• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Kegiatan Seksual yang Berisiko Menularkan HIV
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Kegiatan Seksual yang Berisiko Menularkan HIV

5 Kegiatan Seksual yang Berisiko Menularkan HIV

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 12 Juli 2022

“Waspada berbagai kegiatan seksual yang berisiko menularkan HIV. Seperti misalnya, penggunaan alat bantu seks dan seks oral.”

5 Kegiatan Seksual yang Berisiko Menularkan HIV5 Kegiatan Seksual yang Berisiko Menularkan HIV

Halodoc, Jakarta – HIV adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang sistem imun tubuh. Umumnya, virus penyebab HIV menghancurkan sel CD4 yang menyebabkan tubuh menjadi lebih mudah mengalami gangguan kesehatan. Ada banyak hal yang berisiko menualrkan HIV sehingga perlu diwaspadai.

Ingat, penyakit ini sangat menular dan dapat terjadi melalui pertukaran cairan tubuh pengidap HIV. Ada berbagai proses penularan penyakit ini, seperti menggunakan jarum suntik dengan pengidap, transfusi darah dengan darah yang mengandung virus, hingga melakukan hubungan intim dengan pengidap HIV.

Sebaiknya ketahui lebih banyak mengenai kegiatan atau perilaku seksual yang bisa menularkan HIV berikut ini!

Waspada Kegiatan Seksual yang Bisa Menularkan HIV

Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menginfeksi sel darah putih dan menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. Virus ini bisa ditularkan melalui pertukaran cairan tubuh pengidap, seperti darah, cairan mani, dan cairan vagina.

Melakukan hubungan intim atau kegiatan seksual dengan pengidap HIV menjadi salah satu cara penularan yang cukup umum terjadi. Untuk itu, sangat penting menerapkan gaya hidup seksual yang aman untuk menghindari penyakit ini.

Oleh karena itu, penting mengetahui berbagai jenis kegiatan seksual yang berisiko menularkan HIV. Berikut ini kegiatan seksual yang perlu diwaspadai:

1. Seks Oral dengan Pengidap HIV

Kegiatan ini menjadi salah satu aktivitas seksual yang bisa menularkan HIV. Seks oral dilakukan dengan memberikan rangsangan pada penis atau vagina menggunakan mulut, bibir, atau lidah. Kegiatan seksual ini sangat berisiko menularkan HIV jika area mulut memiliki luka terbuka, seperti sariawan.

2. Seks Anal dengan Pengidap HIV

Seks anak adalah jenis kegiatan seksual yang paling berisiko menularkan penyakit HIV karena lapisan rektum yang sangat tipis sehingga memungkinkan virus masuk ke dalam tubuh selama kegiatan tersebut. Sebaiknya pastikan kamu melakukan kegiatan seksual yang aman agar terhindar dari penyakit HIV.

3. Bergonta-ganti Pasangan

Hobi bergonta-ganti pasangan seksual menjadi salah satu kegiatan seksual yang berisiko memicu HIV. Untuk itu, pastikan kamu setia terhadap satu pasangan seksual agar terhindar dari penyakit ini.

4. Melakukan Hubungan Intim Tanpa Pengaman

Meskipun memiliki risiko lebih kecil dari seks anal, tetapi melakukan penetrasi melalui vagina pun masih berisiko menularkan penyakit ini. Apalagi jika kamu tidak menggunakan pengaman (kondom) saat melakukan kegiatan seksual tersebut. Khususnya jika kamu sedang mengalami siklus menstruasi. 

Melakukan hubungan seksual tanpa pengaman ketika menstruasi dapat memicu virus masuk ke dalam tubuh melalui pembuluh darah yang terbuka melalui area vagina. 

5. Menggunakan Alat Bantu Seks

Jika kamu melakukan kegiatan seksual dengan alat bantu atau mainan seks, sebaiknya perhatikan kebersihannya. Alat bantu seks yang kebersihannya tidak terjaga dengan baik dapat menjadi benda yang bisa menularkan virus HIV. 

Bukan itu saja, penggunaan alat bantu seks juga bisa menyebabkan iritasi atau luka pada organ seksual, hal ini semakin berisiko memicu penularan HIV.

Itulah berbagai kegiatan seksual yang berisiko menularkan HIV. Namun, kegiatan sehari-hari, seperti bersalaman atau berkomunikasi dengan pengidap HIV tidak dapat menularkan virus HIV.

Untuk itu, selalu lakukan gaya hidup seksual yang aman dan sehat untuk menghindari penyakit ini. Jangan lupa selalu jaga kesehatan agar imun tubuh tetap optimal dengan mengonsumsi berbagai makanan sehat dan suplemen yang dibutuhkan. 

Kamu bisa memenuhi kebutuhan medis yang diperlukan melalui aplikasi Halodoc. Dengan menggunakan Halodoc, kebutuhan medis yang kamu perlukan akan diantarkan langsung ke tempat kamu. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

Referensi:

CDC. Diakses pada 2022. About HIV.
CDC. Diakses pada 2022. Ways HIV Can Be Transmitted.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. HIV/AIDS.
Pusdatin Kemenkes. Diakses pada 2022. HIV.