• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Kebiasaan yang bisa Jadi Penyebab Keputihan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Kebiasaan yang bisa Jadi Penyebab Keputihan

4 Kebiasaan yang bisa Jadi Penyebab Keputihan

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 31 Mei 2022

“Ada banyak hal yang bisa jadi penyebab keputihan pada wanita. Termasuk kebiasaan sehari-hari yang mungkin tidak disadari.”

4 Kebiasaan yang bisa Jadi Penyebab Keputihan

Halodoc, Jakarta – Jika tidak disertai gejala lain yang aneh dan mengganggu, keputihan adalah hal yang normal. Namun, beberapa kebiasaan dan kondisi tertentu bisa jadi penyebab keputihan yang abnormal. Termasuk pemilihan celana dalam yang kurang tepat, ataupun kurangnya menjaga kebersihan area kewanitaan. Ingin tahu lebih lanjut? Yuk simak ulasan selengkapnya!

Kebiasaan yang Jadi Penyebab Keputihan

Keputihan yang abnormal umumnya disebabkan oleh perkembangan bakteri, hingga masalah lain pada organ reproduksi wanita. Pada beberapa kasus, kebiasaan tertentu bisa memicu hal ini terjadi, seperti:

  1. Salah Pilih Celana Dalam

Memilih celana dalam yang kurang tepat bisa memicu berbagai masalah, termasuk keputihan. Misalnya, kebiasaan memakai celana dalam yang terlalu ketat. Hal ini dapat membuat vagina jadi lebih sering berkeringat. Akibatnya, vagina jadi lembap, mengundang bakteri untuk menumpuk dan berkembang biak, yang akhirnya jadi penyebab keputihan.

Selain itu, salah memilih bahan celana dalam yang tidak menyerap keringat juga bisa memperparah hal ini. Jadi, sebaiknya pilihlah celana dalam berbahan dasar katun yang ramah bagi kulit di sekitar area kewanitaan, dan jangan yang terlalu ketat.

  1. Tidak Membersihkan Vagina dengan Benar

Salah satu kebiasaan yang bisa jadi penyebab keputihan adalah salah cara saat membersihkan vagina. Tak sedikit orang yang menganggap asal sudah terkena air dan dibasuh sedikit, sudah cukup. Padahal, dengan air saja tidak bisa langsung bersih, lo.

Untuk membersihkan vagina, kamu harus memulainya dari bagian depan menuju ke bagian belakang yaitu ke arah anus. Cara ini akan menghindari masuknya kuman dan bakteri dari bagian belakang ke dalam vagina. Pastikan juga air yang kamu gunakan untuk membilas adalah air yang bersih, ya.

  1. Malas Ganti Pembalut

Malas mengganti pembalut saat menstruasi juga bisa jadi penyabab keputihan yang banyak dan abnormal. Hal ini karena jumlah bakteri jahat yang ada di sekitar vagina meningkat saat masa menstruasi. 

Membiarkan darah yang memenuhi pembalut dalam waktu yang lama juga dapat memicu keputihan. Untuk menghindarinya, gantilah pembalut setiap 4-8 jam sekali saat kamu datang bulan, atau lebih sering jika sedang banyak-banyaknya.

  1. Tidak Menjaga Kebersihan Saat Berhubungan Intim

Tidak menjaga kebersihan saat berhubungan intim dengan pasangan juga dapat membuat keputihan semakin parah. Sebab proses perpindahan dan penularan bakteri semakin tinggi dalam kondisi ini. 

Untuk itu, pasangan disarankan untuk selalu menggunakan alat kontrasepsi, yaitu kondom saat berhubungan intim. Selain itu, selalu jaga kebersihan vagina dengan membersihkannya setiap habis berhubungan intim.

Waspadai Penyakit Berbahaya

Keputihan yang normal merupakan fungsi tubuh yang sehat. Ini adalah cara tubuh membersihkan dan melindungi vagina. Namun, keputihan yang abnormal bisa jadi tanda sesuatu yang salah.

Selain berbagai kebiasaan tadi, ada beberapa kondisi medis yang bisa jadi penyebab keputihan abnormal, seperti:

  • Vaginosis bakterial. Infeksi bakteri yang ditandai dengan keputihan banyak, dan berbau tidak enak.
  • Trikomoniasis. Ini disebabkan oleh protozoa, atau organisme bersel tunggal. Infeksi biasanya menyebar melalui kontak seksual. Ditandai dengan keputihan berwarna kuning atau hijau, dan berbau busuk.
  • Infeksi jamur. Ditandai dengan keputihan berwarna putih, dengan sensasi terbakar dan gatal. 
  • Gonore dan klamidia. Merupakan infeksi menular seksual (IMS) yang dapat menghasilkan keputihan yang tidak normal. Biasanya berwarna kuning, kehijauan, atau keruh.
  • Penyakit radang panggul. Terjadi ketika bakteri menyebar ke vagina dan ke organ reproduksi lainnya. Ditandai dengan keputihan kental dan berbau busuk.

Itulah pembahasan mengenai berbagai penyebab keputihan. Mulai dari kebiasaan sehari-hari, hingga kondisi medis tertentu. Jika kamu merasa terganggu dengan keputihan, sebaiknya periksakan diri ke dokter.

Dokter biasanya akan meresepkan obat yang sesuai dengan kondisi yang dialami. Kamu bisa download Halodoc untuk cek kebutuhan medis yang diresepkan dokter dengan mudah.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. Everything You Need to Know About Vaginal Discharge.
Everyday Health. Diakses pada 2022. What Is Vaginal Discharge? Symptoms, Causes, Diagnosis, and Treatment.
Medical News Today. Diakses pada 2022. Causes of Heavy Vaginal Discharge.