• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Metode Pengobatan untuk Menangani Retinoblastoma

5 Metode Pengobatan untuk Menangani Retinoblastoma

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Pernah mendengar istilah retinoblastoma sebelumnya? Kondisi ini merupakan kanker mata yang biasanya terjadi pada anak-anak. Saat mengalaminya, sel-sel retina mata akan tumbuh dengan sangat cepat dan tidak terkendali. Kondisi tersebut akan memicu rusaknya jaringan di sekitar area yang terkena. Salah satu gejala yang tampak pada pengidap kondisi ini adalah mata yang terlihat seperti mata kucing saat terkena sinar.

Retina sendiri merupakan bagian mata yang letaknya di dinding bola mata bagian belakang. Bagian mata ini terdiri dari jaringan saraf yang memiliki beberapa fungsi penting, salah satunya adalah mengirim cahaya ke otak, sehingga seseorang bisa melihat. Retinoblastoma bukan hanya menyebabkan terganggunya fungsi mata saja, tetapi juga memicu kebutaan. Lantas, bagaimana cara mengatasi retinoblastoma? Ini penjelasan selengkapnya.

Baca juga: Ibu, Ketahui Ciri-Ciri Kanker Mata pada Balita

Metode Pengobatan untuk Mengatasi Retinoblastoma

Sama halnya dengan kanker lainnya, mengatasi retinoblastoma juga dilakukan berdasarkan ukuran tumor, lokasi, seberapa parah gejala yang muncul, serta sudah sampai sejauh mana kanker menyebar. Tujuan mengatasi retinoblastoma sendiri adalah mematikan sel-sel kanker, mencegah komplikasi, memperbaiki penglihatan, serta mengurangi risiko efek samping yang muncul setelah pengobatan dilakukan. Berikut ini beberapa cara mengatasi retinoblastoma:

1.Cryotherapy

Langkah pertama yang dapat dilakukan untuk mengatasi retinoblastoma adalah dengan cryotherapy. Metode yang satu ini dilakukan menggunakan alat yang berfungsi untuk membekukan dan menghancurkan jaringan-jaringan tidak normal dalam tubuh. Cryotherapy bisa juga disebut dengan cryosurgery.

2.Thermotherapy

Thermotherapy menjadi salah satu langkah mengobati retinoblastoma yang dilakukan dengan menggunakan sebuah mesin yang dilengkapi dengan cahaya laser. Cahaya ini yang akan digunakan pada pupil mata. Tujuannya untuk menghantarkan panas guna menghancurkan sel-sel kanker pada mata.

Baca juga: 4 Jenis Kanker Mata yang Perlu Diketahui

3.Kemoterapi

Kemoterapi dilakukan menggunakan obat guna membunuh sel-sel kanker yang diberikan dengan cara disuntik atau diminum. Kemoterapi memiliki dua jenis, yaitu:

  • Kemoterapi sistemik merupakan prosedur pemberian obat yang dilakukan dengan cara menyuntikkan atau mengonsumsinya secara langsung. Obat ini kemudian akan mengalir di dalam tubuh melalui aliran darah.
  • Kemoterapi regional merupakan prosedur pemberian obat yang dilakukan dengan menyuntikkan ke area tumbuhnya sel-sel kanker.

4.Terapi Radiasi (Radioterapi)

Terapi radiasi merupakan langkah pengobatan retinoblastoma yang dilakukan dengan menggunakan sinar radiasi berkekuatan tinggi. Fungsinya untuk membunuh sel-sel kanker. Sama dengan kemoterapi, radioterapi juga memiliki dua jenis, yaitu:

  • Radioterapi internal yang dilakukan dengan menyuntikkan cairan radiasi ke dalam tubuh.
  • Radioterapi eksternal yang dilakukan dengan menggunakan mesin pemancar radiasi dari luar tubuh.

5.Operasi (Enucleation)

Metode terakhir yang efektif dalam mengobati retinoblastoma adalah operasi pengangkatan mata dan sebagian saraf optik. Operasi ini menjadi langkah terakhir yang harus ditempuh saat pengobatan lain tidak membuahkan hasil. Setelah prosedur ini dilakukan, pasien biasanya akan menggunakan mata palsu. Pasien prosedur pengobatan yang satu ini harus menjalani pemeriksaan rutin selama 2 tahun atau lebih untuk mencegah munculnya sel kanker.

Waspada, retinoblastoma yang tidak diatasi dengan baik dapat menyebabkan sejumlah komplikasi, seperti perdarahan pada bola mata, peradangan jaringan bola mata, bahkan kebutaan permanen.

Baca juga: Ketahui Perbedaan Retinoblastoma dan Kanker Mata Melanoma

Tubuh masing-masing pengidap akan mengalami sejumlah gejala yang berbeda. Jika ingin mengetahui selengkapnya mengenai langkah pengobatan yang telah disebutkan, silahkan bertanya langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya.

Referensi:
National Organization for Rare Disorder. Diakses pada 2020. Retinoblastoma.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Retinoblastoma: Management and Treatment.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Retinoblastoma.