• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Tanaman Herbal untuk Membantu Turunkan Kolesterol
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Tanaman Herbal untuk Membantu Turunkan Kolesterol

5 Tanaman Herbal untuk Membantu Turunkan Kolesterol

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 06 Oktober 2022

“Tanaman herbal kerap dijadikan obat alternatif untuk menurunkan kolesterol. Obat-obat alamiah ini contohnya biji rami, bawang putih dan jahe.”

5 Tanaman Herbal untuk Membantu Turunkan Kolesterol5 Tanaman Herbal untuk Membantu Turunkan Kolesterol

Halodoc, Jakarta – Kolesterol tinggi sering menjadi biang keladi utama penyakit kronis, seperti gagal jantung, hipertensi sampai diabetes. Pemicunya beragam, mulai dari gemar mengonsumsi makanan berlemak, jarang olahraga, minum alkohol sampai kebiasaan merokok. Disamping kondisi tersebut, faktor genetik juga menyumbang potensi penyakit ini.

Bagi seseorang yang punya riwayat genetik kolesterol atau telah mengidapnya, perubahan gaya hidup perlu dilakukan agar tidak semakin memburuk. Langkah ini bisa dikombinasikan bersama obat-obatan untuk mengontrol kadar kolesterol. Sebagian orang lebih memilih tanaman herbal sebagai alternatif obat kolesterol. Alasannya, tanaman herbal lebih alami dan minim efek samping.

Tanaman Herbal untuk Menurunkan Kolesterol

1. Biji rami

Biji rami berasal mengandung asam alfa-linolenat (ALA) yang lumayan tinggi. Zat yang masih tergolong asam lemak omega-3 ini dikenal mampu menurunkan risiko penyakit jantung.

Nah, penyakit jantung acap kali dihubungkan dengan kadar kolesterol yang tinggi. Menurut penelitian, efek pencegahan penyakit jantung dari biji rami juga berdampak pada penurunan kadar kolesterol.

2. Beras ragi merah

Bahan fermentasi yang satu ini mengandung zat monacolin K yang cukup tinggi. Zat tersebut ternyata identik dengan bahan aktif yang terkandung dalam obat penurun kolesterol, yaitu lovastatin.

3. Bawang putih

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bawang putih mampu menurunkan tekanan darah, mengurangi kadar kolesterol darah, dan mencegah pengerasan dinding pembuluh darah (aterosklerosis).

Untuk mendapatkan manfaat ini, kamu bisa mengonsumsi bawang putih langsung. Jika tidak menyukai rasanya, kamu dapat mengonsumsi suplemen bawang putih yang berupa kapsul atau tablet.

4. Jahe

Studi tahun 2014 menunjukkan bahwa jahe dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida. Penelitian lain tahun 2008 menunjukkan bahwa jahe dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Kamu dapat menambahkan jahe mentah ke dalam makanan atau meminum air rebusannya.

5. Kacang kedelai

Kacang kedelai maupun produk olahannya, seperti tahu, susu kedelai dan tempe adalah sumber protein yang rendah lemak. Artinya, bahan makanan yang satu ini bisa dijadikan pengganti makanan berlemak seperti daging sapi. Dengan begitu kolesterol secara keseluruhan dalam makanan dapat berkurang. 

Perubahan Gaya Hidup untuk Menurunkan Kolesterol

Meminum obat kolesterol tanpa perubahan gaya hidup tentu hanya omong kosong belaka. Kedua langkah pencegahan ini kudu berjalan beriringan agar komplikasi kolesterol tinggi bisa diantisipasi. Berikut contoh gaya hidup yang perlu dilakukan:

1. Batasi makanan berlemak

Penyebab utama kolesterol tinggi adalah makan-makanan berlemak. Maka dari itu, batasi konsumsi berlemak dan mencari makanan pengganti yang lebih sehat. Kamu bisa memilih makanan yang mengandung lemak nabati dan juga asam lemak omega-3.

Lemak nabati bisa berupa alpukat, kacang-kacangan, olahan kedelai dan lain-lain. Sementara asam lemak omega-3 bisa kamu dapatkan dari ikan salmon, ikan kembung, mackerel, herring dan lain-lain.

2. Perbanyak serat

Serat mampu mengurangi penyerapan kolesterol ke dalam aliran darah. Dari sekian jenis serat, serat larut adalah yang terbaik karena mampu mencegah penyerapan kolesterol lebih efektif. Contoh makanan serat larut, yaitu oatmeal, kacang merah, kubis, apel dan pir.

3. Rutin Berolahraga

Olahraga dapat membakar sisa-sisa lemak yang berpotensi menyumbat aliran darah. Aktivitas ini juga membantu meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang memicu kolesterol tinggi.

4. Berhenti merokok

Ketika perokok berhenti dari kebiasaannya, kadar lemak baik (HDL) otomatis mengalami peningkatan. Sekitar 20 menit setelah berhenti merokok, tekanan darah dan detak jantung pulih dari lonjakan akibat rokok. Tiga bulan setelah berhenti, sirkulasi darah dan fungsi paru-paru mulai membaik. Setelah satu tahun berhenti, risiko penyakit jantung menurun secara signifikan.

 5. Batasi konsumsi alkohol

Batasi konsumsi alkohol dalam jumlah sedang saja. Idealnya, satu gelas sehari untuk wanita dan dua gelas sehari untuk pria.

Jika kamu punya pertanyaan lain seputar masalah kesehatan, hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc saja. Dokter yang ahli di bidangnya akan menjawab pertanyaan kamu sekaligus memberikan solusi terbaik. Jangan tunda sebelum kondisinya memburuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. Natural Remedies Cholesterol.
Healthline. Diakses pada 2022. 9 Natural Cholesterol Reducers.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Top 5 lifestyle changes to improve your cholesterol.