• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 3 Hal yang Perlu Dilakukan oleh Pengidap Gagal Ginjal
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 3 Hal yang Perlu Dilakukan oleh Pengidap Gagal Ginjal

3 Hal yang Perlu Dilakukan oleh Pengidap Gagal Ginjal

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 05 Januari 2022

Gagal ginjal disebabkan oleh gangguan pada organ ginjal. Penyakit ini bisa terjadi secara tiba-tiba (akut) atau karena mengidap penyakit jangka panjang (kronis). Penyakit yang paling sering menjadi penyebab kondisi ini adalah diabetes dan tekanan darah tinggi alias hipertensi.

3 Hal yang Perlu Dilakukan oleh Pengidap Gagal Ginjal

Halodoc, Jakarta – Gagal ginjal adalah penyakit yang terjadi karena ada kerusakan atau penurunan fungsi dari organ ginjal. Di dalam tubuh manusia, ginjal berperan untuk menyaring limbah sisa metabolisme untuk kemudian membuangnya melalui urine. Saat terjadi kerusakan atau gangguan, fungsi ini tidak bisa terjadi secara sempurna dan menyebabkan limbah menumpuk di dalam tubuh. 

Jika dilihat dari penyebabnya, penyakit ini dibedakan menjadi dua jenis, yaitu gagal ginjal akut dan kronis. Gagal ginjal akut terjadi ketika organ ginjal berhenti berfungsi secara tiba-tiba. Ada banyak faktor yang bisa menyebabkannya, seperti gangguan aliran darah ke ginjal, kerusakan ginjal, atau masalah sumbatan pada urine. Sementara gagal ginjal kronis biasanya terjadi karena penyakit jangka panjang, seperti diabetes dan hipertensi. 

Pengobatan untuk Penyakit Gagal Ginjal 

Ada dua jenis penyakit gagal ginjal, yaitu akut dan kronis. Selain penyebabnya yang berbeda, cara pengobatan untuk kedua jenis penyakit ini juga akan berbeda. Pada jenis penyakit yang pertama, yaitu gagal ginjal akut, pengobatan dilakukan untuk mengembalikan fungsi ginjal dan mencegah komplikasi. Dengan kata lain, kondisi organ ginjal bisa kembali pulih dengan pengobatan yang tepat. 

Metode pengobatan jenis penyakit ini harus disesuaikan dengan penyebabnya. Sementara itu, jenis penyakit ginjal yang kedua, yaitu gagal ginjal kronis tidak bisa disembuhkan. Fungsi ginjal tidak akan pernah kembali normal, sehingga pengobatan perlu dilakukan seumur hidup. Meskipun cara pengobatannya berbeda, tetapi secara umum kedua penyakit ini membutuhkan perawatan yang sama. 

Untuk menghindari risiko komplikasi, ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh pengidap penyakit ini, antara lain: 

  1. Mengubah Gaya Hidup 

Faktanya, gaya hidup sehat menjadi salah satu kunci untuk mencegah komplikasi penyakit. Pengidap gangguan ginjal harus membatasi atau menghindari konsumsi makanan yang tinggi garam dan kalium. Sedangkan pada pengidap gagal ginjal kronis, diwajibkan juga untuk membatasi asupan protein dari makanan untuk meringankan kerja ginjal. Selain mengatur pola makan, pengidap penyakit ini juga disarankan untuk rutin berolahraga, sesuai dengan kemampuan tubuh. 

  1. Konsumsi Obat-obatan 

Hal selanjutnya yang harus dilakukan oleh pengidap penyakit ini adalah mengonsumsi obat-obatan sesuai dengan resep dokter. Dengan begitu, gejala penyakit bisa dikendalikan dan risiko munculnya komplikasi akibat kerusakan ginjal bisa dihindari. 

  1. Rutin Periksa Kesehatan 

Orang dengan gangguan atau penyakit ginjal harus rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, terutama jika kondisi ini disebabkan oleh penyakit jangka panjang. Jika memiliki riwayat hipertensi, pastikan untuk memeriksa tekanan darah secara berkala, serta memeriksa kadar gula darah rutin pada pengidap diabetes. Pemeriksaan ke rumah sakit juga harus dilakukan sesuai dengan jadwal yang diberikan oleh dokter. 

Terapi Tambahan Pada Kondisi Kronis 

Pada kondisi gagal ginjal kronis atau penyakit yang sudah parah, mungkin dibutuhkan terapi tambahan berupa cuci darah atau hemodialisis. Umumnya, terapi ini diberikan pada pengidap gagal ginjal kronis tahap akhir atau stadium 5, atau jika kerusakan pada ginjal sudah sangat parah. Hemodialisis adalah prosedur untuk penyaringan limbah dan cairan di dalam tubuh. 

Hemodialisis dilakukan dengan menggunakan mesin khusus. Ada juga jenis terapi lain yang disebut CAPD (continuous ambulatory peritoneal dialysis). Terapi ini dilakukan dengan memasukkan cairan dialisis ke dalam perut melalui lubang yang sudah dibuat. Cairan tersebut nantinya akan merangsang pengeluaran limbah melalui urine. Cara lain untuk mengatasi penyakit ini adalah dengan transplantasi ginjal. 

Untuk mencegah risiko penyakit ginjal atau gangguan kesehatan lain, biasakan untuk menjalani gaya hidup sehat, berolahraga, dan istirahat yang cukup. Lengkapi juga dengan konsumsi suplemen tambahan yang bisa dibeli di aplikasi Halodoc. Dengan layanan antar, pesanan obat akan dikirim segera ke rumah. Ayo, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store atau Google Play! 

Referensi: 
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Chronic Kidney Disease.
NHS UK. Diakses pada 2022. Chronic Kidney Disease.
WebMD. Diakses pada 2022. Kidney Disease.
Healthline. Diakses pada 2022. Acute Kidney Failure.