• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Cara Efektif Mengatasi Anyang-anyangan Tanpa Obat
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Cara Efektif Mengatasi Anyang-anyangan Tanpa Obat

5 Cara Efektif Mengatasi Anyang-anyangan Tanpa Obat

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 09 Mei 2022

“Anyang-anyangan atau disuria merupakan rasa perih atau nyeri ketika maupun setelah buang air kecil. Ketahui cara mengatasi anyang-anyangan secara alami di rumah.”

5 Cara Efektif Mengatasi Anyang-anyangan Tanpa Obat

Halodoc, Jakarta – Anyang-anyangan atau disuria dalam istilah medisnya adalah gangguan kesehatan yang ditandai munculnya rasa perih atau nyeri ketika buang air besar atau setelahnya. Keluhan ini biasanya muncul pada orang-orang yang mempunyai masalah di bagian saluran kemih

Terdapat beberapa penyakit yang bisa memicu gejala anyang-anyangan, seperti infeksi kandung kemih, infeksi saluran kemih, peradangan prostat, batu ginjal, kram pada otot kandung kemih, dan masalah kesehatan menular seksual, seperti klamidia dan gonore. Sementara untuk wanita, anyang-anyangan sering terjadi karena diabetes. 

Cara Mengatasi Anyang-anyangan Tanpa Obat

Mengalami anyang-anyangan tentu sangat membuat tidak nyaman. Selain terasa perih dan nyeri ketika buang air kecil, anyang-anyangan dapat membuat kamu ke kamar mandi berulang karena merasa ingin berkemih, meski urine yang keluar ternyata sangat sedikit. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara mengatasi anyang-anyangan yang bisa dilakukan tanpa harus minum obat, di antaranya: 

  1. Tidak Menahan Buang Air Kecil

Meski terasa sakit dan urine yang keluar hanya sedikit, sebisa mungkin kamu tidak menahan keinginan untuk berkemih apabila sudah muncul keinginan untuk buang air kecil. 

Sebab, menahan keinginan kencing justru meningkatkan risiko tumbuhnya bakteri yang memperburuk kondisi anyang-anyangan. Sebaliknya, berkemih akan membantu mengeluarkan bakteri dari saluran kemih bersama urine. 

  1. Perbanyak Asupan Cairan Tubuh

Normalnya, kamu disarankan untuk mengonsumsi air putih setidaknya 8 gelas setiap harinya. Tak hanya mencegah tubuh mengalami dehidrasi, banyak minum air putih bisa meningkatkan keinginan untuk buang air kecil. Semakin banyak kamu berkemih, semakin banyak pula bakteri yang ikut keluar bersama urine. 

  1. Memberikan Kompres Hangat

Memberikan kompres hangat pada area perut bawah juga dapat menjadi cara mengatasi anyang-anyangan. Kamu bisa mengompres sekitar 15 menit sebanyak tiga hingga empat kali dalam sehari hingga anyang-anyangan berkurang dan membaik. 

  1. Perhatikan Asupan Makanan dan Minuman

Jika mengalami anyang-anyangan, ada beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari, yaitu:

  • Makanan dan minuman yang mengandung kafein, seperti cokelat, teh, dan kopi.
  • Makanan dan minuman yang mengandung pemanis tambahan.
  • Makanan dan minuman dengan rasa asam.
  • Makanan dengan rasa pedas.
  • Minuman beralkohol

Bukan tanpa alasan, jenis makanan maupun minuman tersebut bisa membuat saluran kemih dan kandung kemih mengalami iritasi. Akibatnya, anyang-anyangan justru semakin sulit membaik. 

  1. Mengonsumsi Buah Cranberry

Cara mengatasi anyang-anyangan juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi buah cranberry. Buah satu ini sudah lama dipakai untuk obat alami mengatasi infeksi saluran kemih, termasuk meringankan gejala anyang-anyangan. Ini karena terdapat senyawa proanthocyanidins di dalam buah cranberry. 

Senyawa tersebut bekerja untuk mencegah bakteri yang menyebabkan infeksi menempel pada dinding saluran kemih, sehingga meringankan sekaligus mencegah keluhan anyang-anyangan. Cara agar bisa mendapatkan manfaat dari buah tersebut, bisa dengan mengonsumsinya langsung atau mengolahnya menjadi minuman jus. 

Apabila anyang-anyangan tetap tidak membaik, saatnya kamu melakukan pemeriksaan langsung ke rumah sakit terdekat. Apabila anyang-anyangan terjadi karena infeksi bakteri, dokter akan memberikan antibiotik. Sementara untuk mengatasi rasa nyeri, kamu bisa mengonsumsi obat pereda nyeri. 

Sekarang berobat ke rumah sakit terdekat tidak sulit dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Yuk, segera download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2022. Dysuria (Painful Urination).
MedicineNet. Diakses pada 2022. Burning Urination (Dysuria): Symptoms & Signs.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Symptoms. Painful Urination (Dysuria).
Drugs. Diakses pada 2022. Dysuria.
Everyday Health. Diakses pada 2022. 7 Home Remedies for Urinary Tract Infection Symptoms.
Health. Diakses pada 2022. 9 Home Remedies for Preventing and Treating UTIs.