• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Tips Mencegah Kerusakan Hati Jika Didiagnosis Hepatitis
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Tips Mencegah Kerusakan Hati Jika Didiagnosis Hepatitis

5 Tips Mencegah Kerusakan Hati Jika Didiagnosis Hepatitis

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 07 Juni 2022

“Ada banyak upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah kerusakan hati jika didiagnosis hepatitis. Salah satunya dengan menjalani gaya hidup sehat.”

5 Tips Mencegah Kerusakan Hati Jika Didiagnosis Hepatitis5 Tips Mencegah Kerusakan Hati Jika Didiagnosis Hepatitis

Halodoc, Jakarta – Mendapat diagnosis hepatitis bukanlah akhir dari segalanya. Selain menjalani pengobatan yang disarankan dokter, penting juga untuk melakukan perubahan gaya hidup sehat, untuk mencegah kerusakan hati lebih lanjut.

Hepatitis adalah infeksi virus yang menyebabkan peradangan pada organ hati. Selain menjadi organ terbesar dalam tubuh, fungsi hati juga sangat penting. Termasuk menyintesis empedu, yang diperlukan untuk pencernaan dan pembuangan racun dalam tubuh. 

Selain itu, organ hati juga berfungsi untuk membantu memecah karbohidrat, lipid, protein, serta bertanggung jawab untuk ekskresi bilirubin dari sel darah merah yang rusak. Lantas, bagaimana cara meminimalkan kerusakan hati saat didiagnosis hepatitis? Yuk simak tipsnya!

Cara Mencegah Kerusakan Hati pada Pengidap Hepatitis

Pengobatan medis untuk hepatitis tergantung pada jenis dan keparahan kondisi yang dialami. Namun, selain menjalani pengobatan medis, dokter biasanya juga akan memberi saran gaya hidup sehat yang bisa dilakukan. Tentunya, tujuannya adalah untuk mencegah kerusakan hati lebih lanjut, akibat penyakit ini. 

Berikut ini beberapa tipsnya:

  1. Terapkan Pola Makan Sehat

Sebenarnya, tidak ada makanan atau pola makan khusus yang harus dijalani pengidap hepatitis. Namun, tetap penting untuk melakukan penyesuaian pola makan menjadi lebih sehat.

Tujuannya adalah untuk meminimalkan stres pada organ hati, yang sudah terganggu oleh peradangan akibat hepatitis. Pola makan yang sehat juga dapat membantu kamu mempertahankan berat badan yang optimal, dan bisa membantu menjaga fungsi hati yang sehat.

Makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi adalah:

  • Sayuran.
  • Buah-buahan.
  • Biji-bijian.
  • Susu bebas lemak atau rendah lemak.
  • Makanan berprotein.
  • Kopi.
  • Lemak sehat.

Sementara itu, makanan yang sebaiknya dihindari adalah:

  • Makanan dengan lemak jenuh.
  • Makanan dengan lemak trans.
  • Makanan tinggi garam.
  • Makanan manis berlebihan.
  • Alkohol.

Untuk membantu tubuh memproses makanan dengan lebih baik dan berfungsi dengan baik, kamu juga perlu memastikan untuk minum air yang cukup, ya.

  1. Memastikan Makanan yang Dikonsumsi Higienis

Tips lainnya untuk mencegah kerusakan hati lebih lanjut akibat hepatitis adalah dengan memastikan makanan yang dikonsumsi higienis. Karena hati sedang melawan virus hepatitis, upayakan untuk melindungi tubuh dari penyakit apa pun yang akan meningkatkan kemungkinan kerusakan hati. 

Cuci semua daging, buah-buahan, dan sayuran untuk menghilangkan residu yang berpotensi berbahaya. Jangan lupa juga untuk cuci tangan secara menyeluruh sebelum dan sesudah menyiapkan makanan, untuk mencegah kontaminasi silang.

  1. Rutin Berolahraga

Olahraga dapat mendatangkan banyak manfaat bagi tubuh secara keseluruhan. Namun, gejala hepatitis sangat bervariasi pada setiap pengidapnya, jadi sebaiknya konsultasikan pada dokter mengenai jenis olahraga yang tepat.

Jika kelelahan dan tubuh yang lemas menghalangi rutinitas olahraga kamu, cobalah untuk melakukan olahraga yang ringan. Misalnya sekadar berjalan kaki santai untuk meregangkan otot dan menghirup udara segar. Ini dapat membantu melawan gejala hepatitis yang dialami.

  1. Hindari Rokok dan Zat Beracun Lainnya

Jika kamu memiliki kebiasaan merokok saat didiagnosis hepatitis, sebaiknya hentikan kebiasaan ini jika ingin mencegah kerusakan hati lebih lanjut. Sebab, rokok megandung banyak zat beracun yang berbahaya bagi tubuh.

Selain rokok, penting juga untuk menghindari paparan zat beracun lainnya. Beberapa produk pembersih, produk aerosol, dan insektisida memiliki bahan kimia yang dapat merusak hati. Jadi, hindari kontak langsung dengan zat-zat tersebut sebisa mungkin.

  1. Hati-Hati dalam Penggunaan Obat Apapun 

Setelah didiagnosis hepatitis, kamu perlu sangat hati-hati dalam mengonsumsi obat. Pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter sebelum mengonsumsi obat apapun, termasuk herbal dan produk suplemen. 

Beberapa obat kolesterol terkadang dapat memiliki efek samping yang menyebabkan masalah hati. Obat penghilang rasa sakit acetaminophen juga dapat merusak hati jika dikonsumsi terlalu banyak.

Itulah pembahasan mengenai tips dan cara mencegah kerusakan hati lebih lanjut saat didiagnosis hepatitis. Pastikan mengikuti semua saran pengobatan dan perawatan rumahan dari dokter, selama masa penyembuhan.

Jangan lupa juga untuk rutin memeriksakan kondisi ke dokter, ya. Kamu bisa download Halodoc untuk membuat janji rumah sakit, saat ingin menemui dokter.

Referensi:
Everyday Health. Diakses pada 2022. Tips to Avoid Liver Damage From Hepatitis.
Very Well Health. Diakses pada 2022. What to Eat When You Have Chronic Hepatitis.
Healthline. Diakses pada 2022. Hepatitis C and Your Liver: Tips to Prevent Further Damage.
Sheba Medical Center. Diakses pada 2022. 7 Tips for Living Well with Hepatitis.