• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 3 Penyebab Terjadinya Giardiasis pada Anak

3 Penyebab Terjadinya Giardiasis pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
3 Penyebab Terjadinya Giardiasis pada Anak

Halodoc, Jakarta – Pernah mendengar tentang penyakit bernama giardiasis? Ini adalah infeksi usus kecil yang ditandai dengan kram perut, kembung, mual dan diare. Giardiasis jauh lebih sering terjadi pada anak-anak daripada orang dewasa. Apa penyebabnya?

Giardiasis disebabkan oleh infeksi parasit mikroskopis yang disebut Giardia lamblia. Parasit tersebut dapat ditemukan di seluruh dunia, terutama di daerah dengan sanitasi yang buruk dan air yang kotor. Parasit dapat ditemukan di sungai dan danau pedalaman, tapi juga di persediaan air di kota, kolam renang, dan sumur. Infeksi Giardia dapat menular melalui kontak dengan orang yang terinfeksi atau mengonsumsi makanan dan air yang sudah terkontaminasi parasit.

Baca juga: Hal-Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Alami Giardiasis

Penyebab Giardiasis Pada Anak

Parasit giardia dapat hidup di usus manusia dan hewan. Sebelum parasite mikroskopis tersebut masuk ke dalam tinja, mereka terbungkus dalam cangkang keras yang disebut kista, yang memungkinkan mereka bertahan hidup di luar usus selama berbulan-bulan. Begitu masuk ke dalam tubuh inang, kista akan luruh dan parasit terlepas. 

Nah, infeksi giardia terjadi ketika kamu tidak sengaja menelan kista parasit. Hal itu bisa terjadi dengan mengonsumsi makanan atau air yang sudah terkontaminasi atau bersentuhan dengan orang yang terinfeksi.

Dilansir dari Mayo Clinic, anak-anak lebih berisiko terinfeksi parasit giardia, karena mereka lebih mungkin bersentuhan dengan kotoran. Misalnya, saat mereka memakai popok, sedang berlatih menggunakan toilet, atau saat sedang menghabiskan waktu di pusat penitipan anak.

Berikut ini cara anak dapat tertular giardiasis:

1.Menelan Air yang Terkontaminasi

Giardiasis paling sering ditularkan melalui air yang terkontaminasi. Parasit giardia bisa ditemukan di danau, kolam, sungai di seluruh dunia, serta di pasokan air kota, sumur, kolam renang, taman air, dan spa. Air dapat terkontaminasi dari pembuangan air limbah atau kotoran hewan. Bayi yang mengenakan popok dan pengidap diare dapat secara tidak sengaja mencemari air di kolam renang dan spa. Anak-anak pun rentan tertular giardiasis bila tidak sengaja meminum air yang sudah tercemar tersebut.

2.Mengonsumsi Makanan yang Terkontaminasi

Parasit giardia juga dapat ditularkan melalui makanan yang bisa terjadi bila orang dengan giardiasis menyiapkan makanan tanpa mencuci tangan terlebih dahulu sampai bersih atau makanan dicuci dengan air yang terkontaminasi. Memasak makanan dapat membunuh parasit giardia, sehingga penularan giardiasis melalui makanan lebih jarang terjadi daripada melalui air, terutama di negara-negara industri. 

Anak-anak dapat tertular giardiasis melalui makanan bila orang yang terinfeksi giardiasis membantu menyiapkan makanan atau menyuapi anak dengan tangan yang kotor.

3.Kontak dengan Orang yang Terinfeksi

Anak-anak yang dititipkan di pusat penitipan anak lebih berisiko tertular giardiasis. Alasannya, anak lebih mungkin untuk melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi, seperti pekerja penitipan anak.

Baca juga: Ingin Titipkan Anak di Daycare? Perhatikan 6 Hal Ini


Cara Mencegah Giardiasis Pada Anak

Berikut ini cara-cara yang bisa orangtua lakukan untuk mencegah giardiasis pada anak:

  • Hindari memberi minum pada anak dari air di kolam, danau atau sungai. Saat berkemah atau bepergian keluar negeri, hindari memberi anak minum air kecuali kamu tahu air tersebut aman. Bila perlu, masak air minimal satu menit sebelum memberi minum. Atau, bawalah filter air portable yang khusus dibuat untuk menghilangkan parasite seperti giardia.
  • Cuci tangan kamu dengan sabun dan air hangat (setidaknya selama 20 detik) sesering mungkin. Lakukan hal ini sebelum menyiapkan makanan untuk anak, setelah ke kamar mandi, membersihkan hidung, bersin atau batuk. Gunakan sarung tangan sekali pakai dan cuci tangan kamu setelah merawat luka, membuang sampah atau mengurus hewan peliharaan. Ajarkan anak untuk melakukan hal yang sama.
  • Cuci atau kupas buah dan sayuran dengan air bersih sebelum memberikannya pada anak. Masak juga daging-dagingan sampai benar-benar matang sebelum memberikannya pada anak.

Baca juga: Anak Alami Diare, Atasi dengan 4 Cara Ini

Itulah beberapa penyebab giardiasis pada anak. Bila Si Kecil sakit, jangan panik. Gunakan saja aplikasi Halodoc untuk minta saran kesehatan pada dokter. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play sekarang juga.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Giardia infection (giardiasis).
Fairview. Diakses pada 2020. Giardia Infection (Giardiasis) in Children.