• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Gejala yang Muncul saat Alami Listeriosis

4 Gejala yang Muncul saat Alami Listeriosis

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Listeriosis adalah penyakit bakteri yang dibawa dari makanan. Kondisi ini bisa sangat serius pada wanita hamil, orang yang berusia lebih dari 65 tahun, dan orang dengan sistem kekebalan lemah. Listeria sering disebabkan oleh makan daging yang diproses dengan tidak benar dan tidak bersih dan produk susu yang tidak dipasteurisasi. 

Orang yang sehat jarang terdampak infeksi listeria, tapi penyakit ini bisa berakibat fatal pada bayi yang belum lahir, bayi baru lahir, dan orang dengan sistem kekebalan yang lemah. Perawatan antibiotik yang tepat dapat membantu mencegah infeksi listeria. 

Baca juga: Waspada Bahaya Listeriosis, Ini yang Perlu Diketahui

Gejala Listeriosis yang Perlu Diwaspadai

Gejala listeria yang paling umum terjadi yaitu demam, mual, diare, dan nyeri otot. Gejala dapat terjadi dalam satu hingga tiga hari setelah makan makanan yang terkontaminasi.

Gejala yang paling ringan adalah penyakit seperti flu dengan diare dan demam. Beberapa orang tidak mengalami gejala pertama sampai beberapa hari atau minggu setelah terpapar. 

Gejala bisa bertahan sampai infeksi hilang. Untuk beberapa orang yang didiagnosis dengan listeria, pengobatan dengan antibiotik sering kali dianjurkan. Mungkin ada risiko komplikasi yang tinggi, terutama di dalam sistem saraf, jantung, dan aliran darah. Infeksi ini berisiko pada wanita hamil, orang berusia 65 tahun ke atas, dan orang dengan sistem kekebalan yang lemah. 

Pada beberapa kasus, listeriosis dapat menyebar ke luar usus. Infeksi yang lebih parah ini dikenal sebagai listeriosis invasif yang menyebabkan gejala yang lebih parah. Selain itu, komplikasi mungkin terjadi, seperti meningitis bakterial, infeksi pada katup jantung (endokarditis), dan sepsis. 

Baca juga: 4 Alasan Jamur jadi Menu Sehat Buka Puasa

Jika kamu mengidap penyakit ini, maka perlu mendapatkan perawatan di rumah sakit untuk mengobati infeksi yang lebih serius karena dapat mengancam jiwa. Jika kamu sedang hamil, kemungkinan tidak mengalami banyak gejala atau gejalanya sangat ringan sehingga kamu tidak menyadari bahwa sedang mengalami infeksi. 

Listeriosis pada ibu hamil dapat menyebabkan keguguran atau lahir mati. Dalam kasus di mana bayi bertahan hidup, bayi dapat mengalami infeksi serius pada otak atau darah yang memerlukan rawat inap lebih lanjut dan perawatan dengan antibiotik segera setelah lahir. 

Tindakan Pencegahan Listeriosis

Cermat dalam memilih dan membersihkan makanan adalah cara terbaik untuk mencegah listeriosis:

  • Bersihkan tangan, timbangan, dan peralatan memasak lainnya. Kurangi kemungkinan kontaminasi silang dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah memasak, membersihkan bahkan makanan, atau mengeluarkan barang belanjaan. 
  • Cuci bahan makanan secara menyeluruh. Usahakan di bawah air mengalir, usap semua buah dan sayuran dengan sikat makanan Lakukan ini bahkan jika kamu berencana untuk mengupas buah atau sayuran. 
  • Masak makanan dengan baik. Bunuh bakteri dengan memasak daging sepenuhnya. 
  • Gunakan termometer daging untuk memastikan kamu telah mencapai suhu yang disarankan. 
  • Hindari kemungkinan sumber infeksi jika kamu sedang hamil. Hindari makanan yang bisa terinfeksi, seperti keju yang tidak dipasteurisasi, daging olahan, atau ikan asap.
  • Bersihkan lemari es secara teratur. Cuci rak, laci, dan pegangan kulkas dengan air hangat dan sabun secara teratur untuk membunuh bakteri. 
  • Jaga suhu cukup dingin. Bakteri listeria tidak mati dalam suhu dingin, tetapi lemari es yang didinginkan dengan baik dapat memperlambat pertumbuhan bakteri. Pertahan suhu lemari es pada atau di bawah 4.4 derajat Celcius, sementara freezer harus berada di bawah -17,8 derajat Celcius. 

Baca juga: Ketahui 8 Jenis Makanan yang Rentan Sebabkan Keracunan Makanan

Itulah gejala listeriosis yang perlu kamu waspadai. Jika kamu mengalami salah satu gejalanya, segeralah bicarakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc agar segera mendapatkan penanganan yang tepat. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Listeria infection
Healthline. Diakses pada 2020. Everything You Should Know About Listeria Infection (Listeriosis)
Medical News Today. Diakses pada 2020. Listeria: What you need to know