4 Makanan Penyebab Kanker Paru-Paru

Ditinjau oleh  dr. Fadhli Rizal Makarim   01 Oktober 2021
4 Makanan Penyebab Kanker Paru-Paru4 Makanan Penyebab Kanker Paru-Paru

“Salah satu penyebab utama kanker paru-paru adalah merokok. Namun, selain kebiasaan negatif tersebut, beberapa makanan ternyata dapat memicu terjadinya kanker paru-paru. Misalnya seperti makanan tinggi lemak jenuh, karbohidrat olahan, daging panggang, hingga makanan atau minuman yang mengandung arsenik.”

Halodoc, Jakarta - Paru-paru merupakan salah satu organ yang memiliki peranan vital bagi tubuh, terutama dalam sistem pernapasan. Bila paru-paru terserang kanker, sel-sel jaringan dalam paru-paru akan tumbuh dengan luar biasa cepat, sehingga menyebabkan terbentuknya tumor. Kondisi ini kemudian disebut dengan nama kanker paru-paru. Kanker ini tentu berbahaya, karena dapat menyebabkan ketidakmampuan paru-paru dalam menjalankan tugasnya.

Penyebab utama dari kanker paru-paru adalah merokok. Ya, baik perokok aktif maupun pasif, asap rokok yang terhirup mengandung banyak zat-zat beracun yang dapat memicu perkembangan kanker. Zat tersebut dikenal dengan sebutan zat karsinogenik. 

Namun, selain rokok, ada beberapa jenis makanan yang diduga dapat menyebabkan kanker paru-paru. Penasaran apa saja? Simak penjelasannya di sini! 

Baca juga: Inilah Gejala Kanker Paru pada Pria yang Harus Diketahui

Makanan yang Dapat Menyebabkan Kanker Paru-paru 

Selain kebiasaan negatif merokok, ada beberapa jenis makanan yang diduga dapat memicu kanker paru-paru. Berikut di antaranya:

1. Makanan Tinggi Lemak Jenuh

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Oncology menemukan adanya hubungan asupan lemak jenuh dengan peningkatan risiko kanker paru-paru. Oleh karena itu, mereka yang mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh memiliki risiko mengidap kanker paru-paru lebih tinggi, ketimbang mereka yang tidak. Penelitian ini pun semakin diperkuat karena sudah dilakukan lebih dari 10 kali dengan subjek penelitian mencapai 1,4 juta orang dengan jumlah pengidap kanker paru-paru mencapai 18.000 jiwa.

2. Karbohidrat Olahan

Sebuah studi yang diterbitkan pada Maret 2016 oleh Cancer Epidemiology, Biomarkers and Prevention, mengungkapkan bahwa orang yang mengonsumsi makanan karbohidrat olahan memiliki risiko mengidap kanker paru-paru lebih tinggi dibandingkan yang tidak. Hal ini dikarenakan makanan karbohidrat olahan mengandung gula yang sangat tinggi. Solusinya, cobalah untuk memilih makanan karbohidrat kompleks seperti roti gandum, oatmeal, atau beras merah.

3. Daging Panggang

Daging yang diolah dengan cara dipanggang telah lama dikaitkan dengan risiko kanker pankreas dan paru-paru. Hal ini disebabkan proses memanggang dapat melepaskan hidrokarbon polisiklik yang dapat masuk ke dalam daging, sehingga membuat orang yang mengonsumsinya berisiko terserang kanker. Jika tetap ingin memakan daging panggang, pastikan daging dipanggang hingga matang, tapi jangan sampai gosong.

Namun, sebuah studi pada 2008 yang dilakukan oleh Lembaga Keamanan Pangan, Universitas Arkansas, juga menemukan bahwa menambah rempah daun seperti rosemary pada daging burger ternyata dapat mengurangi zat penyebab kanker sebanyak 30 persen.

4. Makanan yang Mengandung Arsenik

Meski belum banyak yang tahu, beberapa makanan yang mengandung zat arsenik juga dapat memicu kanker, tetapi bukan dalam jumlah yang mematikan. Beberapa contoh jenis makanan yang mengandung arsenik dalam jumlah kecil adalah beras, seafood, unggas, dan jus apel.

Hal ini pun dibuktikan dalam sebuah penelitian terhadap 950 orang Bangladesh yang mengonsumsi air minum dengan kandungan arsenik yang tinggi. Hasilnya, sebagian besar dari jumlah responden itu mengalami gangguan fungsi paru-paru.

Kerusakan karena terpapar arsenik ini setara dengan beberapa dekade menghisap rokok. Namun tenang saja, kita tetap bisa mengonsumsi makanan yang mengandung jumlah arsenik rendah, kok.

Baca juga: 6 Efek Kemoterapi yang Perlu Diwaspadai

Adakah Makanan yang Dapat Mencegah Kanker Paru? 

Dilansir dari American Lung Association, ada beberapa bukti bahwa makanan seperti buah dan sayuran, dapat menurunkan risiko kanker paru-paru. Namun, penelitian lebih dalam masih perlu dilakukan. Sebab, berapa banyak buah dan sayuran yang dibutuhkan untuk menurunkan risiko tersebut belum diketahui secara pasti. Meski begitu, buah dan sayuran kaya akan kandungan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Mengonsumsi buah dan sayuran tentu dapat menyehatkan tubuh secara keseluruhan. 

Baca juga: Batuk Terus? Waspada Kanker Paru-paru

Itulah penjelasan terkait beberapa makanan yang dapat menyebabkan atau memicu kanker paru-paru. Oleh sebab itu, pilihan menu makanan setiap harinya tentu harus benar-benar diperhatikan. Pilihlah makanan yang sehat dan tinggi akan kandungan nutrisi seperti vitamin, mineral, dan sebagainya. Sebab, selain dapat mencegah risiko kanker paru-paru, mengonsumsi makanan yang kaya akan asupan nutrisi penting juga dapat menjaga kesehatan secara keseluruhan. 

Nah, bila kamu membutuhkan informasi lebih lanjut terkait makanan yang kaya akan nutrisi, kamu dapat menghubungi ahli gizi melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur video call/chat yang tersedia di aplikasinya, secara langsung. Jadi tunggu apa lagi? Yuk download aplikasi Halodoc sekarang! 

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg

Referensi: 

Journal of Clinical Oncology. Diakses pada 2021. Risk of Lung Cancer Increases With Diets Higher in Saturated Fats
NCBI. Diakses pada 2021. Carbohydrate Nutrition and the Risk of Cancer
Lung Cancer Journal. Diakses pada 2021. Role of dietary carbohydrates on risk of lung cancer
Science Daily. Diakses pada 2021. To Block The Carcinogens, Add A Touch Of Rosemary When Grilling Meats (University of Arkansas, Food Safety Consortium)
NCBI. Diakses pada 2021. Arsenic Exposure and Impaired Lung Function. Findings from a Large Population-based Prospective Cohort Study
American Lung Association. Diakses pada 2021. Nutrition and Lung Cancer Prevention





Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan