3 Makanan yang Harus Dihindari Jika Terkena Arthritis

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
3 Makanan yang Harus Dihindari Jika Terkena Arthritis

Halodoc, Jakarta – Arthritis alias radang sendi adalah kondisi yang terjadi karena adanya peradangan (inflamasi) pada satu atau beberapa sendi. Penyakit ini sering memunculkan gejala berupa nyeri, bengkak, serta kemerahan. Selain itu, lokasi yang mengalami peradangan biasanya juga akan merasakan sensasi hangat, kaku, serta sulit untuk digerakkan. 

Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, tetapi risiko arthritis disebut meningkat pada orang yang sudah lanjut usia, mengalami obesitas, serta memiliki riwayat kesehatan tertentu, misalnya riwayat cedera pada sendi. Sebenarnya, ada banyak jenis peradangan sendi yang bisa terjadi, contohnya osteoarthritis, arthritis septik, gout arthritis, rheumatoid arthritis, dan masih banyak lagi. Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele dan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain dengan pengobatan, mengatur pola makan ternyata juga bisa membantu mengatasi masalah radang sendi. 

Baca juga: 5 Makanan yang Baik untuk Pengidap Artritis Gout

Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari oleh pengidap arthritis. Pasalnya, jenis makanan tersebut bisa memengaruhi kondisi sendi dan membuat peradangan menjadi lebih buruk. Lantas, apa saja jenis makanan yang harus dihindari jika terkena arthritis? 

1. Gorengan 

Pengidap radang sendi sebaiknya mengurangi atau menghindari konsumsi makanan yang digoreng. Hal itu disebut bisa membantu mengurangi jumlah peradangan yang terjadi di dalam tubuh. Mengurangi konsumsi makanan yang digoreng, nyatanya juga bisa membantu memulihkan pertahanan alami tubuh, sehingga tidak mudah mengalami radang. 

Alih-alih menggoreng, cobalah untuk mengolah makanan dengan cara lain. Kalau memiliki riwayat arthritis, kamu bisa mengolah makanan dengan cara dipanggang, direbus, atau dikukus. Hal ini bertujuan untuk menghindari atau mengurangi risiko sendi meradang dan memicu rasa sakit. 

Baca juga: 5 Makanan yang Baik untuk Atasi Nyeri Sendi

2. Mengandung Banyak Gula 

Selain gorengan, makanan yang banyak mengandung gula tambahan juga sebaiknya dihindari oleh pengidap arthritis. Pasalnya, jumlah gula yang tinggi pada makanan yang dikonsumsi bisa meningkatkan kadar AGEs (Advanced Glycation End Product), yaitu zat yang bersifat racun yang dapat dihasilkan dari makanan yang dipanaskan dengan suhu tinggi, digoreng, atau mengalami proses pasteurisasi. Saat terdapat AGEs dalam tubuh, zat ini dapat merusak protein tertentu dalam tubuh dan respon tubuh terhadap adanya zat ini mengeluarkan zat-zat peradangan yang dapat memperburuk kondisi arthritis

3. Produk Susu 

Kandungan protein dalam produk susu disebut juga bisa memicu nyeri sendi. Sebab, jenis protein yang terkandung dalam produk susu bisa mengiritasi jaringan di sekitar sendi. Produk olahan susu umumnya juga memiliki kandungan lemak jenis yang tinggi. Kandungan lemak jenuh menjadi salah satu pencetus radang sendi. 

Selain makanan yang harus dihindari, ada juga jenis makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi pengidap arthritis. Jenis makanan yang disarankan adalah asupan yang baik untuk sendi dan bisa mencegah peradangan, salah satunya adalah ikan. Rutin mengonsumsi ikan nyatanya bisa membantu tubuh memenuhi asupan omega 3 yang baik untuk kesehatan sendi. 

Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi kacang kedelai saat arthritis menyerang. Kacang kedelai memiliki kandungan zat yang bersifat antiradang, rendah lemak, serta tinggi serat dan protein. Perbanyak juga konsumsi makanan sumber vitamin C, misalnya buah jeruk dan anggur. Vitamin C tinggi bisa menjaga sendi tetap sehat. 

Baca juga: Bukan Cuma Orang Tua, Anak Muda Juga Bisa Kena Rheumatoid Arthritis

Selain dari buah dan makanan, kamu juga bisa melengkapi asupan vitamin yang dibutuhkan tubuh dengan mengonsumsi suplemen tambahan. Pilih suplemen sesuai kebutuhan tubuh dan beli di aplikasi Halodoc. Kamu juga bisa belanja produk kesehatan lain hanya dalam satu aplikasi. Dengan layanan antar, pesanan akan dikirim ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!