• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Fakta Penyakit Diabetes yang Masih Jarang Diketahui
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Fakta Penyakit Diabetes yang Masih Jarang Diketahui

4 Fakta Penyakit Diabetes yang Masih Jarang Diketahui

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 14 November 2022

“Diabetes adalah penyakit yang telah banyak memakan korban jiwa. Penyait ini terjadi ketika tubuh tidak mampu menggunakan glukosa sebagai energi.”

4 Fakta Penyakit Diabetes yang Masih Jarang Diketahui4 Fakta Penyakit Diabetes yang Masih Jarang Diketahui

Halodoc, Jakarta – Penyakit diabetes telah menjadi permasalahan bagi semua orang di dunia. Penyakit ini ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah (glukosa) hingga di atas nilai normal. 

Diabetes terjadi ketika tubuh pengidapnya tidak lagi mampu menggunakan glukosa ke dalam sel dan menggunakannya sebagai energi. Kondisi ini pada akhirnya menghasilkan penumpukan gula ekstra dalam aliran darah tubuh. Namun, banyak orang yang masih belum mengetahui beberapa fakta penyakit diabetes.

Fakta Penyakit Diabetes yang Perlu Diketahui

Jenis diabetes yang paling umum adalah diabetes tipe 2, biasanya pada orang dewasa yang resisten terhadap insulin atau tidak membuat cukup insulin. Dalam 3 dekade terakhir, pengidap diabetes tipe 2 telah meningkat secara dramatis di negara-negara dari semua tingkat pendapatan.

Berikut beberapa fakta terkait penyakit diabetes yang perlu diketahui:

1. Data Diabetes di Dunia

Menurut data World Health Organization, 8,5 persen orang dewasa berusia 18 tahun ke atas mengidap diabetes sejak tahun 2014. Di 2019, diabetes menjadi penyebab langsung dari 1,5 juta kematian dan 48 persen dari seluruh kematian akibat diabetes terjadi sebelum usia 70 tahun. Sebanyak 460 ribu kematian penyakit ginjal lainnya disebabkan oleh diabetes, dan peningkatan glukosa darah menyebabkan sekitar 20 persen kematian kardiovaskular.

Antara tahun 2000 dan 2019, ada peningkatan 3 persen dalam angka kematian standar usia akibat diabetes. Di negara-negara berpenghasilan menengah ke bawah, angka kematian akibat diabetes meningkat 13 persen. Menurut WHO, jumlah penderita diabetes meningkat dari 108 juta orang di tahun 1980 menjadi 422 juta di tahun 2014.

2. Diabetes di Indonesia

Bersama dengan Cina, India, Amerika Serikat, Brasil, Rusia, dan Meksiko, Indonesia menduduki peringkat ketujuh di dunia sebagai negara dengan prevalensi diabetes terbesar pada tahun 2015. Diperkiraan 10 juta orang di Indonesia hidup dengan penyakit tersebut. 

Menurut Kementrian Kesehatan Indonesia, Indonesia memiliki tingkat kematian terkait diabetes tertinggi kedua. Prevalensi diabetes di Indonesia terus meningkat, meningkat dari 5,7 perse pada tahun 2007 menjadi 6,9 persen pada tahun 2013. Di Indonesia, dua pertiga pengidap diabetes tidak menyadari penyakitnya, meningkatkan risiko terlambat mencari pertolongan medis.

3. Faktor Risiko Diabetes

Banyak orang yang belum mengetahui beberapa faktor risiko diabetes. Terdapat beberapa faktor risiko diabetes tipe 1, antara lain:

  • Faktor riwayat keluarga atau keturunan.
  • Faktor geografi.
  • Faktor usia.
  • Faktor pola makan.

Sementara itu, berikut adalah beberapa faktor risiko dari diabetes tipe 2, antara lain:

  • Berat badan berlebih atau obesitas.
  • Distribusi lemak perut yang tinggi.
  • Gaya hidup tidak aktif dan jarang beraktivitas atau berolahraga.
  • Riwayat penyakit diabetes tipe 2 dalam keluarga.
  • Ras kulit hitam, hispanik, pribumi Amerika, dan Asia-Amerika, memiliki angka pengidap lebih tinggi dibandingkan dengan ras kulit putih.
  • Usia di atas 45 tahun, walaupun tidak menutup kemungkinan dapat terjadi sebelum usia 45 tahun.
  • Kondisi prediabetes, yaitu ketika kadar gula darah lebih tinggi dari normal, tapi tidak cukup tinggi untuk diklasifikasikan sebagai diabetes.
  • Riwayat diabetes saat hamil.
  • Wanita dengan sindrom ovarium polikistik, yang ditandai dengan menstruasi tidak teratur, pertumbuhan rambut berlebihan, dan obesitas.

4. Gejalanya yang Bervariasi

Tergantung pada tingkat keparahan dan jenisnya, gejala diabetes setiap penderita akan bervariasi. Namun, baik penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2 umumnya akan memiliki sejumlah gejala, seperti:

  • Peningkatan rasa haus.
  • Peningkatan frekuensi buang air kecil.
  • Mudah lelah atau rasa kelelahan terus-menerus.
  • Adanya gangguan penglihatan, seperti pandangan yang kabur. 
  • Terjadinya infeksi pada tubuh terus-menerus, yang umum terjadi pada bagian gusi, kulit, maupun area vagina (pada wanita). 
  • Penurunan berat badan yang tidak jelas apa penyebabnya. 
  • Kehadiran keton dalam urine (keton adalah produk sampingan dari pemecahan otot dan lemak yang terjadi ketika tidak ada cukup insulin yang tersedia). 

Itulah pembahasan seputar fakta penyakit diabetes yang masih belum banyak diketahui. Apabila kamu mengalami masalah kesehatan, jangan ragu untuk berkonsultasi langsung pada dokter. Pakai aplikasi Halodoc untuk cek kesehatan rutin yang lebih mudah dengan memanfaatkan layanan janji medis. Yuk, download Halodoc secara gratis di App Store atau Google Play.

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi
CDC. Diakses pada 2022. The Facts, Stats, and Impacts of Diabetes.
Kemenkes. Diakses pada 2022. Diabetes: Fakta dan Angka.
WHO. Diakses pada 2022. Diabetes.