Ke Negara Bersalju, Inilah 3 Tips Cegah Alergi Dingin

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ke Negara Bersalju, Inilah 3 Tips Cegah Alergi Dingin

Halodoc, Jakarta - Alergi dingin atau urtikaria dingin adalah sebuah reaksi kulit karena kedinginan, dan muncul beberapa menit setelah terpapar cuaca dingin. Gejala yang timbul pada seseorang yang mengidap kelainan tersebut adalah bercak merah, gatal pada kulit, dan kulit terangkat dengan sendirinya dengan batasan yang jelas. Hal ini dikarenakan respon imun yang tidak normal.

Keadaan ini umumnya terjadi karena dampak alergi makanan atau obat-obatan. Gejala yang timbul dapat terjadi dan hilang dengan cepat ataupun lambat, tergantung pada pengidapnya. Kelainan ini dapat berbahaya bagi pengidapnya, sehingga memerlukan tes alergi, tantangan fisik, hingga tes lainnya. Umumnya, seseorang yang mengidap alergi dingin akan diberikan antihistamin.

Alergi dingin paling umum menyerang anak muda yang telah dewasa. Apabila kamu merasa mengidap kondisi ini, cobalah untuk lakukan pengecekan pada dokter ahli. Pencegahan awal dapat sangat berguna untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Mungkin dokter akan menyarankan untuk menghindari udara dingin dan mandi dengan air yang terlalu dingin.

Alergi dingin atau urtikaria dingin sangat jarang terjadi, diperkirakan hanya menyerang kurang dari satu persen populasi yang ada. Walau begitu, kelainan ini dapat mencapai 30 persen dari populasi pada daerah yang iklimnya dingin. Wanita lebih berisiko untuk mengidap urtikaria dingin dibandingkan pria. Selain itu, disebutkan juga terdapat hubungan antara pneumonia dengan alergi dingin.

Baca Juga: 4 Alasan Tubuh Bisa Mengidap Alergi Dingin

Gejala Alergi Dingin

Pada seseorang yang mengidap alergi dingin, gejala-gejala yang dapat timbul antara lain:

  • Area kulit yang dingin tersebut mengalami kemerahan dan gatal-gatal.

  • Reaksi akan lebih buruk ketika kulit menghangat.

  • Tangan membengkak ketika memegang benda dingin.

  • Bibir membengkak setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang dingin.

Lalu, gejala yang parah pada pengidap urtikaria dingin antara lain:

  • Mengalami pingsan, jantung berdegup kencang, pembengkakan bagian tubuh, dan syok.

  • Pembengkakan lidah dan tenggorokan sehingga sulit bernapas.

Gejala tersebut dapat timbul segera setelah kulit terpapar oleh penurunan suhu atau benda yang dingin. Kondisi lembap dan berangin dapat membuat gejala yang lebih parah. Setiap seseorang yang mengidap alergi dingin, gejala tersebut dapat terjadi hingga dua jam lamanya.

Reaksi yang parah dapat terjadi ketika seluruh kulit terpapar suhu dingin, seperti berenang pada air dingin. Hal tersebut dapat menyebabkan hilangnya kesadaran lalu tenggelam.

Baca Juga: Ini Reaksi Umum Tubuh Saat Alergi Dingin Kambuh

Tips Cegah Alergi Dingin

Terdapat beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya alergi dingin saat kamu bepergian ke negara yang dingin dan juga bersalju. Berikut adalah beberapa tips untuk mencegah terjadi urtikaria dingin, antara lain:

  1. Menjaga Suhu Tubuh

Salah satu tips untuk mencegah terjadinya alergi dingin pada seseorang adalah dengan tetap menjaga suhu tubuh. Selalu pastikan tubuh tetap hangat dengan menggunakan jaket yang tebal, supaya kulit tidak cepat bereaksi pada suhu dingin. Selalu pastikan seluruh tubuh tertutup oleh kain yang tebal sebelum bepergian. Selain itu, cobalah untuk meminum sesuatu yang hangat agar dapat menjaga suhu tubuh dari dalam.

  1. Mengonsumsi Antihistamin

Ketika kamu bepergian ke negara yang sedang bersalju dan mengidap alergi dingin, maka kamu direkomendasikan untuk mengonsumsi antihistamin. Memang belum ada obat khusus untuk mengatasi urtikaria dingin, tetapi antihistamin dapat mengurangi gejala yang timbul. Obat tersebut dapat meredakan biduran yang terjadi ketika alergi kambuh.

  1. Menyiapkan Suntikan Epinephrine (EpiPen)

Apabila alergi dingin pada seseorang cenderung parah, gejala yang terjadi mudah adalah kambuh. Perlu diperhatikan juga bahwa kondisi tersebut dapat berakibat fatal. Maka dari itu, usahakan selalu menyediakan EpiPen. Alat tersebut berfungsi untuk menangkal reaksi alergi dingin yang parah. Walau begitu, pemakaiannya harus selalu dengan rekomendasi dokter untuk menghindari efek samping yang terjadi.

Baca Juga: Musim Hujan Kulit Memerah, Kenali 3 Tanda Alergi Dingin

Itulah beberapa tips untuk mencegah alergi dingin saat kamu bepergian ke negara bersalju. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal alergi dingin, dokter dari Halodoc siap membantu. Komunikasi dengan dokter bisa dilakukan dengan mudah melalui Chat atau Voice/Video Call. Selain itu, kamu juga bisa beli obat di Halodoc. Praktis tanpa perlu keluar rumah, pesananmu akan diantarkan sampai tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya sekarang di App Store dan Google Play!