• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 3 Tips Memilih Rambut Palsu, Bisa Untuk Pengidap Kanker

3 Tips Memilih Rambut Palsu, Bisa Untuk Pengidap Kanker

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Kanker adalah jenis penyakit yang sulit disembuhkan. Oleh karenanya, dokter perlu melakukan pengobatan yang lebih keras untuk membunuh sel-sel kanker. Akibat pengobatan yang keras ini, pengidap kanker harus siap menerima dampak dari pengobatan kanker. Kerontokan rambut parah adalah salah satu dampak yang bisa diperoleh dari perawatan kemoterapi atau terapi radiasi. Rambut akan tumbuh kembali, namun ketebalan, tekstur, dan warnanya mungkin tidak sama dengan sebelumnya.

Baca Juga: Rambut Rontok? Atasi dengan Beberapa Solusi Jitu Berikut

Terkadang kerontokan parah akibat pengobatan kanker lama-kelamaan dapat menyebabkan kebotakan. Untuk mencegah hal ini, pengidap kanker bisa menggunakan wig atau rambut palsu untuk menutupi kebotakan tersebut. Dikutip dari American Cancer Society, ini tips yang perlu kamu lakukan sebelum membeli wig, yaitu:

  1. Ingin Rambut Alami atau Rambut Sintetis?

Wig dapat dibuat dari rambut manusia alami atau dari bahan sintetis. Jika dibandingkan, tampilan wig sintetis yang berkualitas tinggi tidak memiliki perbedaan jauh dengan rambut alami. Perbedaan utama hanya terletak pada harga dan cara pemeliharaan. Wig sintetis cenderung lebih murah, bentuknya yang tidak mudah berubah, dan warnanya tidak gampang pudar. Tetapi, wig sintetis tidak seawet wig rambut alami dan tidak memiliki fleksibilitas saat rambut ditata.

Sedangkan rambut alami cenderung lebih mahal dan hanya tersedia beberapa warna. Kelebihannya, rambut alami dapat dipotong, ditata dan diwarnai layaknya rambut sendiri. Namun, rambut alami juga membutuhkan lebih banyak perawatan karena dapat bereaksi terhadap cuaca.

  1. Pilih Warna yang Sesuai

Pilihlah warna rambut yang sesuai dengan umur dan warna kulit yang dimiliki. Seiring bertambahnya usia, warna yang lebih terang lebih bagus dan memberikan tampilan yang lebih lembut serta alami. Pengobatan kemoterapi biasanya membuat wajah tampak lebih pucat. Oleh sebab itu, pertimbangkan untuk memilih warna cokelat gelap untuk tampilan yang lebih bagus.

Baca Juga: Ini yang Terjadi pada Tubuh Setelah Kemoterapi

  1. Sesuaikan dengan Ukuran Kepala

Saat memilih wig, jangan lupa untuk mencobanya terlebih dahulu. Ini penting dilakukan untuk memastikan ukuran wig pas dengan ukuran kepala. Pilih wig dengan ukuran yang lebih kecil, karena kerontokan membuat rambut semakin menipis, sehingga mengubah ukuran kepala. Kemoterapi dapat membuat kulit kepala menjadi lebih sensitif. Nah, liner atau topi pelapis wig dapat memberikan perlindungan, sehingga membuat kepala lebih dingin dan nyaman.

Cara Merawat Wig agar Tetap Awet

Gunakan produk-produk perawatan khusus untuk wig, seperti sampo dan kondisioner yang tepat agar wig tidak cepat rusak. Perawatan lain yang perlu dilakukan, yaitu:

  • Wig yang dipakai setiap hari harus dicuci setiap 10-14 hari. Cuci lebih sering jika kamu sering menggunakan hair spray atau krim penata rambut;

  • Pakai sampo, kondisioner, dan handuk sesuai dengan instruksi dari produk wig;

  • Biarkan wig mengering di dudukan wig portabel sehingga udara bersirkulasi dengan baik. Kamu bisa menambahkan kondisioner untuk melindungi serat dan memperpanjang umur wig. Perlu diingat bahwa wig, terutama yang sintetis, memakan waktu hingga 8-12 jam untuk mengering;

  • Rambut palsu harus selalu disimpan di atas dudukan, bukan di dalam kantong plastik atau di dalam kotak;

  • Hindari pewarna rambut dan panas;

  • Wig sintetis tidak bisa dicelup dan hanya bisa dikeramas dengan sampo wig. Untuk mencegah lem di wig tidak meleleh, keramas wig dalam air dingin dan hindari menggunakan pengering rambut kecuali pada pengaturan dingin;

  • Hindarkan wig dari sumber panas, seperti hair dryer, setrika, kompor dan lain-lain.

Baca Juga: Terapi Imun untuk Pengidap Kanker, Efektif atau Tidak?

Itulah sejumlah tips memilih dan merawat wig yang perlu diketahui. Jika kamu mengalami masalah kesehatan tertentu, kamu bisa berdiskusi bersama dokter Halodoc terkait gejala dan penanganannya. Hubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call.

Referensi :
American Cancer Society. Diakses pada 2020. Choosing and Wearing a Wig.
Breast Cancer. Diakses pada 2020. Wigs.
Cancer Careers. Diakses pada 2020. Wigs for Cancer Patients.