• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Fakta yang Perlu Dipahami tentang Henoch-Schonlein Purpura

6 Fakta yang Perlu Dipahami tentang Henoch-Schonlein Purpura

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
6 Fakta yang Perlu Dipahami tentang Henoch-Schonlein Purpura

Halodoc, Jakarta - Pernah mendengar istilah Henoch-Schonlein Purpura (HSP)? Penyakit ini merupakan peradangan di pembuluh darah kecil yang juga dikenal dengan istilah vaskulitis. Meski kondisi ini umum terjadi oleh anak-anak berusia di bawah 10 tahun, tetapi vaskulitis dapat menyerang seseorang di usia berapa pun. Dalam kasus yang umum terjadi, vaskulitis bukanlah kondisi medis serius dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam 4–6 minggu. Apa saja fakta Henoch-Schonlein purpura (HSP) terkait yang perlu diketahui? Berikut ini beberapa di antaranya:

Baca juga: Ini 5 Ruam Kulit yang Jadi Tanda Penyakit Serius

1. Dipicu oleh Reaksi Sistem Kekebalan Tubuh

Fakta Henoch-Schonlein purpura (HSP) yang pertama adalah, penyakit ini dipicu oleh reaksi sistem kekebalan tubuh. Hal tersebut biasanya disebabkan oleh infeksi yang pernah dialami sebelumnya. Infeksi biasanya disebabkan oleh bakteri atau virus pada tenggorokan, saluran napas, atau paru-paru.

2. Tidak Menular dan Tidak Diturunkan

Fakta Henoch-Schonlein purpura (HSP) selanjutnya adalah, penyakit ini tidak menular, dan juga tidak diturunkan. Pada kasus yang jarang terjadi, penyakit ini dipicu oleh vaksinasi tifoid, kolera, demam kuning, hepatitis B, makanan tertentu, obat-obatan tertentu, paparan zat kimia berbahaya, gigitan serangga, serta cuaca dingin.

3. Bisa Sembuh dengan Sendirinya

Henoch-Schonlein Purpura (HSP) merupakan penyakit yang dapat sembuh dengans sendirinya dalam waktu beberapa minggu. Hal tersebut dapat terjadi jika pengidap mengalaminya dalam intensitas yang ringan. Beberapa gejala yang dapat sembuh dengan sendirinya, yaitu ruam, nyeri sendi, dan sakit perut.

Baca juga: 4 Penyakit Langka yang Menyerang Kulit

4. Belum Ditemukan yang Menjadi Penyebab Pasti

Fakta fakta Henoch-Schonlein purpura (HSP) selanjutnya adalah, belum diketahui apa yang menjadi penyebab pasti dari penyakit ini. Saat vaskulitis dialami oleh anak-anak, usahakan mereka mendapatkan penanganan yang tepat dari dokter, ya. Upaya penanganan dari dokter harus dibarengi dengan cukup istirahat, serta langkah lain guna meningkatkan daya tahan tubuh anak.  

5. Belum Ditemukan Langkah Pencegahannya

Penyakit ini tidak dapat dicegah. Meski demikian, kamu dapat menurunkan risiko terjadinya infeksi virus atau bakteri dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Bukan itu saja, kamu perlu menghindari penggunaan obat-obatan yang dapat memicu reaksi sistem kekebalan tubuh.

6. Menimbulkan Komplikasi Serius pada Pengidapnya

Meskipun komplikasi serius jarang terjadi, tetapi kondisi ini bisa saja dialami oleh beberapa pengidap dalam intensitas parah. Fakta Henoch-Schonlein purpura (HSP) yang terakhir adalah, penyakit ini dapat memicu sejumlah komplikasi membahayakan, seperti:

  • Gangguan ginjal.
  • Perdarahan usus.
  • Orchitis, yaitu peradangan pada testis akibat bakteri atau virus.
  • Intususepsi, yaitu kondisi yang terjadi ketika sebagian dari usus masuk ke bagian usus lain, dan menyebabkan penyumbatan.
  • Kejang-kejang.
  • Perdarahan di organ paru-paru.
  • Serangan jantung.

Baca juga: 4 Jenis Penyakit Kulit yang Perlu Diwaspadai

Pahami gejalanya dan segera periksakan diri di rumah sakit terdekat. Penyakit Henoch-Schonlein purpura (HSP) ditandai dengan munculnya ruam merah atau ungu pada kulit, pembengkakan dan peradangan pada sendi, serta gangguan sistem pencernaan dan ginjal. Sejumlah gejala utama tersebut disertai dengan gejala umum berupa kram perut, feses berdarah, penurunan nafsu makan, sakit kepala, demam, serta rasa lelah yang berlebihan. Jika muncul sejumlah gejalanya, atasi dengan langkah penanganan yang tepat, ya.

Referensi:
MedicineNet. Diakses pada 2021. Henoch-Schonlein Purpura (HSP) or Anaphylactoid Purpura.
Medscape. Diakses pada 2021. Henoch-Schonlein Purpura.
Web MD. Diakses pada 2021. Henoch-Schonlein Purpura (HSP).