• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Gerakan Sederhana agar Otot Bayi Kuat
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Gerakan Sederhana agar Otot Bayi Kuat

5 Gerakan Sederhana agar Otot Bayi Kuat

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 04 Maret 2022

“Setiap orangtua pasti ingin anaknya memiliki otot yang kuat. Salah satu caranya adalah dengan melakukan gerakan sederhana agar tubuhnya terlatih secara fisik. Beberapa gerakan sederhana ini sangat baik dilakukan, sehingga anak aktif secara fisik.”

5 Gerakan Sederhana agar Otot Bayi Kuat

Halodoc, Jakarta – Setiap ibu pasti ingin agar otot bayinya kuat, sehingga lebih mudah untuk melakukan aktivitas fisik. Hal ini mungkin saja menentukan kapan Si Kecil mampu berjalan. Maka dari itu, ibu perlu tahu beberapa gerakan sederhana yang dapat membuat otot bayi kuat. Untuk lebih lengkapnya, baca ulasan berikut!

Berbagai Gerakan yang Membuat Otot Bayi Menjadi Kuat

Perlu diketahui jika otot yang kuat adalah hal yang perlu dimiliki bayi selama masa perkembangan dan pertumbuhan anak. Sebab, memiliki otot yang kuat adalah hal yang penting untuk perkembangan motorik anak. Hal ini juga dibutuhkan untuk menahan kepala, berguling, duduk, merangkak sampai akhirnya Si Kecil mulai bisa berjalan.

Pada orang dewasa, otot dapat dibangun agar lebih kuat dengan cara berolahraga. Namun, otot bayi dapat menjadi lebih kuat dengan melakukan beberapa gerakan. Dengan begitu, segala gerakan yang berhubungan dengan fisik dapat dilakukan dengan mudah.

Lalu, apa saja sih gerakan yang bisa ibu ajarkan agar otot bayi menjadi kuat? Berikut beberapa di antaranya:

1. Tengkurap

Sejumlah ahli menyebut salah satu cara untuk memperkuat otot anak adalah dengan sesekali melakukan posisi tengkurap. Si Kecil mungkin akan lebih banyak menghabiskan waktu dengan terlentang, maka ibu sebaiknya mulai membiasakan ia dengan posisi tengkurap.

Ibu perlu tahu jika bermain dengan posisi tengkurap dapat membantu untuk menguatkan otot-otot di leher, lengan, punggung, bahu dan perut bayi. Bahkan American Academy of Pediatrics telah lama merekomendasikan para orang tua untuk memposisikan anak tengkurap setelah pulang dari rumah sakit pasca melahirkan.

Namun, penting untuk memastikan bahwa ibu selalu ada dan mengawasi setiap gerakan Si Kecil saat tengkurap. Hal ini penting untuk memastikan ia tetap aman selama mencoba. Jangan sampai ia sulit mengangkat kepalanya, sehingga kesulitan untuk bernapas.

2. Berputar

Kekuatan otot Si Kecil juga bisa diasah dengan mengajaknya melakukan gerakan memutar. Ibu bisa memulainya dengan menerapkan satu posisi yoga yang sederhana pada bayi. Cukup dengan membiarkan Si Kecil tidur telentang sambil memegang kakinya. Kemudian, biarkan ia mengubah posisi menjadi tengkurap sambil mengangkat bokongnya.

Meski sederhana, ternyata anak harus berusaha untuk dapat memutar tubuh dengan gerakan tersebut. Cobalah dengan meletakkan mainan pada satu sisi dan buat Si Kecil tertarik untuk menggapainya. Kemudian, saat ia hampir menggapainya pindahkan mainan tersebut secara perlahan ke arah memutar dari tubuh anak. Si Kecil akan mengikut, sehingga mampu membangun kekuatan otot leher.

3. Merangkak

Saat merangkak, anak akan banyak melakukan gerakan yang melibatkan beberapa bagian tubuh. Otot yang paling terlibat adalah di seputar tangan dan kaki yang menjadi tumpuan bayi saat merangkak.

Merangkak dapat bermanfaat untuk melatih otot-otot di sekitar tangan dan jari Si Kecil. Saat bayi mulai merangkak, ia akan lebih banyak menumpuk beban pada bagian tangan sehingga akan terbentuk jari-jari dan tulang yang lebih kuat.

4. Sit up

Gerakan sederhana yang dapat membuat otot bayi lebih kuat adalah dengan melakukan gerakan seolah-olah anak melakukan sit up. Mulailah dengan membaringkan Si Kecil dalam posisi tidur telentang. Ibu bisa mencoba untuk duduk di hadapannya dan secara perlahan menarik lengannya hingga berada di posisi duduk.

Gerakan ini akan membuat anak secara spontan mengangkat kepala untuk mengikuti tubuhnya. Namun, jangan terlalu dipaksa jika ternyata Si Kecil masih belum cukup kuat. Idealnya latihan ini hanya diterapkan pada bayi yang sudah berusia di atas 6 bulan, ya.

5. Seperti Bersepeda

Gerakan ini dilakukan dengan membuat Si Kecil untuk melakukan gerakan seperti sedang mengayuh sepeda. Jika rutin melakukan gerakan ini, ada banyak otot bagian kaki yang akan menjadi lebih kuat dan terlatih, seperti otot paha, pinggul dan lutut.

Sama seperti gerakan lain, jangan pernah memaksa Si Kecil untuk melakukannya. Perhatikan kemampuannya dan sejauh mana ia bisa melakukan gerakan mengayuh tersebut. Agar lebih aman, coba lakukan sebanyak 3 sampai 5 kali ayunan terlebih dahulu. Kemudian ulangi gerakan tersebut.

Sekarang ibu sudah tahu beberapa gerakan yang bisa dilakukan untuk membuat otot bayi menjadi lebih kuat. Pastikan untuk rutin melakukan semua gerakan yang disebutkan, dengan begitu anak memiliki fisik yang kuat dan tidak mudah cedera. Meski begitu, jangan terlalu memaksakannya karena dapat membuat tubuh anak sakit atau bahkan cedera.

Ibu juga bisa bertanya pada dokter di Halodoc jika ingin mengetahui lebih jauh tentang cara yang bisa dilakukan agar otot anak lebih kuat. Cukup dengan download aplikasi Halodoc, interaksi dengan ahli medis bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja hanya menggunakan smartphone. Maka dari itu, unduh aplikasinya sekarang juga!

Referensi:
First Cry. Diakses pada 2022. 7 Simple Exercises to Make Your Baby’s Bones and Muscles Stronger.
Parents. Diakses pada 2022. 4 Exercises to Help Baby Get Stronger.