23 November 2017

5 Tips Lakukan Gerakan Yoga untuk Bayi Penting Bagi Pertumbuhan

5 Tips Lakukan Gerakan Yoga untuk Bayi Penting Bagi Pertumbuhan

Halodoc, Jakarta – Yoga menjadi menjadi olahraga yang menonjolkan teknik pernafasan untuk membuat tubuh menjadi lebih segar, fit, dan juga sehat. Biasanya, yoga disarankan untuk orang dewasa yang tidak terlalu suka melakukan olahraga kardio. Ibu hamil dan lansia pun disarankan untuk melakukan yoga. Yoga termasuk jenis olahraga yang mudah dilakukan. Ini karena yoga memiliki tingkat kesulitan yang berbeda, mulai untuk pemula hingga yang sudah mahir.

Namun tahukah ibu, jika ternyata yoga memiliki manfaat juga untuk bayi. Dilansir dari Mother & Baby, gerakan-gerakan yoga bayi sangat sederhana, menyenangkan, sekaligus dapat menenangkan bayi. Bagi bayi, yoga dapat memberikan banyak manfaat, seperti:

  • Dapat membantu untuk merangsang saraf motorik pada Si Kecil.
  • Dapat meningkatkan ikatan emosional antara ibu dan anak.
  • Meningkatkan daya tubuh Si Kecil karena gerakan peregangan yoga dapat mengurangi sakit perut, kembung dan konstipasi.
  • Gerakan yoga dapat melatih fleksibilitas otot.
  • Tak cuma bagi orang dewasa, gerakan yoga juga dapat membuat ibu dan Si Buah Hati hadi lebih rileks.

Umumnya, gerakan yoga bagi bayi direkomendasikan bagi Si Kecil yang berusia satu bulan hingga satu tahun. Yang perlu diingat sebelum melakukan gerakan yoga adalah sebaiknya tidak melakukan yoga jika suasana hati ibu atau Si Kecil sedang tidak baik. Misalnya, Si Kecil sedang agak rewel atau ibu sedang bad mood.

Untuk melakukan yoga untuk bayi, ibu bisa mulai 5 tips gerakan yoga berikut ini:

  • Sambil mendekatkan posisi bayi di dekat ibu, ambil nafas dari hidung dan keluarkan dari hidung.
  • Kemudian ibu bisa melakukan gerakan yoga dasar. Untuk bayi, ibu bisa melakukannya sambil mengajak Si Kecil berinteraksi. Ingat, untuk tidak memaksakan gerakan yoga pada Si Kecil. Ibu bisa menanyakan pada ahli atau dokter mengenai gerakan yoga yang direkomendasikan untuk bayi.
  • Setiap gerakan yoga yang diaplikasikan untik si kecil sebaiknya dilakukan secara perlahan dan lembut.
  • Agar ikatan antara ibu dan bayi makin kuat, sebaiknya lakukan kontak mata setiap kali melakukan gerakan.
  • Jika di tengah latihan tiba-tiba Si Kecil ingin menyusu, maka tetap lakukan karena menyusui juga merupakan yoga bagi otot-otot muka dan mulutnya.

 

Tidak mudah melakukan yoga tanpa bantuan ahli, sehingga jika ibu ingin melakukannya dengan sempurna, sebaiknya minta saran dari terapis yoga. Khususnya untuk Si Kecil, gerakan yoga yang dilakukan harus dengan hati-hati agar tidak membuat tubuhnya  sakit.

Ingat, memantau kondisi kesehatan si kecil sejak lahir itu sangat penting. Ibu harus tanggap dan cepat dalam memeriksakan kondisi kesehatan Si Kecil. Pastikan juga agar Si Kecil bisa mendapatkan pemeriksaan yang tepat dari dokter setelah ia dilahirkan dan secara rutin untuk memantau perkembangannya. Jangan lupa juga, kalau ketika lahir kondisi kesehatannya masih rentan jadi ibu mesti selalu siap membawanya ke dokter jika diperlukan.

Kalau ibu, memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan bayi di kemudian hari, ibu bisa menggunakan aplikasi Halodoc. Dengan Halodoc, ibu bisa bicara langsung dengan dokter melalui Video/Voice Call dan Chat.  Selain itu, ibu juga bisa membeli produk kesehatan yang dibutuhkan melalui Halodoc dan pesanan akan diantar ke tujuan dalam satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.