• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Cara Mudah Tangani Biang Keringat pada Si Kecil

4 Cara Mudah Tangani Biang Keringat pada Si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Biang keringat adalah kondisi yang sering terjadi pada anak-anak. Rasa gatal yang disebabkan oleh biang keringat bisa sangat mengganggu dan membuat Si Kecil menjadi tidak nyaman. Karena itu, simak cara untuk menangani biang keringat pada Si Kecil di bawah ini.  

Biang keringat atau yang kadang-kadang disebut juga ruam keringat dapat terjadi ketika keringat terperangkap di bawah kulit. Dibandingkan orang dewasa, anak-anak lebih sering mengalami biang keringat karena kelenjar keringat mereka masih berkembang.

Baca juga: Awas, 7 Hal Ini Bisa Memicu Biang Keringat pada Anak

Penyebab Biang Keringat

Cuaca panas adalah pemicu paling umum munculnya biang keringat. Tubuh mengeluarkan keringat untuk mendinginkan kulit kita saat panas. Namun, ketika kita berkeringat lebih banyak dari biasanya, kelenjar keringat bisa menjadi kewalahan. Saluran keringat bisa tersumbat, membuat keringat tersimpan jauh di bawah kulit kita. Atau keringat dapat bocor melalui lapisan kulit yang dekat dengan lapisan atas dan terperangkap di sana.

Biang keringat dapat muncul kapan saja di sepanjang tahun, tetapi kondisi ini paling sering terjadi di bulan-bulan bercuaca panas. Beberapa orang yang terbiasa hidup di iklim dingin juga cenderung mengalami ruam panas ketika mereka bepergian untuk mengunjungi tempat-tempat tropis yang suhunya jauh lebih tinggi.

Baca juga: Ini Penyebab Biang Keringat pada Bayi

Cara Menangani Biang Keringat

Gejala biang keringat cukup mudah untuk dikenali, yaitu berupa ruam merah yang terasa gatal yang paling sering muncul di leher, bahu, dan dada. Ruam tersebut mungkin terasa mengganggu dan menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi biasanya dapat menghilang dengan sendirinya.

Namun, agar Si Kecil dapat merasa lebih nyaman, ibu bisa menangani biang keringat dengan cara-cara mudah berikut:

1.Atasi Gejalanya

Untuk meredakan rasa gatal yang mengganggu akibat biang keringat, ibu bisa melakukan cara-cara berikut:

  • Mandikan Si Kecil dengan air dingin.
  • Baringkan anak di ruangan ber-AC atau posisikan kipas angin di dekatnya agar angin sepoi-sepoi dapat menyejukkannya. Setelah menempatkan anak di ruangan yang lebih dingin, sensasi gatal di kulit anak mungkin perlu beberapa saat untuk mereda.
  • Hindari menggunakan krim atau salep yang dapat mengiritasi kulit.

2.Kenakan Anak Pakaian yang Nyaman

Pastikan ibu segera mengganti pakaian anak yang basah karena keringat. Kemudian, kenakan pada anak pakaian yang longgar, berbahan katun, dan ringan yang dapat menyerap keringat.

3.Jaga Anak Tetap Terhidrasi

Pastikan anak minum air putih yang cukup saat cuaca sedang panas. Si Kecil harus minum air putih yang cukup sebelum dan selama beraktivitas di luar ruangan dalam waktu yang cukup lama. Si Kecil sebaiknya juga sering beristirahat saat melakukan olahraga yang intens di bawah cuaca panas.

4.Gunakan Losion

Losion kalamin adalah obat alami untuk biang keringat. Losion ini dapat diaplikasikan pada area yang terkena untuk mendinginkan kulit. Krim hidrokortison dalam dosis rendah juga bisa meredakan rasa gatal. Selain itu, krim steroid topikal juga dapat membantu mengobati gejala kemerahan, iritasi, dan pembengkakan.

Kapan Harus Bawa Anak Ke Dokter?

Meskipun mengganggu, kebanyakan biang keringat bukanlah kondisi yang serius. Namun, ibu dianjurkan untuk membawa anak ke dokter bila:

  • Ruam keringat tidak kunjung hilang setelah 3 atau 4 hari.
  • Ruam semakin memburuk.
  • Ruam menyebabkan gatal-gatal yang serius.
  • Ruam mengeluarkan nanah atau membengkak.
  • Ruam berwarna ungu seperti memar.
  • Ruam terasa lembut dan panas.
  • Si Kecil mengalami demam.

Baca juga: 3 Tips Sederhana supaya Enggak Kena Biang Keringat

Untuk memeriksakan kondisi kesehatan Si Kecil, kamu juga bisa langsung buat janji di rumah sakit pilihanmu lewat aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2020. Heat Rash (Children).
Healthline. Diakses pada 2020. Prickly Heat (Miliaria Rubra).