5 Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Menjalani Pemeriksaan MRI

5 Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Menjalani Pemeriksaan MRI

Halodoc, Jakarta - Untuk mendeteksi sebuah penyakit berat, dokter menyarankan pasien untuk melakukan beberapa rangkaian diagnosis. Pemeriksaan tersebut banyak jenisnya, mulai dari tes darah, tes urine, biopsi atau tes pencitraan. Salah satu pemeriksaan yang tidak bisa dilakukan sembarangan adalah pemeriksaan MRI.

Pemeriksaan menggunakan teknologi mutakhir ini memanfaatkan medan magnet dan gelombang radio untuk menghasilkan gambar organ, jaringan, dan struktur dalam tubuh. Dengan melakukan pemeriksaan ini, dokter lebih mudah mendeteksi penyakit sehingga memudahkannya dalam memutuskan langkah pengobatan yang tepat.

Meski saat hendak melakukan hal ini tidak diperlukan persiapkan diri, namun mengetahui apa yang bisa diharapkan dapat membantu kamu merasa siap untuk menjalani pemeriksaan tersebut. Nah, berikut ini beberapa hal yang dilakukan sebelum menjalani pemeriksaan:

Baca Juga: 5 Penyakit Ini Lebih Mudah Diketahui dengan MRI

  • Ceritakan Kondisi Kesehatan pada Dokter. Meski dokter yang merujuk untuk melakukan tes ini mengetahui masalah kesehatan yang kamu alami, tapi kamu wajib menceritakannya juga kepada dokter yang bertugas dalam pemeriksaan MRI. Masalah kesehatan tertentu diperhitungkan sebelum kamu menjalani MRI. Diskusikan dengan dokter jika kamu memiliki kondisi kesehatan, seperti sedang hamil, adanya gangguan ginjal, alergi terhadap iodin atau gadolinium, dan riwayat diabetes.

  • Beritahu Implan Berbahan Logam yang Tengah. Perlu kamu ketahui bahwa implan logam bisa memengaruhi pindaian MRI. Jika kamu memiliki implan yang masih menempel di tubuh maka wajib diberitahu kepada dokter. Beberapa implan yang harus dilaporkan antara lain implan koklea (telinga), klip yang digunakan untuk aneurisma otak, kumparan logam yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah, dan defibrilator jantung atau alat pacu jantung. Beberapa implan tersebut menandakan kamu tidak bisa ditempatkan di dalam mesin MRI.

  • Pahami Apa yang akan Terjadi Selama Pemeriksaan. MRI adalah tabung besar dengan lubang-lubang pada setiap sisinya. Saat pemeriksaan, kamu akan ditempatkan pada meja yang dapat bergerak masuk ke dalam tabung, sementara petugas lab akan mengawasimu dari ruangan lain. Meski menggunakan medan magnet, kamu tidak merasakan efek tersebut sehingga tergolong aman. Namun, mesin MRI bisa menghasilkan banyak suara selama prosesnya sehingga kamu disarankan untuk membawa penyumbat telinga dan mengenakannya selama proses berlangsung.

  • Lepaskan Benda Apapun yang Mengandung Logam. Selama pemeriksaan kamu akan diberikan baju khusus, jadi semua aksesori yang bisa menyebabkan gangguan wajib dilepaskan. Misalnya perhiasan, kacamata, gigi palsu, alat bantu dengar, bra dengan kawat, rambut palsu, atau bahkan alat bantu dengar.

  • Ikuti Instruksi yang Diberikan. Sebelum menjalani pemeriksaan, kamu akan diminta mengisi formulir data diri dan kemudian diperkenankan memasuki ruangan MRI. Dokter akan meminta kamu berganti baju dan memakai baju rumah sakit. Selama menjalani MRI, kamu bisa mendengar dan bicara dengan dokter atau teknisi MRI. Dalam beberapa keadaan, kamu diminta untuk melakukan tugas-tugas sederhana, seperti mengetukkan jari-jari atau menjawab beberapa pertanyaan mudah. Tetaplah tenang selama menjalani prosedur agar proses pemeriksaan berjalan lancar.

Baca Juga: Ketahui Prosedur Pemeriksaan MRI untuk Tulang dan Sendi

Kamu sekarang juga bisa memeriksakan kondisi kesehatanmu di aplikasi Halodoc melalui fitur Cek Lab. Tanpa perlu keluar dari rumah, kamu sudah bisa melakukan tes kesehatan melalui fitur cek lab di Halodoc. Jangan ragu menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat untuk berdiskusi dan meminta saran kesehatan kapan saja. Jadi, tunggu apa lagi? Download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play dan nikmati kemudahan cek lab di Halodoc!