovarium adalah kelainan yang berhubungan dengan hormon dan umum terjadi pada wanita dengan usia reproduksi. Gangguan ini disebut juga dengan polycystic ovary syndrom (PCOS). Wanita yang mengidap PCOS mungkin mengalami menstruasi yang lebih jarang atau bahkan berkepanjangan, hingga mengalami kelebihan kadar hormon pria (androgen). Hal ini dapat membuat ovarium gagal melepaskan sel telur secara teratur.

Gangguan sindrom polikistik ovarium ini juga dapat menyebabkan wanita mengalami pertumbuhan pada wajah dan rambut serta kebotakan. Dalam jangka panjang, beberapa risiko yang berbahaya dapat terjadi pada pengidapnya, seperti diabetes dan penyakit jantung. Maka dari itu, gangguan ini perlu segera diatasi agar segala komplikasi yang dapat menyebabkan kelainan fatal mampu dihindari.

Salah satu cara mengatasi sindrom polikistik ovarium adalah dengan menerapkan operasi pembedahan. Meski begitu, operasi adalah pilihan yang paling akhir jika semua pengobatan yang dapat dilakukan tidak berhasil dan sudah menimbulkan efek berbahaya. Dampak buruk dari operasi adalah dapat merusak ovarium yang menyebabkan kemandulan. Berikut ini beberapa operasi yang dapat dilakukan untuk mengatasinya:

1. Pengeboran Ovarium Laparoskopi

Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk mengatasi sindrom polikistik ovarium adalah laparoskopi dengan metode pengeboran pada ovarium. Ahli medis akan menggunakan elektrokauter atau laser untuk menghancurkan beberapa bagian ovarium yang tidak normal. Metode ini dilakukan dengan membuat sayatan kecil di perut dekat pusar. Beberapa alat bedah akan dimasukkan melalui sayatan tersebut untuk mengatasi masalah pada ovarium.

Baca juga: Cara Diagnosis Sindrom Polikistik Ovarium yang Sebaiknya Diketahui

2. Reseksi Ovarium

Kamu juga dapat melakukan reseksi ovarium untuk mengatasi sindrom polikistik ovarium. Metode ini terbilang jarang dilakukan karena risiko untuk menghasilkan jaringan parut cukup tinggi. Namun, cara ini dapat membuat pengidapnya dapat mengatur siklus menstruasi dan membuat ovulasi menjadi normal. Meski begitu, risikonya lebih tinggi daripada manfaatnya, sehingga metode ini benar-benar jarang menjadi pilihan.

Itulah beberapa proses pembedahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi sindrom polikistik ovarium. Meski operasi adalah pilihan yang paling akhir untuk dilakukan, diharapkan metode ini dapat mengatasi masalah yang berhubungan dengan hormon tersebut. Dengan begitu, tubuh akan kembali normal seperti sebelum gangguan ini terjadi.

Baca juga: Perlu Tahu, Ini Cara Menangani Sindrom Polikistik Ovarium

Selain itu, jika kamu mempunyai pertanyaan terkait sindrom polikistik ovarium dan cara yang ampuh untuk mengatasinya, dokter dari Halodoc dapat membantu terkait hal tersebut. Caranya mudah sekali, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan sehari-hari untuk mendapatkan jawaban terkait masalah kesehatan yang dialami!

Referensi:
UW Health. Diakses pada 2020. Laparoscopic Ovarian Drilling (Ovarian Diathermy) for PCOS.
Healthline. Diakses pada 2020. Polycystic Ovary Syndrome (PCOS): Symptoms, Causes, and Treatment.