• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Fakta Menarik Mengenai Flat Foot yang Perlu Diketahui
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Fakta Menarik Mengenai Flat Foot yang Perlu Diketahui

5 Fakta Menarik Mengenai Flat Foot yang Perlu Diketahui

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 21 September 2022

“Flat foot merupakan kondisi kaki yang tidak memiliki lengkungan saat berdiri. Ada beberapa fakta menarik seputar kondisi kaki ini, mulai dari penyebabnya hingga pengobatannya.”

5 Fakta Menarik Mengenai Flat Foot yang Perlu Diketahui5 Fakta Menarik Mengenai Flat Foot yang Perlu Diketahui

Halodoc, Jakarta – Coba periksa, apakah ada sedikit lengkungan di bawah kakimu saat kamu berdiri? Bila tidak ada, berarti kamu memiliki flat foot atau kaki rata.

Flat foot adalah kondisi ketika semua bagian bawah kaki bersentuhan dengan tanah saat kamu berdiri, berjalan atau berlari. Agar lebih mudah mengetahuinya, kamu bisa membasahi kaki kamu, lalu berdiri di atas permukaan yang rata. Dengan begitu, kamu bisa melihat seberapa banyak area yang basah untuk menentukan apakah kamu memiliki flat foot atau tidak. 

Kondisi kaki yang unik ini sebenarnya tidak menyakitkan. Namun, ada beberapa fakta menarik tentang flat foot yang perlu kamu ketahui. Yuk, simak di sini.

Fakta Menarik Mengenai Flat Foot

Berikut beberapa fakta mengenai flat foot yang menarik untuk diketahui:

1. Bisa terjadi sejak lahir atau berkembang di kemudian hari

Flat foot merupakan kondisi yang dialami oleh semua bayi ketika mereka lahir, karena pada saat itu lengkungan kaki belum berkembang. Lengkungan biasanya terbentuk pada usia 6 tahun. Namun, sekitar dua dari 10 anak masih memiliki flat foot saat dewasa. Kondisi tersebut mungkin saja merupakan kondisi menurun dalam keluarga.

Namun, pada beberapa orang dewasa, lengkungan kaki juga bisa runtuh. Hal itu bisa terjadi secara tiba-tiba akibat cedera atau secara bertahap selama bertahun-tahun. 

Beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya flat foot, antara lain:

2. Ada beberapa jenis flat foot

Jenis-jenis flat foot, antara lain:

  • Fleksibel. Ini adalah jenis flat foot yang paling umum, yaitu ketika lengkungan kaki terlihat saat seseorang tidak sedang berdiri, tapi menghilang ketika ia berdiri.
  • Kaku. Orang dengan jenis flat foot ini tidak memiliki lengkungan kaki, baik saat berdiri maupun duduk.
  • Didapat saat dewasa (lengkungan jatuh). Kaki datar yang terjadi saat dewasa ini terjadi karena lengkungan kaki tiba-tiba turun. Biasanya hanya memengaruhi satu kaki.
  • Talus vertikal. Beberapa bayi memiliki cacat lahir yang disebut talus vertikal yang mencegah pembentukan lengkungan kaki.

3. Risiko Kesehatan yang Bisa Terjadi

Meskipun biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, tapi flat foot bisa meningkatkan risiko masalah kesehatan tertentu, seperti:

  • Radang sendi.
  • Nyeri punggung bawah, nyeri pinggul, atau nyeri lutut.
  • Taji tulang (bone spurs).
  • Shin splints.

4. Tidak Perlu Diobati

Bila tidak menimbulkan nyeri dan masalah, flat foot tidak perlu diobati. Namun, bila menyebabkan rasa nyeri, berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasinya:

  • Mengonsumsi obat antiinflamasi non-steroid (NSAID), beristirahat dan kompres es bisa meredakan peradangan dan rasa sakit pada kaki.
  • Terapi fisik. Seorang ahli terapi fisik bisa memberikan latihan untuk memperkuat otot dan tendon di kaki dan bimbingan untuk meningkatkan gaya berjalan.
  • Menggunakan penyangga lengkungan. Terkadang penyangga lengkungan yang dirancang khusus sesuai kontur kaki direkomendasikan untuk mengatasi flat foot. Penyangga tersebut tidak bisa menyembuhkan kondisi kaki yang rata, tetapi sering kali mampu meringankan rasa sakit yang disebabkan olehnya.

Selain cara-cara di atas, pemilik kaki rata yang memiliki kelebihan berat badan biasanya juga dianjurkan untuk menurunkan berat badan untuk meredakan kondisi kaki tersebut.

5. Tidak Bisa Disembuhkan

Pada orang dewasa, flat foot biasanya akan tetap rata secara permanen. Pengobatan yang dilakukan hanya mengatasi gejalanya saja, daripada menyembuhkan. Prosedur operasi pun dilakukan untuk memperbaiki masalah tulang dan tendon yang menyebabkan rasa sakit.

Itulah beberapa fakta mengenai flat foot. Bila kamu punya keluhan nyeri pada kaki, coba periksakan saja ke dokter dengan buat janji medis di rumah sakit pilihan melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di Apps Store dan Google Play.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Flatfeet.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Flat Feet.