25 Penyakit Rumahan Ini Bisa Pakai BPJS

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
25 penyakit rumahan ini bisa pakai BPJS

Halodoc, Jakarta – Sejak tahun 2014 yang lalu, masyarakat Indonesia enggak perlu khawatir lagi soal biaya bila sakit, karena sudah ada BPJS yang akan menanggung semua biaya perawatan sakit, mulai dari biaya administrasi, konsultasi medis, pemeriksaan sampai pengobatan. Tapi, mungkin masih banyak orang yang berpikir BPJS hanya menanggung penyakit kronis yang lebih sulit ditangani dan membutuhkan biaya besar saja. Padahal, bantuan pemerintah tersebut juga bisa digunakan untuk mengobati penyakit rumahan lho. Ini penyakit rumahan yang ditanggung oleh BPJS.

Sesuai dengan pedoman pelaksanaan JKN (Permenkes 28/2014), semua penyakit berdasarkan indikasi medis bisa ditanggung oleh BPJS, kecuali yang telah disebutkan secara eksplisit tidak masuk dalam pertanggungan, seperti estetika, infertilitas, dan lain-lain. Jadi, hampir semua penyakit dan gangguan medis bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan selama kamu mengajukannya sesuai prosedur dan ketentuan yang sudah diberlakukan.

Baca juga: Hal yang Perlu Diketahui Tentang BPJS

Untuk mendapatkan pelayanan medis, kamu harus mengikuti prosedur rujukan berjenjang mulai dari faskes 1 (klinik, puskesmas, dokter praktek) yang terdaftar di kartu KIS. Tapi, bila penyakit yang kamu alami tidak membaik atau bertambah parah dan menimbulkan komplikasi meskipun telah diberikan penanganan di faskes 1, maka dokter bisa memberikan surat rujukan ke faskes 2 untuk mendapatkan penanganan khusus dari dokter spesialis. Kamu juga bisa memilih rumah sakit rujukan asal masih dalam satu rayon.

Dari daftar 155 penyakit yang ditanggung BPJS, terdapat 25 penyakit yang masih tergolong penyakit rumahan, di antaranya:

  1. Alergi makanan

  2. Anemia defisiensi besi

  3. Astigmatisme ringan

  4. Terdapat benda asing di hidung

  5. Demam tifoid

  6. Dermatitis kontak alergika

  7. Dermatitis kontak iritan

  8. Tinea kruris

  9. Tinea pedis

  10. Faringitis

  11. Gastritis

  12. Infeksi saluran kemih

  13. Influenza

  14. Insomnia

  15. Intoleransi makanan

  16. Katarak

  17. Keracunan makanan

  18. Konjungtivitis

  19. Laringitis

  20. Malabsorbsi makanan

  21. Malnutrisi energi-protein

  22. Mata kering

  23. Migren

  24. Obesitas

  25. Penyakit cacing tambang.

Baca juga: BPJS Pakai Rujukan Online, Begini Prosedurnya

Layanan Kesehatan yang Ditanggung BPJS

Setelah mengetahui daftar penyakit rumahan yang bisa ditanggung BPJS, mungkin pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah layanan apa saja yang bisa didapatkan dengan menggunakan BPJS. Nah, untuk mengobati penyakit rumahan yang kebanyakan tidak terlalu parah, kamu bisa menggunakan pelayanan kesehatan tingkat pertama yang mencakup:

  • Biaya administrasi pelayanan kesehatan.

  • Pelayanan preventif, seperti penyuluhan kesehatan perorangan, imunisasi rutin, dan skrining kesehatan untuk mendeteksi risiko penyakit, serta mencegah penyakit lanjutan.

  • Pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis.

  • Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai. Jenis obat formularium nasional (fornas) seluruhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

  • Transfusi darah sesuai dengan kebutuhan medis.

  • Pemeriksaan penunjang melalui diagnosis laboratorium tingkat pertama.

  • Rawat inap tingkat pertama sesuai dengan anjuran dokter.

Sedangkan pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan, bisa digunakan untuk penyakit yang membutuhkan pelayanan kesehatan rawat jalan dan rawat inap. Berikut pelayanan kesehatan tingkat rujukan yang ditanggung BPJS Kesehatan:

  • Biaya administrasi pelayanan kesehatan.

  • Pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi ke dokter spesialis dan subspesialis.

  • Tindakan medis yang membutuhkan dokter spesialis, baik bedah maupun nonbedah sesuai dengan rujukan dari dokter.

  • Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai, seperti cairan infus.

  • Pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis sesuai anjuran dokter.

  • Rehabilitasi medis.

  • Pelayanan darah, seperti penyediaan kantong darah.

  • Perawatan di ruang rawat inap biasa.

  • Perawatan inap di ruang intensif, seperti ICU.

Baca juga: Rawat Inap di Rumah Sakit Bisa Pakai BPJS

Jadi, jangan ragu lagi menggunakan BPJS Kesehatan untuk mengobati penyakit rumahan yang kamu alami. Bila kamu sakit dan butuh saran dokter, kamu juga bisa menggunakan aplikasi Halodoc. Melalui Video/Voice Call dan Chat, kamu bisa berdiskusi dengan dokter kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.