3 Cara Atasi Endometriosis yang Bikin Was-Was Wanita

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
endometriosis, masalah reproduksi wanita, nyeri di perut bagian bawah

Halodoc, Jakarta - Masalah reproduksi wanita yang bernama endometriosis dapat terjadi dengan gejala rasa nyeri pada perut bagian bawah. Setiap wanita mengalami tingkat keparahan yang berbeda-beda. Namun umumnya, rasa nyeri akan bertambah parah saat kamu sedang mengalami menstruasi atau melakukan hubungan intim.

Beberapa wanita juga mengeluhkan rasa nyeri yang menjalar dari perut bagian bawah, punggung, hingga kaki. Ada pula yang merasakan gejala endometriosis berupa kram, dan bisa disertai dengan mual, muntah, atau diare.

Endometriosis yang berat dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari seorang wanita, bahkan kualitas hidupnya pun akan menurun. Hingga saat ini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan endometriosis. Namun, ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk meringankan gejala dan rasa sakitnya. Apa sajakah itu? Ini penjelasannya!

Baca juga: Waspadai 4 Nyeri Kram Menstruasi Tanda Endometriosis

  1. Jaga Asupan Makanan

Lemak pada makanan ternyata dapat memengaruhi produksi prostaglandin dalam tubuh wanita. Diperkiraan bahwa tingkat prostaglandin yang tinggi dapat menyebabkan produksi estrogen yang lebih tinggi juga. Akibatnya, kondisi tersebut juga dapat memengaruhi pertumbuhan jaringan endometrium.

Penurunan risiko endometriosis dapat terjadi secara signifikan, jika seseorang rutin mengonsumsi sayuran hijau dan buah segar. Sebaliknya, wanita yang sering makan daging merah justru memiliki risiko yang lebih tinggi.

Selain memperbanyak makan buah dan sayur, sebaiknya hindari pula makanan yang dapat menyebabkan peradangan. Misalnya seperti makanan olahan, produk susu, dan gula. Batasi konsumsi makanan tersebut dan perhatikan apakah ada perubahan dari gejala nyeri perut yang dapat kamu rasakan.

Baca juga: Ketahui 6 Fakta Mengenai Endometriosis

  1. Olahraga Secara Teratur

Kebanyakan wanita yang mengalami nyeri di bawah perut tidak menjalani olahraga secara teratur. Mereka takut rasa nyeri malah terasa semakin parah. Namun seiring berjalannya waktu, melakukan aktivitas fisik secara teratur justru dapat mengurangi rasa nyeri dan tidak nyaman yang dirasakan.

Wanita yang rutin melakukan olahraga, seperti joging, aerobik, dan bersepeda memiliki risiko lebih rendah untuk terkena endometriosis. Aktivitas fisik secara teratur dapat membantu pengidap mengatasi endometriosis dengan cara:

  • Melancarkan sirkulasi darah ke organ tubuh.

  • Menjaga nutrisi dan aliran oksigen ke sistem dalam tubuh.

  • Mengurangi stres.

  • Memicu hormon endorfin dalam otak yang dapat mengurangi rasa sakit.

Baca juga: Perlu Tahu, Endometriosis Bisa Sebabkan Gangguan Kesuburan

  1. Kendalikan Stres

Gejala endometriosis bisa menjadi lebih berat ketika seseorang sedang mengalami stres. Maka itu, kamu perlu belajar untuk mengelola stres dan tekanan emosional kamu. Cobalah untuk menggunakan teknik relaksasi yang dapat membantu kamu untuk fokus pada hal-hal yang menenangkan, sehingga dapat mengurangi produksi hormon stres. Teknik relaksasi yang dapat kamu coba dengan mudah adalah menarik napas dalam melalui hidung, kemudian keluarkan perlahan lewat mulut.

Sama seperti kondisi kronis lainnya, perlu sekali bagi wanita yang mengidap endometriosis untuk mengenal tubuhnya sendiri dan mengetahui cara mengatasi gejala yang dirasakan. Hal ini dapat dimulai dengan perubahan gaya hidup yang lebih sehat, melalui pola makan sehat dan olahraga secara teratur.

Apabila perubahan gaya hidup masih belum mampu mengatasi masalah yang kamu rasakan, diskusikanlah kondisi kesehatanmu dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Saran dokter dapat diterima dengan praktis dengan cara download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga.