• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 3 Jenis Pemeriksaan yang Dilakukan pada Bayi Baru Lahir

3 Jenis Pemeriksaan yang Dilakukan pada Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
3 Jenis Pemeriksaan yang Dilakukan pada Bayi Baru Lahir

“Pemeriksaan bayi yang baru lahir sangat dianjurkan, tetapi bukan hal yang wajib. Hal ini guna memastikan jika bayi yang dilahirkan tidak memiliki masalah apa pun, terutama terkait penyakit yang memang rentan terjadi saat baru dilahirkan. Selain itu, hal ini dilakukan agar bayi mendapatkan penanganan segera saat masalah terdiagnosis.”

Halodoc, Jakarta – Meski selama pemeriksaan kehamilan tidak masalah yang terjadi pada janin, ibu tetap perlu melakukan pemeriksaan saat bayi baru lahir. Hal ini guna memastikan memang bayi yang lahir benar-benar dalam keadaan sehat. Ada beberapa pemeriksaan yang perlu dilakukan saat bayi baru dilahirkan. Untuk lebih lengkapnya, ibu dapat membaca ulasan berikut ini!

Beberapa Pemeriksaan pada Bayi Baru Lahir yang Diperlukan

Pemeriksaan pada bayi baru lahir biasanya dilakukan di rumah sakit sebelum ibu diperbolehkan untuk pulang. Dokter akan menjelaskan pemeriksaan apa saja yang akan dilakukan. Saat pemeriksaan dilakukan mungkin saja menimbulkan rasa sedikit tidak nyaman pada bayi hingga ia menangis, tetapi tidak menimbulkan rasa sakit.

Baca juga: 6 Tes Kesehatan yang Wajib Dilakukan Bayi Baru Lahir

Tujuan pemeriksaan pada bayi baru lahir adalah untuk menemukan masalah yang mungkin terjadi sehingga pengobatan dapat dilaksanakan sesegera mungkin. Meski begitu, umumnya tidak ada kekhawatiran yang ditemukan, terlebih jika selama pemeriksaan kehamilan tidak ditemukan masalah. Jika ada masalah, mungkin ibu perlu melakukan kembali pemeriksaan untuk melihat perkembangannya.

Namun, apa saja pemeriksaan pada bayi baru lahir yang umum untuk dilakukan? Berikut ini jawabannya:

1. Pemeriksaan Metabolisme

Pemeriksaan bayi baru lahir yang pertama perlu dilakukan adalah pada metabolismenya. Proses untuk mengubah makanan menjadi energi ini penting untuk dipastikan berjalan dengan normal untuk memastikan bayi dapat bergerak, berpikir, dan tumbuh. Sebagian besar masalah metabolisme terjadi saat enzim tertentu hilang atau tidak berfungsi dengan baik. Beberapa masalah metabolisme yang dapat terjadi, antara lain:

  • Fenilketonuria (PKU);
  • Penyakit urin sirup maple;
  • Tyrosinemia;
  • Methylmalonic acidemia;
  • Citrullinemia.

Baca juga: Ini Alasan Pentingnya Pemeriksaan Fisik pada Bayi Baru Lahir

2. Pemeriksaan Hormon

Hormon juga termasuk salah satu masalah yang dapat terjadi pada bayi baru lahir, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan. Hormon sendiri adalah pembawa pesan kimiawi yang diproduksi oleh kelenjar. Masalah hormon terjadi saat kelenjar memproduksi terlalu banyak atau terlalu sedikit. Beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan pada bayi baru lahir terkait masalah hormon meliputi:

  • Hipotiroidisme kongenital.
  • Hiperplasia adrenal kongenital.

Lalu, jika ibu merasa membutuhkan pemeriksaan pada bayi yang baru lahir setelah pulang ke rumah, beberapa rumah sakit yang bekerja sama dengan Halodoc dapat menyediakannya. Cukup download aplikasi Halodoc, pemesanan pemeriksaan ini dapat dilakukan hanya dengan penggunaan smartphone. Maka dari itu, unduh aplikasinya untuk mendapatkan semua kemudahan ini!

3. Pemeriksaan Hemoglobin

Bayi yang baru lahir juga disarankan untuk mendapatkan pemeriksaan terkait hemoglobin. Protein yang terdapat dalam sel darah merah ini berguna untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Jika terjadi masalah pada hemoglobin, tentu komplikasi dan kematian mungkin saja terjadi. Nah, beberapa masalah terkait hemoglobin yang dapat dideteksi dengan pemeriksaan ini, antara lain:

  • Penyakit sel sabit.
  • Penyakit hemoglobin SC.
  • Thalassemia beta.

Perlu diingat kembali, tujuan dari pemeriksaan ini guna mengidentifikasi masalah yang mungkin terjadi pada bayi secara dini, sehingga pengobatan dapat dilakukan sesegera mungkin. Hal ini sangat dianjurkan oleh setiap orangtua yang bayinya baru dilahirkan, tetapi tidak wajib. Ibu dapat memutuskan untuk memeriksakan hanya satu kondisi atau secara keseluruhan.

Baca juga: Skrining Kesehatan Bayi Baru Lahir, Perlukah?

Nah, itulah beberapa pemeriksaan pada bayi yang baru lahir yang sangat dianjurkan untuk dilakukan. Ibu juga dapat memastikan ke ahli medis, pemeriksaan mana yang kira-kira sangat dibutuhkan oleh Si Kecil dengan menilai kesehatan orangtuanya. Mungkin saja ibu memiliki masalah terkait jantung atau organ lainnya, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan.

Referensi:
NHS. Diakses pada 2021. Newborn physical examination.
Kids Health. Diakses pada 2021. Newborn Screening Tests.