• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Cara Menghadapi Anak Pemarah dan Suka Ngambek
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Cara Menghadapi Anak Pemarah dan Suka Ngambek

5 Cara Menghadapi Anak Pemarah dan Suka Ngambek

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 19 Mei 2022

“Mengetahui cara menghadapi anak pemarah sangat penting. Kunci keberhasilannya adalah sabar dan tetap tenang.”

5 Cara Menghadapi Anak Pemarah dan Suka Ngambek

Halodoc, Jakarta – Sulit bagi orang tua ketika anak bergumul dengan kemarahan. Beberapa anak memiliki kecenderungan untuk mudah marah. Oleh karena itu, orang tua perlu tahu bagaimana cara menghadapi anak pemarah.

Kuncinya adalah tetap tenang dan sabar. Pahami perasaan anak dan bantu juga ia untuk memahami perasaannya sendiri. Ingin tahu tipsnya? Yuk simak lebih lanjut!

Tips dan Cara Menghadapi Anak Pemarah

Amarah adalah salah satu bagian dari emosi manusia yang sebenarnya wajar. Sama seperti orang dewasa, anak-anak juga dapat marah saat ada sesuatu yang mengusiknya atau terasa tidak benar baginya.

Hal yang perlu dilakukan orang tua adalah menghadapi amarah anak dengan benar, dan membimbingnya. Berikut ini beberapa tips dan cara menghadapi anak pemarah yang bisa dicoba:

1. Ajari Anak Tentang Perasaan

Anak-anak lebih cenderung menyerang ketika mereka tidak memahami perasaan mereka atau mereka tidak dapat mengungkapkannya secara verbal. Ketika mereka tidak dapat memahami atau menjelaskan bahwa mereka sedih, mereka mungkin mungkin berperilaku tidak pantas untuk mendapatkan perhatian.

Untuk membantu anak belajar mengenali dan “melabeli” perasaannya, mulailah dengan mengajarkan nama-nama perasaan dasar seperti “sedih”, “bahagia”, dan “takut”.

Ketika anak tampak marah dan frustasi, katakan padanya “Sepertinya kamu sedang marah ya”. Seiring waktu, mereka akan belajar mengenali emosi mereka sendiri.

Saat anak mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang emosi mereka dan bagaimana menggambarkannya, ajari mereka nama-nama perasaan lain. Misalnya “frustrasi”, “kecewa”, “khawatir”, dan “kesepian”.

2. Ajari Cara Menenangkan Diri

Ajari anak apa yang harus dilakukan ketika mereka mulai merasa marah. Daripada melempar mainan ketika mereka frustrasi, misalnya, minta mereka untuk pergi ke kamar atau ruangan khusus yang sudah disepakati untuk menenangkan diri.

Ajak mereka untuk mewarnai, membaca buku, atau melakukan aktivitas menenangkan lainnya sampai mereka merasa lebih baik. Ini bisa menjadi cara menghadapi anak pemarah yang efektif.

Selain itu, ajari juga teknik-teknik manajemen kemarahan yang spesifik. Misalnya mengambil napas dalam-dalam, untuk menenangkan pikiran dan tubuh saat sedang kesal. Meminta anak berjalan-jalan cepat atau menghitung sampai 10 saat merasa marah juga dapat jadi pilihan.

3. Jangan Menyerah pada Tantrum

Terkadang anak-anak menyadari bahwa ledakan kemarahan adalah cara yang efektif untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Jika seorang anak membuat tantrum dan orang tua mereka memberi mereka mainan untuk membuat mereka diam, mereka akan belajar bahwa temper tantrum itu efektif.

Jadi, jangan pernah menyerah dan menuruti keinginan anak saat ia tantrum. Tetaplah tenang dan beri kesan pada anak bahwa sikap seperti itu tidak akan membuatnya mendapatkan semua yang diinginkan.

4. Tindak Lanjuti dengan Konsekuensi

Memberi konsekuensi juga bisa jadi cara menghadapi anak pemarah yang efektif. Ini juga bisa pola asuh anak yang baik untuk melatihnya jadi lebih disiplin dan bertanggung jawab.

Beri tahu anak bahwa agresi atau perilaku tidak sopan tidak dapat diterima. Jika anak melanggar aturan ini, beri konsekuensi yang konsisten, agar ia memahaminya.

Time-out atau mengambil hak istimewa bisa menjadi strategi disiplin yang efektif. Jika anak memecahkan sesuatu ketika mereka marah, mintalah mereka membantu memperbaikinya atau melakukan pekerjaan rumah untuk mengumpulkan uang untuk perbaikan.

5. Hindari Media Kekerasan

Jika anak menunjukkan perilaku agresif, memberi mereka tontonan atau video game yang berisi kekerasan dapat memperburuk masalah. Berfokuslah untuk memaparkan mereka pada buku, permainan, dan pertunjukan yang menunjukkan keterampilan resolusi konflik yang sehat.

Itulah beberapa tips dan cara menghadapi anak pemarah yang bisa dicoba. Membimbing anak mengelola emosi adalah bagian dari pola asuh yang penting.

Perhatikan juga kesehatan fisik anak dengan memberinya makanan sehat bergizi seimbang. Bila perlu, ibu bisa download Halodoc untuk cek kebutuhan vitamin dan suplemen anak dengan mudah.

Referensi:
Very Well Family. Diakses pada 2022. 7 Ways to Help a Child Cope With Anger.
NHS UK. Diakses pada 2022. Helping Your Child With Anger Issues.