18 April 2019

4 Menu Buka Puasa Bagi Pengidap Kolesterol

4 Menu Buka Puasa Bagi Pengidap Kolesterol

Halodoc, Jakarta - Pengidap kolesterol rasanya mesti pintar-pintar untuk memilih menu berbuka puasa. Jangan mentang-mentang perut dalam keadaan kosong, maka bebas mengasup apa saja. Sebaiknya, pengidap kolesterol harus menghindari makanan dengan kandungan lemak jenuh. Contohnya, jeroan, kuning telur, dan otak sapi.

Sedangkan makanan lemak jenuh tunggal, mesti dikonsumsi dalam jumlah terbatas. Kepiting dan udang, misalnya. Lalu, apa dong yang menu berbuka puasa yang boleh dimakan pengidap kolesterol?

1. Konsumsi Buah dan Sayuran

Buah dan sayuran merupakan menu berbuka yang baik untuk pengidap kolesterol. Kedua makanan ini kaya akan serat yang dapat menurunkan kolesterol jahat. Sayuran yang banyak mengandung serat larut dalam air, contohnya ubi jalar, terong, dan lobak. Sementara buah, misalnya mangga dan jeruk.

Baca juga: Awas! Kolesterol Tinggi Picu Berbagai Penyakit

Selain itu, makanan yang mengandung saponin, seperti bayam, tomat, anggur, daun suji, dan daun katuk, juga bisa membantu menurunkan kolesterol. Di samping itu, kacang-kacangan dan biji-bijian juga baik dijadikan menu berbuka untuk pengidap kolesterol.

Yang perlu diingat, pengidap kolesterol tinggi mesti membatasi asupan alpukat, sebagai gantinya pilihlah buah apel. Sebab, apel mengandung asam deglukari yang bisa membantu mengatur kadar kolesterol dan mampu mengurangi kadar kolesterol sampai 35 persen. Namun, harus dimakan dengan kulitnya agar hasilnya maksimal.

2. Konsumsi Gandum Utuh

Makanan gandum untuk tinggi akan serat, sehingga bisa menurunkan kolesterol sebanyak 10 persen. Serat yang larut dalam air terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Nah, makanan gandum yang mengandung serat larut, contohnya gandum (oat), roti gandum, dan lain-lain. Jadi, jangan ragu untuk mengonsumsi makanan ini sebagai menu berbuka puasa.

3. Ikan

Konsumsilah lemak tak jenuh ganda juga baik untuk pengidap kolesterol. Nutrisi ini bisa kita temukan dari ikan laut. Contohnya, ikan tuna atau tenggiri karena mengandung minyak tak jenuh ganda dan omega-3, yang baik untuk pengidap kolesterol tinggi. Kedua kandungan itu bisa menaikan kadar HDL dan menurunkan LDL.

Baca juga: 5 Menu Takjil Sehat untuk Berbuka Puasa

4. Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian

Di sela-sela berbuka, cobalah konsumsi kacang-kacangan, seperti walnut dan almond, atau biji-bijian, misalnya flaxseed yang baik untuk menjaga kolesterol tubuh. Kedua makanan ini tinggi asam lemak omega-3, sehingga mampu meningkatkan kadar kolesterol baik.

Puasa Membantu Melawan Kolesterol Jahat

Memang bukan rahasia lagi kalau kadar kolesterol tinggi merupakan faktor pemicu dari jantung koroner. Hasil studi dari ahli kardiovaskular dan epidemiologi genetik  dari Intermountain Medical Center Heart Institute, Amerika Serikat, mengatakan, seseorang yang berpuasa secara teratur bisa mengurangi faktor risiko penyakit jantung. Misalnya, kadar trigliserida, berat badan, dan kadar gula darah yang berlebihan.

Masih kata ahli di atas, ternyata puasa juga bisa membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (high-density lipoprotein cholesterol/HDL), sekaligus meningkatkan human growth hormone (HGH). HGH atau hormon pertumbuhan ini punya peran untuk melindungi otot dan keseimbangan metabolisme seseorang.

Baca juga:Boleh Dicoba, Ini 6 Menu Berbuka yang Rendah Kalori

Selain itu, ada juga penelitian menarik dari Dubai Uni Emirat Arab mengenai puasa. Menurut ahli, puasa juga bisa menurunkan kadar kolesterol jahat (low-density lipoprotein cholesterol/LDL) dalam tubuh. Enggak percaya?

Hasil penelitian dari ahli di American Hospital Dubai, Uni Emirat Arab, menunjukkan, ada penurunan kandungan trigliserida sekitar 15 persen, dan kadar LDL sebanyak 10,9 persen. Nah, kedua komponen tersebutlah yang jadi biang keladi dari penyakit jantung.

Mau tahu menu berbuka puasa sehat lainnya untuk pengidap kolesterol? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!