3 Jenis Kanker Testis yang Perlu Dipahami

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
3 Jenis Kanker Testis yang Perlu Dipahami

Halodoc, Jakarta – Untuk bisa bereproduksi, pria memerlukan hormon seks dan sperma. Nah, untuk menghasilkan kedua hal tersebut, pria memerlukan testis yang sehat. Kanker testis adalah kondisi yang menghambat jalannya reproduksi. Gangguan ini terjadi di testis yang terletak di dalam skrotum, kantong kulit longgar di bawah penis. 

Kanker testis adalah jenis kanker yang jarang terjadi jika dibandingkan dengan jenis kanker lainnya. Namun, kanker ini umumnya dialami oleh pria berusia antara 15 dan 35 tahun. Kabar baiknya, kanker testis sangat dapat diobati, bahkan ketika kanker telah menyebar di luar testis. Kanker testis juga terbagi atas beberapa jenis, yaitu:

Baca Juga: Testis Nyeri Akibat Varikokel, Ini Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan 

  1. Seminoma

Seminoma adalah jenis tumor yang seringkali tumbuh dan menyebar lebih lambat. Seminoma sendiri dibagi lagi menjadi dua, yaitu seminoma klasik dan spermatositik seminoma. Seminoma mengeluarkan human chorionic gonadotropin (HCG) tetapi tidak mensekresi penanda tumor lainnya. Jika seminoma menyebar dari testis, paling sering dan baiknya diobati dengan kemoterapi atau radiasi maupun kombinasi keduanya. 

  1. Sel Kuman Nonseminomatosa

Sel kuman nonseminomatosa bentuk dan prognosisnya bisa sangat bervariasi. Ada empat jenis utama sel kuman nonseminomatosa yang muncul sendiri atau dengan jenis lainnya. Berikut subtipe dari sel kuman nonseminomatosa :

  • Karsinoma embrional, adalah jenis tumor yang cepat berkembang dan berpotensi agresif.

  • Karsinoma kantung kuning telur. Jenis tumor ini lebih sering diidap anak-anak ketimbang orang dewasa. Jenis ini merespons kemoterapi dengan baik pada anak-anak maupun orang dewasa. 

  • Koriokarsinoma adalah bentuk kanker testis yang sangat langka dan agresif. 

  • Teratoma. Jenis ini paling sering muncul sebagai sel kuman nonseminomatosa campuran. Teratoma tumbuh secara lokal tetapi dapat muncul pada kelenjar getah bening retroperitoneal. 

  1. Stroma

Stroma berkembang dari jaringan pendukung di sekitar sel benih di testis. Tumor ini jarang membentuk kanker testis dan memiliki prognosis yang sangat baik jika dilakukan pembedahan. Ada dua jenis tumor stroma, yaitu tumor sel Leydig, yaitu sel yang membuat hormon testosteron pria dan tumor sel Sertoli, yaitu sel yang mendukung dan memelihara sperma yang sedang berkembang.

Baca Juga: Perlu Tahu, 5 Penyakit Ini Umumnya Menyerang Testis

Gejala Kanker Testis

Selain jenis-jenis kanker testis di atas, pria perlu mengetahui tanda dan gejala yang mengindikasikan kanker testis. Kondisi ini ditandai dengan gejala, yaitu:

  • Benjolan atau pembesaran di salah satu testis;

  • Perasaan berat di skrotum;

  • Nyeri tumpul di perut atau pangkal paha;

  • Menumpuknya cairan di skrotum secara tiba-tiba;

  • Rasa sakit atau tidak nyaman di testis atau skrotum;

  • Pembesaran atau nyeri payudara;

  • Sakit punggung.

Jika kamu mengalami gejala-gejala di atas, segera periksakan ke dokter untuk dipastikan lebih lanjut. Sebelum periksa, jangan lupa buat janji terlebih dahulu lewat aplikasi Halodoc. Melalui Halodoc, kamu tinggal memilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan.

Opsi Perawatan Kanker Testis

Pilihan untuk mengobati kanker testis tergantung pada beberapa faktor, seperti jenis kanker, stadium kanker, kondisi kesehatan secara keseluruhan dan preferensi pengobatan yang diinginkan. Beberapa opsi perawatan yang bisa dilakukan, yaitu operasi, terapi radiasi atau kemoterapi. Melalui operasi dokter perlu membuat sayatan untuk mengangkat sel tumor atau mengangkat testis jika kondisinya sudah parah.

Baca Juga: Gondongan Bisa Muncul di Testis, Apakah Berbahaya?

Sedangkan melalui terapi radiasi, dokter akan menggunakan sinar energi berdaya tinggi, seperti sinar-X, untuk membunuh sel kanker. Untuk perawatan kemoterapi, dokter akan memberikan obat-obatan untuk membunuh sel kanker. 

Referensi:

Hopkins Medicine. Diakses pada 2019. Types of Testicular Cancer.
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Testicular Cancer.