• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Fakta Mengenai Penyakit Arthritis Autoimun
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Fakta Mengenai Penyakit Arthritis Autoimun

6 Fakta Mengenai Penyakit Arthritis Autoimun

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 20 Mei 2022

“Penyakit arthritis autoimun tidak hanya menyerang bagian sendi saja, melainkan dapat memengaruhi bagian tubuh lainnya. Dalam rangka Hari Artritis Autoimun Sedunia, ketahui sejumlah fakta menarik seputar penyakit ini.”

6 Fakta Mengenai Penyakit Arthritis Autoimun

Halodoc, Jakarta – Penyakit arthritis autoimun atau sering juga disebut sebagai rheumatoid arthritis adalah gangguan inflamasi kronis yang tidak hanya memengaruhi bagian sendi. Pada beberapa orang, kondisi ini dapat merusak berbagai sistem tubuh, termasuk kulit, mata, paru-paru, jantung, dan pembuluh darah.

Rheumatoid arthritis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan tubuh sendiri. Pada akhirnya, kondisi ini memengaruhi lapisan sendi dan menyebabkan pembengkakan sampai mengakibatkan erosi tulang dan deformasi sendi. 

Fakta-Fakta Seputar Penyakit Arthritis Autoimun

Dalam rangka memperingati Hari Artritis Autoimun Sedunia yang jatuh pada tanggal 20 Mei, berikut sederet fakta mengenai penyakit arthritis autoimun yang perlu kamu ketahui.

1. Merokok Jadi Pemicu Penyakit Arthritis Autoimun

Ternyata, kebiasaan merokok menjadi salah satu pemicu penyakit arthritis autoimun yang parah. Sebanyak 50 persen individu yang didiagnosis penyakit ini memiliki kebiasaan merokok. Perokok yang memiliki varian genetik yang dikenal sebagai epitop memiliki peningkatan risiko sepuluh kali lipat untuk mengembangkan rheumatoid arthritis. 

2. Risiko Penyakit Arthritis Autoimun Bervariasi secara Geografis

Fakta unik lainnya, semakin jauh dari khatulistiwa maka semakin tinggi risiko penyakit arthritis autoimun. Melansir dari Health, dalam sebuah penelitian tahun 2010 terhadap hampir 10.000 wanita, risiko rheumatoid arthritis lebih tinggi pada mereka yang tinggal di Timur Laut dan Barat Tengah Amerika Serikat, dibandingkan dengan wanita yang tinggal di sebelah barat Pegunungan Rocky.

Para penulis mencatat bahwa peningkatan risiko pada garis lintang yang lebih tinggi dapat disebabkan oleh kurangnya sinar matahari, serta faktor lingkungan lainnya.

3. Rendahnya Asupan Vitamin D

Sebuah studi tahun 2004 melacak lebih dari 29.000 wanita dan menemukan bahwa mereka yang kekurangan asupan vitamin D memiliki risiko tertinggi mengalami penyakit arthritis autouimun. 

4. Paparan Polusi Juga Pemicunya

Polusi melalui partikulat, yaitu partikel mikroskopis yang dapat dihirup jauh ke dalam paru-paru) ternyata berkaitan erat dengan peradangan. Peneliti Harvard melakukan penelitian pada tahun 2009 terhadap lebih dari 90.000 wanita Amerika Serikat untuk melihat hubungan antara rheumatoid arthritis dan polusi lalu lintas.

Peneliti menemukan bahwa wanita yang tinggal dalam jarak 50 meter dari jalan utama lebih berisiko tinggi mengalami rheumatoid arthritis jika dibandingkan dengan mereka yang tinggal lebih jauh.

5. Risikonya Lebih Tinggi pada Wanita

Menurut sebuah studi 2010 dari para peneliti di Mayo Clinic, di Rochester, Minn. Ditemukan bahwa sebanyak 2,5 persen kasus rheumatoid arthritis terjadi pada wanita. Masih belum jelas mengapa bisa demikian. Meski begitu, para peneliti berspekulasi bahwa pil KB rendah estrogen dan kekurangan vitamin D menjadi faktornya. 

6. Berkaitan Erat dengan Depresi

Stres merupakan respons fisiologi bawaan yang dapat mengancam. Saat seseorang stres, tubuh akan merespons dengan menyempitnya pembuluh darah, serta naiknya tekanan darah dan nadi. Alhasil, orang tersebut akan bernapas lebih cepat, serta aliran darah akan dibanjiri oleh hormon kortisol dan adrenalin. 

Nah, ketika seseorang mengalami stres kronis akan terjadi perubahan fisiologis. Seiring berjalannya waktu, hal tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan termasuk rheumatoid arthritis.

Itulah sejumlah fakta penyakit arthritis autoimun yang perlu kamu ketahui. Jika punya pertanyaan lain seputar penyakit ini, tanya dokter di aplikasi Halodoc saja. Dokter yang ahli dibidangnya akan siap menjawab segala pertanyaan kamu. Segera download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Health. Diakses pada 2022. 15 Surprising Facts About Rheumatoid Arthritis.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Rheumatoid arthritis.