• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil Pada Wanita
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil Pada Wanita

6 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil Pada Wanita

2 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 01 Desember 2022

“Terlalu sering buang air kecil ini bisa menjadi pertanda gangguan kesehatan. Adapun cara mengatasinya, yakni menghindari pemicunya, aktif bergerak, kelola stres dengan baik, batasi asupan air dan senam kegel.”

6 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil Pada Wanita6 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil Pada Wanita

Halodoc, Jakarta – Frekuensi atau jumlah buang air kecil setiap orang akan berbeda-beda setiap harinya. Ini tergantung pada banyaknya asupan cairan dan seberapa baik organ ginjal dalam bekerja. 

Rata-rata orang buang air kecil berkisar 6 hingga 8 kali dalam periode 24 jam. Lebih dari itu, ini bisa menjadi indikasi gangguan kesehatan. Penyebabnya yakni asupan kafein berlebihan atau infeksi saluran kemih.

Guna mengatasinya, pengidap perlu menghindari pemicunya, seperti nikotin, kafein dan minuman bersoda. Mereka juga perlu mengelola stres dengan baik, membatasi asupan cairan sebelum tidur dan aktif bergerak.

Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil pada Wanita

1. Hindari Pemicunya

Nikotin, kafein hingga minuman bersoda menjadi pemicu peningkatan frekuensi buang air kecil, bahkan memperburuk kondisi yang sudah ada. Oleh karena itu, pengidap harus menghindari beberapa jenis minuman tersebut guna membantu mengurangi gejala yang dialami. 

2. Aktif Bergerak

Malas gerak berkaitan dengan obesitas atau kelebihan berat badan. Bobot tubuh yang berlebihan berpotensi melemahkan otot-otot yang menopang kandung kemih dan menyebabkan peningkatan frekuensi buang air kecil. Guna mencegahnya, pastikan untuk aktif bergerak setiap hari.

3. Hindari Stres

Stres memicu peningkatan produksi hormon kortisol, sehingga membuat pengidapnya merasa gelisah atau cemas berlebihan. Kondisi ini dapat mengganggu kinerja sistem saraf yang berdampak pada peningkatan frekuensi buang air kecil. Guna mencegahnya, pastikan mengelola kadar stres dengan baik.

4. Menahannya

Menahan pipis bertujuan untuk mengatur dan melatih otot kandung kemih agar tidak melulu ingin buang air kecil. Langkah ini juga dapat memastikan kandung kemih benar-benar terisi penuh. Dengan begitu, urine yang dikeluarkan menjadi lebih banyak dan kandung kemih benar-benar kosong setelah buang air kecil.

5. Batasi Asupan Air

Setiap orang dewasa membutuhkan air setidaknya 2 liter setiap hari. Tapi, hindari asupannya satu jam sebelum tidur. Langkah ini dapat mencegah beser atau sering bolak balik buang air kecil.

6. Senam Kegel

Senam kegel dapat meningkatkan dan memperkuat kemampuan otot-otot dasar panggul. Langkah ini dapat melatih otot kandung kemih dan menurunkan potensi sering buang air kecil (interkontinensia).

Pertama-tama, berbaring di atas matras atau kasus. Kencangkan otot-otot panggul dan tahan selama 5 hingga 10 detik, kemudian kendurkan. Lakukan cara ini sebanyak 10 kali dalam sehari.

Jika langkah penanganan di atas tidak mampu mengatasi gejala yang muncul, sering buang air kecil bisa menjadi indikasi infeksi. Gejalanya disertai dengan nyeri saat buang air kecil dan perubahan warna urine jadi kemerahan.

Proses buang air kecil juga lebih terasa menyakitkan. Jika dibiarkan, masalah ini dapat menurunkan kualitas hidup pengidap dan memperparah gejala yang sudah ada.

Jika mengalaminya, silakan periksakan diri ke Dokter Spesialis Internist di rumah sakit terdekat. Dapatkan juga informasi lain seputar kesehatan, gaya hidup dan pola hidup sehat lainnya dengan mendownload Halodoc sekarang juga.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Urination: Frequent Urination.
Medical News Today. Diakses pada 2022. What’s to know about frequent urination in women?