• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 3 Penyakit Menular Seksual yang Rentan Terjadi pada Wanita

3 Penyakit Menular Seksual yang Rentan Terjadi pada Wanita

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Setiap wanita harus tahu jika dirinya berisiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit menular seksual dibandingkan pria. Gangguan ini lebih sering menyerang pasangan yang aktif secara seksual saat melakukan hubungan intim yang tidak aman, seperti sering berganti-ganti pasangan atau tidak menggunakan kondom.

Seseorang yang mengalami penyakit menular seksual dapat merasakan bagian intimnya terasa gatal dan terbakar serta perasaan nyeri saat buang air kecil atau berhubungan intim. Ada banyak jenis gangguan yang dapat terjadi, seperti chlamydia, gonore, sifilis, hingga HIV. Namun, manakah jenis penyakit menular seksual yang lebih sering terjadi pada wanita? Berikut ulasannya!

Baca juga: Ketahui Jenis-Jenis Penyakit Menular Seksual

Penyakit Menular Seksual yang Sering Terjadi pada Wanita

Wanita lebih rentan untuk mengalami PMS secara biologis dibandingkan pria. Gangguan ini kerap terjadi saat melakukan hubungan seksual karena permukaan vagina lebih besar dan lebih rentan terhadap sekresi seksual dibandingkan penis yang memang tertutup kulit. Selain itu, potensi untuk infeksi tersebut disimpan di dalam vagina selama hubungan seksual lebih besar dibandingkan sebaliknya.

Seseorang yang mengidap penyakit menular seksual dapat mengalami gangguan yang berbahaya, terlebih lagi saat hamil yang dapat menularkannya pada janin. Gangguan ini mudah menyerang orang lain karena jarang menimbulkan gejala saat terjadi sehingga infeksi lebih mudah untuk tersebar. Maka dari itu, kamu harus tahu jenis PMS apa saja yang lebih berisiko terjadi pada wanita. Berikut ini jenis PMS tersebut:

1. Chlamydia

Salah satu jenis penyakit menular seksual yang berisiko terjadi pada wanita adalah chlamydia. Angka gangguan ini yang terjadi pada wanita terus meningkat selama berpuluh-puluh tahun lalu. Saat terjadi, wanita yang mengidapnya dapat mengalami infeksi pada serviks dan panggul yang berakhir pada gangguan serius. Maka dari itu, pemeriksaan rutin dari chlamydia pada wanita yang aktif secara seksual sangat direkomendasikan.

Baca juga: Inilah Cara Penularan Penyakit Menular Seksual

2. Gonore

Gangguan penyakit menular seksual lainnya yang rentan menyerang wanita adalah gonore. Sama seperti chlamydia, penyakit ini sering tidak menimbulkan gejala saat terjadi. Infeksi bakteri ini menyebar melalui hubungan seksual dan mampu menyebabkan infeksi panggul serta radang sendi. Meski begitu, gangguan ini dapat diatasi dengan mengonsumsi antibiotik untuk membunuh bakteri yang masuk ke tubuh dan harus kedua pasangan yang mendapatkan perawatan agar tidak menimbulkan infeksi bolak-balik.

3. Sifilis

Sifilis juga termasuk penyakit menular seksual yang berisiko tinggi untuk terjadi pada wanita, terutama yang masih dalam usia produktif. Gejala yang paling umum pada wanita saat mengidap gangguan ini adalah luka tanpa rasa sakit pada area kelamin. Kamu mungkin akan melihat gejala awalnya hilang dengan sendirinya, tetapi infeksi dari bakteri masih tetap ada jika tidak mendapat pengobatan. Jika dibiarkan, beberapa masalah kesehatan serius dapat menyerang jantung dan otak.

Itulah beberapa penyakit menular seksual yang rentan terjadi pada wanita. Maka dari itu, jika kamu aktif secara seksual, sering berganti-ganti pasangan, serta tidak menggunakan pengaman, pemeriksaan rutin pada area kelamin perlu dilakukan. Jika benar mengidap PMS, penanganan dini perlu dilakukan agar infeksi yang ada tidak menyebabkan masalah yang lebih besar.

Baca juga: Mitos dan Fakta Penyakit Menular Seksual

Lalu, apabila kamu masih memiliki pertanyaan terkait PMS yang berisiko tinggi terjadi pada wanita, dokter dari Halodoc dapat memberitahu kamu terkait risiko dari gangguan tersebut. Caranya mudah sekali, cukup dengan download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan sehari-hari untuk mendapatkan kemudahan dalam akses kesehatan!

Referensi:
CDC. Diakses pada 2020. STDs in Women and Infants.
Health Link BC. Diakses pada 2020. Sexually Transmitted Infections.