3 Persiapan Sebelum Lakukan Home Birth

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
3 Persiapan Sebelum Lakukan Home Birth

Halodoc, Jakarta - Kalau ditanya ingin bagaimana melahirkan, pasti semua ibu menjawab secara normal. Namun, kalau ditanya di mana akan melahirkan, jawabannya bisa beragam. Ada yang menjawab bidan, puskesmas, rumah sakit, atau klinik. Tidak sedikit pula ibu yang ingin melahirkan di rumah alias home birth. Ya, memang menjadi hak ibu untuk melakukan persalinan sesuai dengan keinginan. 

Namun, ibu tidak boleh lupa, setiap metode persalinan ini punya risiko sehingga harus paham sebelum memilih metode yang mana. Seperti halnya artis Kartika Putri, yang lebih memilih metode home birth alias melahirkan anak pertamanya di rumah, karena berbagai alasan yang ia kemukakan. 

Metode Home Birth, Amankah?

Selama berabad-abad, melahirkan di rumah menjadi norma yang harus dijalani setiap wanita. Menjelang tahun 1900-an, semakin banyak perempuan mulai melahirkan di rumah sakit. Namun, ketika pemahaman masyarakat mengenai anatomi, kedokteran modern, mekanisme persalinan, dan teknologi mengalami peningkatan secara signifikan, semakin banyak ibu yang memilih untuk melahirkan di rumah atau home birth

Baca juga: 8 Tips Melahirkan Normal

Sebenarnya, amankah untuk melakukan persalinan di rumah? Boleh-boleh saja, asalkan kondisi kehamilan ibu dinyatakan sehat dan tidak berisiko terjadi komplikasi kelahiran. Home birth juga bisa dipertimbangkan jika ibu menghindari beberapa hal seperti operasi caesar atau epidural. Kebanyakan ibu memilih melakukan persalinan di rumah karena terasa lebih nyaman dan lebih bebas untuk beraktivitas pascamelahirkan. 

Namun, metode home birth tidak dianjurkan untuk dipilih ketika ibu memiliki riwayat diabetes, memiliki tekanan darah tinggi kronis atau preeklampsia, pernah mengalami persalinan preterm di masa lalu atau memiliki risiko yang sama di masa sekarang, dan tidak didukung oleh pasangan karena berbagai hal. 

Baca juga: Ketahui 3 Tahapan dalam Persalinan Normal

Memang, home birth lebih menghemat pengeluaran dibandingkan dengan bersalin di rumah sakit atau bidan, tetapi lebih baik jika ibu bertanya baik dan buruknya dulu pada dokter. Pakai aplikasi Halodoc untuk bertanya melalui fitur Tanya Dokter atau membuat janji di rumah sakit terdekat

Persiapan untuk Melakukan Home Birth

Tidak asal, melakukan home birth juga butuh perencanan dan persiapan. Nah, kalau ibu berencana melakukan persalinan di rumah, ini persiapan yang perlu dilakukan:

  • Buat rencana kelahiran. Pertama, tentukan dahulu rencana kelahiran. Metode apa yang ingin ibu pakai untuk mengurangi rasa sakitnya, apakah ibu ingin melahirkan di lantai atau di bak mandi. Diskusikan rencana ibu dengan dokter kandungan yang membantu ibu bersalin. Tanyakan apa saja yang ibu butuhkan untuk menyiapkan persalinan. 
  • Pilih Ahli yang Berpengalaman. Kalau ibu biasa melakukan kontrol kehamilan di bidan, pastikan ketika melahirkan nanti, bidan yang ibu kunjungi memang memahami dengan baik metode home birth yang ibu pilih. Pastikan pula mereka memiliki akses untuk berkomunikasi dengan rumah sakit atau dokter spesialis. Jika dibutuhkan, pekerjakan juga doula atau asisten bidan. 

Selain itu, sebaiknya siapkan transportasi rujukan dari rumah sakit, seperti mobil atau ambulans yang siaga. Meskipun tidak ada masalah atau komplikasi serius yang ibu alami ketika bersalin, hal ini wajib dilakukan. Baik ibu, pasangan, dan tenaga medis yang sedang menangani harus tahu gejala yang membuat persalinan harus dilakukan atau dipindah ke rumah sakit. Sebelumnya, rencanakan rumah sakit yang ingin dituju ketika terjadi komplikasi kelahiran, sehingga ibu tidak terlambat mendapatkan pertolongan medis. 

Baca juga: Inilah 8 Tips Mengejan saat Persalinan

Referensi: 
American Pregnancy. Diakses pada 2019. Home Birth.
NHS. Diakses pada 2019. Where to Give Birth: The Options. 
Parents. Diakses pada 2019. 6 Things You Didn’t Know About Home Birth.