• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 3 Risiko Bahaya Diabetes Gestasional Pada Ibu Hamil
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 3 Risiko Bahaya Diabetes Gestasional Pada Ibu Hamil

3 Risiko Bahaya Diabetes Gestasional Pada Ibu Hamil

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 04 April 2022

“Bahaya diabetes gestasional bagi ibu hamil dan janin tidak main-main. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, mulai dari infeksi hingga masalah pada janin.”

3 Risiko Bahaya Diabetes Gestasional Pada Ibu Hamil3 Risiko Bahaya Diabetes Gestasional Pada Ibu Hamil

Halodoc, Jakarta – Ada banyak masalah kesehatan yang bisa terjadi pada ibu hamil. Salah satu yang perlu diwaspadai adalah diabetes gestasional. Sebab, bahaya diabetes gestasional tidak hanya bisa mengintai ibu, tetapi juga janin dalam kandungan.

Kondisi diabetes selama kehamilan ini dapat terjadi karena gangguan pada pengaturan kadar gula darah dalam tubuh. Perlu diketahui, tubuh biasanya memproduksi insulin untuk mengatur kadar gula darah. Diabetes gestasional terjadi karena ada masalah pada sistem ini.

Bahaya Diabetes Gestasional bagi Ibu dan Janin

Diabetes gestasional sebenarnya agak berbeda dengan jenis diabetes lainnya. Sebab, diabetes ini biasanya hanya terjadi pada masa kehamilan. Artinya, setelah melahirkan, diabetes ini akan hilang dengan sendirinya.

Namun, bahaya diabetes gestasional perlu sangat diwaspadai. Sebab, kondisi ini dapat memengaruhi ibu dan janin yang dikandung. Berikut ini beberapa bahaya yang mengintai jika ibu hamil mengidap diabetes gestasional:

1. Rentan Terhadap Infeksi

Perlu diketahui bahwa ibu hamil pengidap diabetes lebih rentan terhadap infeksi dan peningkatan gula darah yang sulit dikendalikan. Untuk itu, pola makan yang tepat perlu dijaga, agar gula darah tidak melonjak.

2. Masalah Kesehatan pada Ibu Terkait Kehamilan

Bahaya diabetes gestasional pada ibu hamil cukup banyak. Menurut ulasan pada 2017 di World Journal of Diabetes, ibu hamil dengan diabetes gestasional yang tidak terkontrol berisiko mengalami masalah kesehatan lain, termasuk:

  • Kenaikan berat badan yang berlebihan saat hamil.
  • Peningkatan risiko operasi caesar.
  • Risiko terkena diabetes tipe 2 di masa depan.
  • Tekanan darah tinggi (preeklamsia).
  • Gula darah rendah (hipoglikemia).
  • Robekan atau kerusakan pada vagina dan/atau perineum selama persalinan, karena ukuran janin yang besar.

3. Risiko Masalah Kesehatan pada Janin

Menurut laman National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease, bahaya diabetes gestasional juga bisa “menghantui” janin dalam kandungan.

Organ-organ bayi seperti otak, jantung, ginjal, dan paru-paru, mulai terbentuk selama 8 minggu pertama kehamilan. Kadar glukosa darah yang tinggi dapat berbahaya selama tahap awal ini. Sebab dapat meningkatkan kemungkinan bayi mengalami cacat lahir, seperti cacat jantung atau cacat otak atau tulang belakang.

Kadar glukosa darah tinggi selama kehamilan juga dapat meningkatkan kemungkinan bayi lahir terlalu dini, berat badan terlalu banyak, atau memiliki masalah pernapasan atau glukosa darah rendah segera setelah lahir.

Glukosa darah tinggi juga dapat meningkatkan kemungkinan bayi lahir mati (stillbirth). Ini berarti bayi meninggal dalam kandungan selama paruh kedua kehamilan.

Selain itu, menurut laman Diabetes UK, bayi dari ibu yang mengalami diabetes gestasional berisiko tinggi mengalami kelebihan berat badan atau obesitas dan diabetes tipe 2 di kemudian hari.

Meski begitu, saat anak mulai tumbuh, mengatur berat badan mereka, makan dengan sehat dan aktif secara fisik, akan mengurangi risiko ini.

Itulah pembahasan mengenai berbagai bahaya diabetes gestasional bagi ibu hamil dan janin. Untuk mencegah terjadinya berbagai risiko tersebut, pastikan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin.

Biasanya, ibu hamil dengan diabetes gestasional perlu memeriksakan kondisi lebih sering. Tanyakan pada dokter seberapa sering pemeriksaan perlu dilakukan dan bagaimana perawatan yang bisa diusahakan.

Termasuk jika ada pola makan tertentu, dan perubahan gaya hidup yang harus dijalani. Semua bisa didiskusikan dengan dokter lebih lanjut.

Untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, ibu juga bisa gunakan aplikasi Halodoc untuk buat janji dengan dokter kandungan di rumah sakit. Jadi, jangan lupa download Halodoc di ponsel, ya!

Referensi:
World Journal of Diabetes. Diakses pada 2022. Gestational Diabetes from A to Z.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease. Diakses pada 2022. Pregnancy if You Have Diabetes.
Diabetes UK. Diakses pada 2022. Complications Of Gestational Diabetes.
Very Well Family. Diakses pada 2022. What Is Gestational Diabetes (GD)?