4 Cara Mengajarkan Si Sulung agar Mau Berbagi dengan Adik

mengajarkan anak berbagi, manfaat berbagi, mengajarkan anak untuk berbagi

Halodoc, Jakarta – Setiap anak pasti memiliki rasa ingin menang sendiri dalam dirinya. Sebaiknya hal ini ibu arahkan agar tidak menjadi kebiasaan saat anak beranjak dewasa. Termasuk dengan anak di rumah.

Memiliki anak lebih dari satu membuat orangtua harus mengerti karakter setiap anak. Tentu tiap anak memiliki karakter yang berbeda. Maka dari itu, penanganannya pun berbeda.

Baca juga: 6 Manfaat Punya Hewan Peliharaan untuk Anak

Memberikan makna berbagi pada anak-anak nyatanya tidak semudah yang dibayangkan. Rasa berbagi yang dimiliki anak tidak akan hadir sendiri, melainkan harus diajarkan oleh orangtua sedini mungkin. Berikut adalah cara mengajarkan anak untuk berbagi dengan orang lain yang bisa ibu lakukan:

1. Ajarkan Anak untuk Bergantian

Hal yang paling sering diperebutkan oleh anak adalah mainan. Sebaiknya ibu ajarkan anak untuk menggunakan mainan tersebut secara bergantian. Buat aturan mengenai jam penggunaan mainan tersebut. Berikan kepercayaan pada Si Sulung untuk mengatur jadwal penggunaan mainan dengan adik.

Dengan begitu, Si Sulung akan lebih bertanggung jawab dan merasa dihargai oleh orangtua. Tidak ada salahnya ibu tetap mengawasi kegiatan anak dan sesekali ikut membantu mereka dalam mengatur jadwal permainan.

2. Ciptakan Waktu yang Berkualitas dengan Anak-anak

Luangkan waktu ibu untuk bermain dengan anak-anak. Ciptakan kedekatan dan keakraban pada anggota keluarga satu sama lain. Dengan begitu, anak akan lebih merasa dekat dengan kakak atau adiknya. Sehingga, akan lebih mudah mengajarkan anak untuk berbagi dalam segala hal. Mulai berbagai makanan sampai berbagi mainan.

Ajarkan kakak atau adik untuk selalu meminta berbagi dengan kalimat yang baik dan sopan. Ibu juga bisa mencontohkan pada kakak atau adik bagaimana cara berbagi yang baik. Dengan begitu, anak-anak akan belajar dari perilaku kedua orangtuanya.

Ajarkan anak sejak dini mengenai makna berbagi. Tidak hanya belajar untuk berbagi, anak-anak yang memiliki kedekatan atau keakraban dalam keluarga memiliki tingkat kecerdasan dan kreativitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang tidak akrab dengan keluarga.

3. Jangan Memaksa Anak untuk Berbagi

Saat mengajarkan anak untuk berbagi, sebaiknya ibu menggunakan pendekatan yang lembut. Jangan memaksa anak jika dia belum mau berbagi. Sebaiknya ibu membujuk anak dengan lembut dan mengajarkan apa yang ia dapat jika ia mau berbagi. Berikan pujian jika ia mau berbagi dengan adik atau kakaknya.

Ibu jangan lupa, berbagi sama artinya dengan menghargai orang lain. Daripada memaksa anak untuk berbagi, ibu juga bisa mengajarkan anak untuk menghargai dan menghormati kakak atau adiknya. Dengan begitu, anak akan lebih mudah untuk berbagi.

4. Bicarakan Mengenai Perasaan Adik atau Kakak

Mengajak anak untuk belajar memahami dan mengerti perasaan anak sama saja dengan ibu mengajarkan anak berbagi. Dengan mengerti perasaan satu sama lain, kita akan lebih mudah berbagi dengan orang lain. Si Sulung akan mengerti jika tidak berbagi dengan adik, maka perasaan adik bisa sedih.

Baca juga: Bukan Bodoh, Ibu Perlu Tahu Cara Tingkatkan Konsentrasi Anak

Nah itu tadi beberapa cara mengajarkan anak berbagi dengan adik maupun lingkungan sekitar. Tidak hanya perilaku, ibu juga harus memperhatikan kesehatan anak agar tetap sehat. Jika ibu ingin mengetahui lebih lanjut mengenai kesehatan tubuh anak, langsung saja download aplikasi Halodoc. Disini ibu bisa bertanya dengan beberapa dokter pada fitur Contact Doctor dan berinteraksi melalui Video/Voice Call kapan saja dan di mana saja.