4 Manfaat Sari Kurma Bagi Tubuh Selama Puasa

4 Manfaat Sari Kurma Bagi Tubuh Selama Puasa

Halodoc, Jakarta - Kurma sudah sejak lama disarankan untuk menu berbuka puasa. Kurma memiliki kandungan gula yang tinggi sehingga baik untuk mengembalikan gula yang hilang setelah seharian berpuasa. Karena manfaat kurma ini, maka sudah tidak heran bahwa buah satu ini cukup laris selama bulan Ramadan. Tidak hanya kurma, sari kurma menjadi produk yang laku keras karena memiliki khasiat yang baik.

Sari kurma adalah primadona baru di Indonesia. Produk turunan kurma ini dikenal karena ia mampu mengatasi penyakit demam berdarah. Namun untuk kamu yang tak terlalu suka makanan manis, sebaiknya mencampur sari kurma ini dengan makanan atau minuman lain yang memiliki rasa lebih tawar. Sari kurma memiliki rasa yang manis sehingga mungkin tidak cocok bagi sebagian lidah orang.

Selain itu, sari kurma yang dibuat dengan mencampur kurma yang direndam sebelumnya dengan air sarat dengan nutrisi penting, seperti zat besi, folat, kalsium, magnesium, fosfor, dan seng. Sari kurma juga kaya vitamin B1, B2, B3 dan C. Konsumsi sari kurma tak hanya baik saat puasa, tetapi juga untuk kesehatan secara umum. Berikut manfaatnya yang wajib kamu tahu:

Baca Juga: Tips Tetap Sehat dan Bugar Selama Berpuasa

Sumber Energi yang Baik

Studi berjudul ‘The fruit of the date palm’ yang dipublikasikan Journal of Food Sciences and Nutrition menyatakan kurma membantu seseorang mendapatkan kembali energi tubuhnya. Hal ini karena kurma mengandung nutrisi dan gula alami, yang membangkitkan rasa lesu menjadi semangat kembali. Hal ini tentu saja cocok dikonsumsi saat sahur atau berbuka puasa dengan, terlebih jika kamu merasa lelah.

Meningkatkan Konsentrasi

Sudah menjadi rahasia umum bahwa saat tengah menjalankan ibadah puasa, kita mudah kehilangan konsentrasi karena keterbatasan asupan makanan. Nah, dengan mengonsumsi sari kurma membantu meningkatkan fungsi otak dan konsentrasi.

Selain itu, manfaat kurma juga untuk menurunkan penanda inflamasi, seperti interleukin 6 (IL-6), di otak. Tingkat IL-6 yang tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit neurodegeneratif yang lebih tinggi, seperti Alzheimer. Tidak hanya itu, kurma bisa mengurangi aktivitas protein beta amiloid yang dapat membentuk plak di otak. Ketika plak menumpuk di otak, plak mengganggu komunikasi antara sel-sel otak, yang akhirnya menyebabkan kematian sel otak dan penyakit Alzheimer.

Baca Juga: 5 Buah-buahan Pengganti Kurma

Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Sari kurma baik dikonsumsi saat menjalani puasa karena bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Makan tidak teratur bisa mengganggu kestabilan kekebalan tubuh. Dengan adanya asupan makanan yang mengandung antioksidan, maka sistem pertahanan tubuh bisa terbantu. Beberapa jenis antioksidan yang terdapat dalam sari kurma antara lain:

  • Flavonoid. Jenis antioksidan kuat yang membantu mengurangi peradangan dan telah diteliti potensinya untuk mengurangi risiko diabetes, penyakit Alzheimer, dan jenis kanker tertentu.
  • Karotenoid. Senyawa yang terbukti meningkatkan kesehatan jantung dan dapat mengurangi risiko gangguan terkait mata.
  • Asam Fenolik. Dikenal karena sifat antiinflamasinya, asam fenolik membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.

Menurunkan Kolesterol

Sari kurma juga bebas dari kolesterol, dan mengandung sedikit lemak. Memasukkannya dalam jumlah yang lebih kecil setiap kali berbuka puasa atau sahur dapat membantu menstabilkan kadar kolesterol. Selain bisa menurunkan kolesterol, kurma juga sumber protein yang membantu tubuh tetap bugar dan menjaga otot senantiasa kuat.

Baca Juga: Kenali 5 Manfaat Kurma untuk Kecantikan

Itulah manfaat kurma yang bisa kamu dapatkan dari sari kurma. Jika kamu punya keluhan kesehatan saat berpuasa, sebaiknya kamu segera bicara dengan dokter. Kabar baiknya, saat ini kamu sudah bisa bicara pada dokter tanpa perlu repot ke luar rumah. Kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play. Selain itu, kamu bisa memanfaatkan fitur Talk to A Doctor di aplikasi Halodoc untuk bicara pada dokter kapan saja dan di mana saja melalui Chat, dan Voice/Video Call. Jadi, ayo gunakan aplikasi Halodoc sekarang juga untuk mendapatkan rekomendasi saran dari dokter terpercaya.