• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Penyebab Sakit Kepala Bagian Belakang yang Sering Terjadi

4 Penyebab Sakit Kepala Bagian Belakang yang Sering Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Siapa pun setuju kalau mengalami sakit kepala membuat rasa yang tidak nyaman. Tidak jarang, sakit kepala yang dirasakan dapat menyebabkan gangguan pada aktivitas sehari-hari. Sakit kepala merupakan gangguan kesehatan yang dapat dialami oleh siapa saja. Seseorang yang mengalami sakit kepala, umumnya merasakan sakit kepala pada bagian tertentu hingga keseluruhan bagian kepala, salah satunya adalah bagian belakang kepala.

Baca juga: Kenali Bedanya Jenis-Jenis Sakit Kepala

Inilah Penyebab Sakit Kepala Bagian Belakang

Sakit kepala bagian belakang dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Penanganan kondisi ini tentunya disesuaikan dengan penyebabnya. Jadi, sebaiknya ketahui beberapa penyebab seseorang alami sakit kepala bagian belakang, yaitu:

1. Ketegangan dan Kelelahan Otot

Bila kamu duduk pada satu posisi dalam waktu yang lama, kamu bisa merasakan sakit di bagian belakang kepala. Untuk mengatasinya, kamu bisa melakukan peregangan otot dan mengubah posisi duduk.

2. Olahraga yang Berlebihan

Olahraga secara rutin baik untuk dilakukan. Namun, bila dipraktikkan dengan cara yang berlebihan, justru membuat pembuluh darah menyempit yang memicu munculnya nyeri kepala di bagian belakang. 

3. Migrain

Bila kamu mengalami migrain, biasanya ditandai dengan denyutan di kepala bagian belakang, mual, dan muntah. Ada beberapa kondisi yang memicu seseorang alami migrain.

Menurut Harvard Health Publishing mengungkapkan, perubahan cuaca, mengalami gangguan tidur, adanya tekanan atau tingkat stres yang cukup tinggi, mengonsumsi alkohol terlalu berlebihan dan merokok menjadi pemicu seseorang alami migrain yang sebabkan sakit kepala bagian belakang.

Baca juga: Atasi Migrain dengang Melakukan 7 Kebiasaan Ini

4. Kebiasaan Merokok

Gaya hidup yang kurang baik, seperti merokok, dapat mengakibatkan sakit kepala bagian belakang. Menurut Harvard Health Publishing, seorang paruh baya yang memiliki kebiasaan mengonsumsi rokok rentan alami sakit kepala cluster yang sebabkan rasa sakit atau nyeri pada bagian belakang kepala.

Biasanya sakit kepala bagian belakang tidak terlalu membahayakan. Namun, lebih baik segera periksakan diri ke dokter bila kamu mengalami sakit kepala disertai gejala-gejala lain atau sakit kepala serius yang belum pernah dialami sebelumnya.  Agar lebih mudah, kamu bisa download aplikasi Halodoc untuk berbicara dengan dokter soal keluhan kamu, ya.

Ada banyak cara sederhana untuk meminimalisir sakit kepala, di antaranya adalah menerapkan pola makan seimbang, konsumsi banyak cairan, olahraga teratur, meminimalisasi stres, dan memiliki kualitas tidur yang cukup. Ketika sakit kepala, obat yang mengandung Paracetamol dapat digunakan untuk meredakan nyeri seperti sakit kepala, sakit gigi, dan sakit pada otot serta menurunkan demam.