5 Penyakit dengan Gejala Batuk Berdahak Campur Darah

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
5 Penyakit dengan Gejala Batuk Berdahak Campur Darah

Halodoc, Jakarta – Jangan anggap remeh kondisi batuk yang disertai bercampurnya darah dengan dahak yang keluar. Batuk berdahak yang bercampur dengan darah bisa menjadi gejala dari berbagai macam gangguan kesehatan pada tubuh.

Baca juga: Normalkah Batuk Darah pada Anak?

Kondisi batuk berdahak bercampur darah atau dikenal dengan istilah hemoptysis tidak dapat dianggap sepele karena dapat menyebabkan komplikasi pada gangguan kesehatan jika tidak segera ditangani.

Batuk Berdahak Campur Darah Sebaiknya Jangan Diremehkan

Kondisi batuk berdahak yang bercampur dengan darah masih terbilang ringan ketika terjadi pada orang-orang yang masih memiliki usia yang terbilang muda. Namun, perhatikan ketika kondisi ini terjadi pada orang dengan usia muda dan memiliki kebiasaan merokok atau gaya hidup yang kurang baik.

Cara untuk mengetahui penyebab dari kondisi ini maka akan ada beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan. Biasanya, dokter melakukan pemeriksaan fisik terhadap pengidap batuk berdahak yang bercampur dengan darah, sampel darah diambil dan diperiksa pada laboratorium untuk mencari tahu penyebab kondisi ini.

X-ray atau CT Scan bisa digunakan untuk melihat kondisi paru-paru untuk memastikan penyebab terjadinya batuk berdahak yang bercampur dengan darah. Bronkoskopi, pemeriksaan dengan bantuan selang dengan kamera kecil pada ujungnya ini juga bisa dilakukan. Pemeriksaan ini  dilakukan untuk memastikan kondisi saluran pernapasan pengidap hemoptysis. Pemeriksaan melalui urine juga dilakukan untuk memastikan penyebab dari kondisi hemoptysis.

Ketahui Penyakit yang Sebabkan Hemoptisis

Setelah dilakukan pemeriksaan, tentu dokter mengetahui penyebab hemoptysis yang kamu alami. Dengan begitu, pengobatan bisa dilakukan untuk mengatasi masalah batuk berdahak bercampur dengan darah atau gejala dari hemoptysis ini.

Baca juga: Batuk Berdarah Bisa Jadi Tanda Penyakit Kronis?

Ketahui penyakit yang menyebabkan batuk berdahak campur darah atau hemoptysis, yaitu:

1. Bronkitis Akut

Bronkitis akut menjadi penyakit yang memiliki gejala batuk berdahak yang bercampur dengan darah. Kondisi ini disebabkan oleh paparan infeksi bakteri atau virus yang membuat saluran pernapasan meradang akibatnya pembuluh darah sekitar bronkus pecah. Hal ini yang menyebabkan muncul darah pada dahak.

2. Tuberkulosis atau TBC

TBC adalah penyakit menular yang disebabkan oleh paparan bakteri Mycobacterium tuberculosis. Selain hemoptysis, ada gejala yang dialami oleh pengidap TBC, seperti demam, sering berkeringat berlebihan pada malam hari, badan terasa lemas sepanjang hari, dan penurunan berat badan secara drastis.

3. Emboli Paru

Emboli paru dapat terjadi ketika ada gumpalan darah yang menghambat salah satu pembuluh darah di dalam paru. Gejala lain yang dialami adalah batuk bercampur darah, seperti sesak napas yang terjadi secara tiba-tiba, sakit pada dada ketika mengambil napas dalam, nyeri kaki dan bengkak sekitar kaki, demam, keringat berlebih, dan detak jantung yang berubah lebih cepat.

4. Kanker Paru

Kanker paru menjadi penyakit yang rentan muncul pada seseorang yang menjadi perokok aktif. Selain batuk berdahak, pengidap kanker paru juga mengalami sesak napas, sakit dada, dan bagian tulang yang terasa nyeri. Gejala lain saja dialami oleh pengidap kanker paru, sebaiknya segera kunjungi rumah sakit terdekat untuk memastikan penyebab gejala yang kamu alami.

Baca juga: 6 Tes untuk Mendiagnosis Batuk Darah

5. Bronkiektasis

Kondisi ini merupakan adanya gangguan pernapasan kronis yang disebabkan infeksi pada bronkus. Infeksi pada bronkus yang tidak segera diatasi dapat menyebabkan munculnya darah.

Referensi:
Live Strong (Diakses pada 2019). Causes of Blood in Phlegm and Nose
NHS (Diakses pada 2019). Coughing Up Blood