• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Perubahan Tubuh Pasca Melahirkan pada Wanita
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Perubahan Tubuh Pasca Melahirkan pada Wanita

5 Perubahan Tubuh Pasca Melahirkan pada Wanita

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 20 Mei 2022

“Tidak berhenti di kehamilan, setelah melahirkan wanita juga akan mengalami sejumlah perubahan pada tubuhnya. Tidak jarang perubahan tubuh pasca melahirkan ini membuat sebagian wanita terkejut.”

5 Perubahan Tubuh Pasca Melahirkan pada Wanita

Halodoc, Jakarta – Seorang wanita akan mengalami perubahan tubuh pasca melahirkan. Perubahan ini bahkan dimulai dari masa kehamilan. Melahirkan adalah sebuah momen istimewa dan sangat penting bagi seorang wanita. Namun dibalik itu, tidak jarang wanita yang terkejut dengan perubahan tubuh pascar melahirkan yang akan  terjadi. 

Perubahan tubuh pasca melahirkan ini sebenarnya bisa diupayakan agar kembali ke kondisi sebelum hamul. Meski begitu, butuh waktu yang cukup lama untuk tubuh kembali ke kondisi semulanya. Sayangnya, ada pula beberapa kondisi juga yang mungkin tidak bisa kembali seperti semula. Nah, berikut beberapa bagian tubuh yang mengalami perubahan setelah melahirkan

Mengenali Perubahan Tubuh Pasca Melahirkan

Kebanyakan wanita yang melahirkan untuk pertama kali tidak menyangka harus menghadapi serangkaian hal baru pada tubuhnya. Berikut ini beberapa perubahan pada bagian tubuh yang mungkin akan dialami pasca melahirkan.

1.  Alat Kelamin Wanita dan Saluran Kemih

Pasca melahirkan, ada beberapa wanita yang merasakan perubahan pada alat kelaminnya yang merenggang dan lebih sensitif. Selain itu, dalam beberapa minggu,  alat kelamin wanita akan mengeluarkan cairan yang sebagian besar terdiri dari darah. 

Jika kamu tidak menyusui, biasanya jadwal menstruasi akan kembali normal sekitar 6-9 minggu pasca melahirkan. Namun bila kamu menyusui, normal bila kamu tidak akan mendapat menstruasi selama masa-masa menyusui atau dalam beberapa bulan mendatang.

Wanita juga sering mengalami kesulitan menahan buang air kecil (BAK) yang disebabkan karena saraf pada alat kelamin mengalami mati rasa. Hal ini terjadi bukan hanya pada wanita yang melahirkan normal, namun wanita yang melahirkan melalui operasi caesar juga kemungkinan mengalami hal ini.

Jangan khawatir, biasanya saraf akan kembali normal dalam beberapa hari hingga beberapa minggu. Untuk membantu memperkuat otot panggul bawah, cara yang bisa dilakukan yakni dengan latihan kegel. Selain itu hindari melakukan olahraga yang berlebihan dan mengangkat beban berat.

2.  Perubahan tubuh pasca melahirkan terjadi pada payudara

Biasanya payudara kamu akan membengkak, memerah, terasa sakit, dan penuh dengan air susu sekitar 1 hingga 2 hari pasca melahirkan. Setelah itu, saat hari ke 3-4, bengkak akan berkurang dan payudara akan nampak mengendur. Cara menyiasatinya adalah dengan menempelkan bantalan kompres yang dingin atau daun kubis agar payudara tidak bengkak dan mengurangi rasa sakitnya.

3.  Perut berubah pasca melahirkan

Banyak wanita yang berpikir, pasca melahirkan perut akan segera kembali ke ukuran normal. Memang itu benar adanya, tapi kondisi tersebut memerlukan waktu sekitar 1.5-2 bulan sebelum rahim kembali ke ukuran sebelum hamil. Adalah hal yang wajar jika di sekitar perut kamu timbul stretch mark yang berwarna kemerahan pada saat hamil.

Setelah melahirkan warna  stretch mark ini akan berubah berwarna seperti perak. Selanjutnya, stretch mark akan semakin samar dan menyatu dengan warna kulit seiring waktu. Untuk menyiasatinya kamu bisa menjalani pola makan sehat dan olahraga yang berfokus pada perut, seperti melakukan sit up.

4.  Kaki berubah pasca melahirkan

Pembengkakan kaki yang terjadi pasca melahirkan disebut edema dan kondisi ini termasuk normal. Pada persalinan vaginal, hal ini terjadi akibat usaha mendorong keluar bayi sehingga dapat memaksa cairan ekstra berkumpul didaerah kaki atau pada persalinan secara Caesar oleh karena adanya pemberian, cairan infus. 

Cairan ekstra dan cairan infus tersebut terkumpul di kaki, tangan dan muka sebagai sebuah kondisi yang dapat terjadi sekitar satu minggu setelah melahirkan. Cara sederhana untuk membantu kaki lebih nyaman, kamu bisa memakai alas kaki yang longgar atau menggunakan sepatu dengan satu nomor lebih besar dibandingkan ukuran normal.

5. Rambut mengalami kerontokan

Kebanyakan wanita memiliki rambut yang lebih lebat dan berkilau selama kehamilan. Setelah melahirkan, rambut akan kembali normal atau mengalami kerontokan. Selama kehamilan, kadar estrogen yang lebih tinggi membuat rambut jarang mengalami kerontokan.

Setelah melewati masa kehamilan, kadar estrogen kembali normal sehingga rambut menjadi lebih mudah rontok. Kerontokan rambut mencapai puncaknya sekitar 3-4 bulan setelah lahir, tetapi biasanya kembali normal dalam waktu 6-12 bulan.

Setelah melahirkan, kamu tetap dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin supaya daya tahan tubuh terjaga. Jika stok vitamin mulai menipis, kamu bisa membelinya di toko kesehatan Halodoc. Jangan tunggu sakit untuk minum vitamin, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2022. 6 Post-Pregnancy Body Changes You Didn’t Expect.
Live Science. Diakses pada 2022. Body after birth: 18 post-pregnancy changes to look out for.
Parents Diakses pada 2022. Your Postpartum Body: 20 Ways It Changes After Baby.