• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 3 Pola Makan Sehat untuk Mencegah Spina Bifida
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 3 Pola Makan Sehat untuk Mencegah Spina Bifida

3 Pola Makan Sehat untuk Mencegah Spina Bifida

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 06 September 2021
3 Pola Makan Sehat untuk Mencegah Spina Bifida3 Pola Makan Sehat untuk Mencegah Spina Bifida

Bumil pada trimester pertama disarankan untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung 400 microgram asam folat. Wanita yang mengonsumsi suplemen asam folat selama trimester pertama kehamilan lebih jarang melahirkan bayi dengan spina bifida. Bumil juga disarankan menjalankan pola makan yang sehat, seperti makanan kaya folat seperti kacang-kacangan, buah, dan sayuran berwarna hijau pekat.”


Halodoc, Jakarta –  Spina bifida adalah kondisi cacat tabung saraf yang bisa terjadi sejak dalam kandungan. Kondisi ini muncul di bagian mana saja pada tulang belakang jika tabung saraf tidak tertutup dengan sempurna.

 

Tulang belakang yang seharusnya melindungi saraf tulang belakang tidak bisa terbentuk dan tertutup dengan semestinya. Kondisi ini mengakibatkan kerusakan pada saraf tulang belakang dan saraf-saraf lainnya. Akibat kondisi ini, bayi yang lahir dapat mengalami gangguan fisik dan intelektual. 

 

Pola makan yang sehat dapat mencegah terjadinya spina bifida. Itulah sebabnya, ibu hamil wajib menjauhi risiko dengan mengikuti pola makan sehat guna menghindari spina bifida pada bayi dalam kandungan. Baca selengkapnya di sini!

 

Suplemen, Cara Makan, dan Jenis Makanan yang Dikonsumsi

Walaupun para ahli medis belum tahu pasti penyebab spina bifida, namun diabetes dan obesitas pada ibu hamil adalah dua kondisi yang memicu kondisi spina bifida. Pola makan sehat dapat mencegah spina bifida.

 

Berikut ini adalah gaya hidup yang direkomendasikan untuk dilakukan oleh ibu hamil, yaitu: 

 

Baca Juga: 6 Faktor ini Bisa Jadi Penyebab Spina Bifida

 

1. Suplemen dan Makanan Sehat 

Bumil pada trimester pertama disarankan untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung 400 microgram (mcg) asam folat. Wanita yang mengonsumsi suplemen asam folat selama trimester pertama kehamilan lebih jarang melahirkan bayi dengan spina bifida.

 

Bumil juga disarankan menjalankan pola makan yang sehat, seperti makanan kaya folat atau asam folat. Vitamin ini terdapat secara alami pada banyak makanan, seperti:

  • Kacang-kacangan.
  • Buah-buahan dan jus sitrus.
  • Kuning telur.
  • Sayuran berwarna hijau tua, seperti brokoli dan bayam.

 

2. Konsumsi Sewajarnya

Pastikan semua jenis makanan dan suplemen yang disebutkan tadi dikonsumsi  dalam kadar yang sewajarnya. Mengonsumsi makanan terlalu banyak juga meningkatkan risiko ibu mengalami obesitas.

 

Pola makan sehat mencegah spina bifida juga ditujukan untuk mengontrol gula darah ibu hamil. Jika ibu mengalami diabetes, risiko spina bifida juga semakin tinggi.

 

3. Menghentikan konsumsi obat tertentu

Selain itu, selama hamil sebaiknya ibu menghentikan konsumsi obat-obatan tertentu. Jika sebelum kehamilan ibu mengonsumsi obat-obatan tertentu, ada baiknya untuk berkonsultasi ke dokter. Bumil bisa buat janji konsultasi dokter lewat aplikasi Halodoc

 

Baca Juga: 3 Jenis Spina Bifida yang Perlu Diketahui

 

Mengapa ibu hamil disarankan menghentikan konsumsi obat tertentu, soalnya obat yang dikonsumsi selama hamil bisa mengganggu sistem alami tubuh ibu untuk memproduksi asam folat. Obat yang digunakan untuk mengurangi kejang-kejang juga memperbesar risiko spina bifida pada bayi. 

 

Faktor Risiko Bumil Mengalami Spina Bifida

Tadi sudah disinggung sebelumnya kalau para ahli kesehatan masih belum mengetahui secara pemicu utama kondisi spina bifida. Sejauh ini, penelitian medis mengidentifikasi beberapa faktor risiko yang memicu spina bifida terjadi pada bayi di dalam kandungan, yaitu:

 

  1. Spina bifida lebih sering terjadi pada orang berkulit putih dan berdarah Latin.
  2. Anak perempuan lebih sering mengalaminya.
  3. Wanita yang pernah melahirkan anak dengan cacat tabung saraf.
  4. Riwayat keluarga dengan cacat tabung saraf.
  5. Menjalani pengobatan dengan konsumsi obat tertentu termasuk obat anti kejang, seperti valproic acid (Depakene) yang menyebabkan cacat tabung saraf jika dikonsumsi selama kehamilan.
  6. Wanita dengan diabetes yang tidak terkendali terbukti memiliki risiko lebih tinggi memiliki anak dengan spina bifida.
  7. Obesitas sebelum kehamilan terkait dengan meningkatnya risiko terhadap cacat tabung saraf, termasuk spina bifida.

 

Terkait faktor risiko lebih jelasnya, ibu dapat berdiskusi dengan dokter mengenai hal ini. Itulah pola makan sehat mencegah spina bifida yang bisa ibu terapkan. Jika ibu mempunyai pertanyaan lebih tentang spina bifida, tanyakan langsung melalui aplikasi Halodoc!

 

Referensi:
HealthLinkBC. Diakses pada 2021. Pregnancy and Nutrition: Folate and Preventing Neural Tube Defects
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2021. Folic Acid Helps Prevent Serious Birth Defects of the Brain and Spine
National Health Service. Diakses pada 2021. Causes Spina Bifida