• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 30 Juta Vaksin Corona dari UEA Siap Dikirim ke Indonesia

30 Juta Vaksin Corona dari UEA Siap Dikirim ke Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
30 Juta Vaksin Corona dari UEA Siap Dikirim ke Indonesia

Halodoc, Jakarta - Vaksin corona akan siap untuk diterima menjelang akhir kuartal di tahun ini. Di tengah belum adanya kepastian terkait cara yang ampuh untuk mengatasi penyebaran dari COVID-19, penerimaan vaksin yang berasal dari UEA diharapkan dapat menjadi solusi sementara. Meski begitu, seluruh warga Indonesia harus tetap taat menjalankan protokol kesehatan, hingga vaksin tersebut diberikan ke seluruh masyarakat.

Memang, imbas dari gangguan virus corona ini sangat terasa, baik dari segi ekonomi maupun kesehatan. Banyak orang yang kehilangan pekerjaannya karena tidak sedikit perusahaan yang terkena imbasnya. Maka dari itu, harapan untuk kembali menjadi normal seperti sedia kala sangat diharapkan dengan vaksin corona sebagai solusi segera. Berikut ulasan lengkap terkait vaksin dari UEA tersebut!

Baca juga: Tiba di Indonesia, Kapan Vaksin Corona Bisa Digunakan?

Indonesia Siap Terima Vaksin Corona dari UEA

Pada kuartal IV tahun ini, Indonesia siap menerima 30 juta dosis vaksin COVID-19 yang mungkin akan didistribusikan untuk masyarakat luas pada awal tahun 2021. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan jika vaksinasi akan mulai diberikan jika terdapat kasus yang berhasil selama percobaan klinis. Kerjasama dengan UEA tersebut membuat Indonesia mendapatkan jatah hingga 110 juta dosis.

Bahkan, pemerintah Uni Emirat Arab telah menyetujui untuk menggunakan vaksin tersebut, meskipun masih dalam fase ketiga. Vaksin tersebut akan digunakan untuk para petugas kesehatannya guna mencegah penularan agar dapat maksimal dalam bekerja. Hal ini memang sudah dilakukan peninjauan ulang agar perizinan dapat lebih cepat untuk melindungi para pejuang di garda depan.

Vaksin corona yang berada di UEA ini berasal dari perusahaan China, yaitu Sinopharmin. Saat dilakukan uji coba, kerjasama dilakukan dengan perusahaan G42 Healthcare yang berbasis di Abu Dhabi. Memang sejauh ini hasil uji coba tahap ketiga disimpulkan jika vaksin ini aman dan efektif untuk mencegah infeksi yang disebabkan oleh virus corona. Maka dari itu, pemerintah UEA langsung mengambil langkah cepat untuk menggunakan vaksin tersebut.

Baca juga: Ini Tahapan Pengujian dan Perkembangan Global Vaksin Corona

Meskipun awalnya hanya meminta sebanyak 30 juta dosis, tetapi pemerintah tetap berusaha untuk mencari tambahan 20 juta dosis. Seluruh vaksin yang ada akan fokus untuk disebarkan ke beberapa area yang mempunyai kasus tinggi. Hal ini sesuai dengan perintah dari Presiden Jokowi yang memang memerintahkan agar penurunan angka dari COVID-19 menjadi prioritas.

Sebelum diuji coba dalam skala besar di Uni Emirat Arab, vaksin corona asal China tersebut telah melewati uji klinis tahap I dan II di negara asalnya. Hasil dari uji coba tersebut adalah 100 persen peserta menghasilkan antibodi yang efektif untuk mencegah COVID-19. Vaksin ini diberikan dengan dua kali suntikan dalam rentang waktu 28 hari.

Diharapkan vaksin ini benar-benar ampuh untuk mencegah penyebaran virus corona. Dengan begitu, semua yang terjadi sekarang ini dapat kembali normal. Sejauh ini, angka orang yang terinfeksi virus corona per harinya mencapai 4 ribu orang dengan total kasus mencapai 245 ribu. Bahkan, di Jakarta sendiri kasus yang terjadi secara total mencapai 60 ribu dengan angka yang meninggal dunia mencapai 1.500 orang.

Itulah informasi terkini terkait vaksin corona yang akan dikirim dari UEA. Dengan mendapatkan vaksin tersebut yang mungkin diberikan pada para pejuang garda depan, diharapkan tidak ada lagi korban jiwa dari seluruh pelayan kesehatan. Dengan begitu, penanganan dari COVID-19 dapat lebih maksimal.

Baca juga: Ini 7 Perusahaan Pembuat Vaksin Virus Corona

Apabila kamu memiliki pertanyaan terkait penyebaran dari virus corona tersebut, dokter dari Halodoc siap menjawab semuanya. Kamu hanya perlu memanfaatkan fitur Chat atau Voice/Video Call, pada aplikasi Halodoc kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Maka dari itu, download aplikasinya sekarang juga!

Referensi:
CNBC. Diakses pada 2020. The UAE has approved a Chinese-made coronavirus vaccine for emergency use.
NDTV. Diakses pada 2020. UAE Allows Health Staff To Take Emergency Covid Vaccine Still Under Trial.