• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Cara Membuat Anak Tidak Mudah Ngambek

5 Cara Membuat Anak Tidak Mudah Ngambek

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Apakah Si Kecil yang sudah mulai besar jadi lebih mudah ngambek? Misalnya, ketika keinginannya tidak dituruti atau ketika ibu melarangnya melakukan sesuatu? Sebagian anak memang cenderung moody dan mengekspresikan perasaan mereka dengan ngambek, cemberut, atau merajuk.

Sebagai orangtua, menghadapi anak yang suasana hatinya terus-menerus berubah dan semakin sering mengamuk dapat membuat ibu frustasi dan hilang kesabaran. Namun, jangan khawatir. Ada teknik parenting yang sederhana dan efektif yang membantu ibu untuk memahami permasalahan dalam diri anak.

Baca juga: Anak Batita Suka Merengek Ini Cara Mengatasinya

Mengapa Anak Mudah Ngambek?

Agar bisa menentukan cara membuat anak tidak mudah ngambek, pertama-tama ibu perlu mengetahui terlebih dahulu mengapa Si Kecil mudah ngambek? Berikut ini kemungkinan penyebabnya:

  • Sebagai cara untuk mengungkapkan perasaannya. Anak-anak yang lebih kecil belum mengembangkan kosa kata dengan sempurna untuk mengungkapkan rasa frustasi atau ketidaksenangan yang mereka rasakan. Jadi, mereka mengambek sebagai cara untuk mengungkapkan perasaannya.
  • Ia takut untuk berbicara. Terkadang, anak sudah memiliki kosakata yang baik untuk mengungkapkan perasaannya, tapi ia takut untuk melakukannya karena akibat yang mungkin ia alami dari orangtua atau pengasuhnya yang keras. Jadi, anak kemudian akan memilih untuk ngambek karena ia merasa cara tersebut lebih aman.
  • Memiliki kecerdasan emosional yang kurang. Anak-anak, bahkan remaja, sering belum memiliki kecerdasan emosional yang baik yang dibutuhkan untuk mengekspresikan perasaan negatif mereka dengan cara yang sehat. Terkadang, mereka bahkan tidak mengenali emosi mereka dan ngambek tanpa alasan yang jelas.
  • Mencari perhatian dari orangtua. Bagi beberapa anak, ngambek adalah cara untuk mendapatkan perhatian dari orangtua, tidak peduli bentuk perhatian seperti apa yang mereka dapatkan. Jadi, meskipun perilaku negatif tersebut bisa memicu kemarahan ibu, anak tidak akan mempermasalahkannya selama ibu bereaksi.
  • Ingin memanipulasi orangtua. Bila ibu adalah orangtua yang sering menyerah pada bibir yang merengut dan membiarkan anak melakukan apa pun yang diinginkannya, maka ngambek bisa menjadi senjata yang ampuh bagi anak untuk memanipulasi ibu.

Baca juga: Emosi Lebih Peka, Anak 5 Tahun Lebih Mudah Tersinggung

Cara Membuat Anak Tidak Mudah Ngambek

Nah, bila sudah mengetahui apa kira-kira alasan Si Kecil ngambek, berikut ini cara-cara yang bisa ibu lakukan untuk menghadapi anak yang sedang ngambek sekaligus cara membuat anak tidak mudah ngambek lagi:

1. Jangan Bereaksi Terhadap Sikap Anak

Kesalahan terbesar yang sering dilakukan banyak orangtua adalah bereaksi terhadap sikap anak yang sedang ngambek. Bila anak ngambek, itu mungkin karena ia tahu ia bisa mendapatkan apa yang ia inginkan melalui cara tersebut. Jadi, ibu perlu mengajari anak cara lain untuk mengungkapkan perasaannya. Meski begitu, mengabaikan rajukan anak sama sekali adalah cara membuat anak tidak mudah ngambek yang paling baik. Jangan memberi anak lebih banyak kekuatan dengan menghukum atau mengalah pada rajukannya. Kedua reaksi tersebut hanya akan membuat anak lebih sering ngambek.

Baca juga: Bahaya yang Terjadi saat Selalu Menuruti Keinginan Anak

2. Bantu Anak Mengekspresikan Emosi dengan Cara Lain

Ketika Si Kecil ngambek, ajaklah ia duduk dengan ibu dan diskusikan cara-cara alternatif untuk mengekspresikan perasaannya tanpa terlalu banyak drama, ngambek, dan merengek.

Katakan padanya untuk membicarakan perasaannya alih-alih ngambek. Ibu perlu memberitahu anak dengan jelas bahwa ibu tidak akan menanggapi rajukannya. Jadi, anak hanya perlu mencari cara yang lebih baik dan konstruktif untuk mengungkapkan rasa frustasinya.

3. Beri Anak Kebebasan Berbicara

Terkadang alasan anak ngambek adalah hanya karena ia takut untuk berbicara. Untuk memastikan penyebab ini, ciptakan suasana yang positif dan terbuka di rumah di mana anak bebas mengungkapkan perasaannya. Beri tahu Si Kecil bahwa ngambek adalah metode yang pasif untuk memberi tahu orang lain mengenai perasaannya. Cara yang aktif dan lebih tepat adalah dengan membicarakannya langsung. Yakinkan Si Kecil bahwa ia aman untuk mengutarakan perasaannya.

4. Bantu Anak Berkomunikasi

Mengajar anak-anak yang lebih besar untuk mengekspresikan perasaan mereka secara konstruktif melalui kata-kata mungkin lebih mudah dibanding mengajar anak-anak pra sekolah, karena mereka kekurangan kata-kata untuk berkomunikasi. Namun, sekali lagi, ibu bisa mengajak Si Kecil duduk bersama dan bantu ia untuk mempelajari beberapa kata kunci, seperti sedih dan marah. Lalu, ajari mereka cara menghadapi emosi tersebut dengan cara yang positif.

5. Orangtua Harus Konsisten

Metode apapun yang ibu terapkan untuk menghadapi anak yang sedang ngambek, hal terpenting yang harus diingat adalah bahwa kedua orangtua (dan siapa pun yang mengurus Si Kecil, seperti kakek dan nenek) harus konsisten dalam pendekatan mereka.

Bahkan sekalipun kedua orangtua tidak menanggapi rajukan anak, tapi bila kakek atau nenek berusaha memanjakan anak yang ngambek, hal itu tidak akan berhasil. Adalah tanggung jawab orangtua untuk menetapkan aturan rumah tertentu dan mematuhinya, tanpa menyerah pada anak yang sedang ngambek.

Itulah cara membuat anak tidak mudah ngambek yang bisa ibu coba lakukan. Bila Si Kecil sakit, tidak perlu khawatir. Sekarang, ibu bisa membawa Si Kecil berobat ke dokter dengan buat janji di rumah sakit pilihan ibu melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasinya sekarang juga.

Referensi:
Being the Parent. Diakses pada 2021. Why Does Your Child Sulk All The Time?