4 Bahan Alami untuk Mengatasi Batuk

4 Bahan Alami untuk Mengatasi Batuk

Halodoc, Jakarta – Batuk adalah refleks yang normal dan sehat, serta membantu tubuh membersihkan lendir, asap, dan iritasi lainnya. Tetapi batuk yang terjadi terus menerus dapat mengganggu tidur, pekerjaan, aktivitas bahkan melukai dada.

Cara terbaik mengobati batuk adalah dengan mengetahui penyebab yang mendasarinya. Apakah itu pilek, alergi, refluks asam, dan obat tekanan darah atau konsumsi obat lain. Sejatinya, kamu bisa menggunakan obat-obat alami alias rumahan untuk mengatasi batuk.

  1. Teh Madu

Kombinasi madu, teh panas dan irisan lemon dapat meredakan batuk.  Pengobatan alami ini efektif untuk meredakan batuk yang kumat di malam hari, terutama buat anak-anak. Minumlah campuran ini 1–2 kali sehari, tapi ada baiknya orang tua tidak memberikan madu pada anak di bawah satu tahun.

  1. Jahe

Jahe dapat meredakan batuk kering atau asma. Karena memiliki sifat anti inflamasi, jahe juga sangat bisa meredakan mual dan nyeri. Sejatinya, jahe dapat melemaskan membran di saluran udara, sehingga dapat mengurangi batuk.

Cara konsumsinya adalah seduh teh jahe yang menenangkan dengan menambahkan 20–40 gram irisan jahe segar ke dalam secangkir air panas. Diamkan selama beberapa menit sebelum diminum. Tambahkan madu atau jus lemon untuk meningkatkan rasanya dan menenangkan batuk.

  1. Minum yang Hangat-Hangat

Tetap terhidrasi sangat penting bagi mereka yang batuk atau pilek. Mengonsumsi minuman hangat dapat membantu meredakan rasa gatal di tenggorokan akibat batuk, pilek, dan bersin. Beberapa minuman hangat yang direkomendasikan buat pengidap batuk, yakni:

  • Kaldu bening

  • Teh herbal

  • Teh hitam tanpa kafein

  • Air hangat

  • Jus buah hangat

Baca juga: Kunci Menjalani Diet Sehat yang Perlu Diketahui

  1. Air Lemon dan Serai

Salah satu bahan natural lain yang bisa digunakan untuk meredakan batuk adalah dengan mengonsumsi air lemon. Caranya cukup gampang, kamu bisa memeras lemon dan menuangkannya ke air hangat, lalu diminum secara rutin.

Air lemon ini juga bisa digunakan sebagai infused water untuk diminum setiap saat kapan kamu sedang haus. Tapi sebaiknya, jangan mengonsumsi infused water dengan bahan lemon yang sudah dingin, setidaknya sesuai dengan suhu ruangan. Untuk memberikan rasa yang segar, kamu bisa menambahkan geprekan serai yang bermanfaat juga untuk meredakan peradangan.

Tidak hanya mengonsumsi bahan natural, kamu juga harus memerhatikan aktivitas dan kebiasaan yang dilakoni untuk mengatasi batuk, seperti:

  1. Cuci Tangan secara teratur

Gunakan sabun dan air hangat untuk menghilangkan bakteri dan virus dari kulit. Ajari anak-anak cara mencuci tangan dengan benar. Gunakan pembersih tangan berbasis alkohol di luar rumah bila perlu.

  1. Menggunakan Disinfektan

Ketika anggota keluarga sakit, bersihkan dapur dan kamar mandi secara teratur dengan disinfektan. Cuci tempat tidur, handuk, dan mainan lunak dengan air panas.

Baca juga: Batuk dan Bersin, Mana yang Lebih Banyak Virusnya?

  1. Tetap Terhidrasi

Minumlah air yang cukup, teh herbal, dan minuman lain untuk menghindari dehidrasi.

  1. Mengurangi Stres

Stres bisa sangat memengaruhi sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko sakit. Untuk mengurangi stres, seseorang dapat berolahraga secara teratur, bermeditasi, melakukan pernapasan dalam, dan mencoba teknik relaksasi otot progresif.

  1. Tidur yang Cukup

Usahakan tidur selama 7–9 jam setiap malam agar tetap bugar dan sehat.

  1. Mengonsumsi Suplemen Penambah Kekebalan

Pertimbangkan untuk mengonsumsi seng, vitamin C, dan probiotik selama musim dingin dan flu untuk mencegah penyakit.

  1. Kurangi Paparan Serangan Alergi

Ini dapat dilakukan dengan menghindari pemicu seperti serbuk sari, tungau debu, bulu binatang, dan jamur. Temui dokter tentang mendapatkan suntikan alergi atau obat-obatan.

Untuk informasi lebih jelas mengenai bahan alami yang dapat meredakan batuk, segera periksakan diri langsung di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc. Penanganan tepat dapat meminimalisir risiko kesehatan jangka panjang. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Yuk, download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store.