• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Jenis Juvenile Rheumatoid Arthritis yang Perlu Diketahui
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Jenis Juvenile Rheumatoid Arthritis yang Perlu Diketahui

6 Jenis Juvenile Rheumatoid Arthritis yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani : 16 November 2020
6 Jenis Juvenile Rheumatoid Arthritis yang Perlu Diketahui

Halodoc, Jakarta - Juvenile rheumatoid arthritis (JRA) adalah jenis artritis yang paling umum terjadi pada anak di bawah usia 16 tahun. Penyakit ini dapat menyebabkan nyeri sendi, pembengkakan, dan kekakuan yang terus-menerus. Beberapa anak mungkin mengalami gejala hanya dalam beberapa bulan, sementara yang lain bisa mengalami gejala selama sisa hidup mereka.

Beberapa jenis juvenile rheumatoid arthritis dapat menyebabkan komplikasi yang serius, seperti masalah pertumbuhan, kerusakan sendi, dan radang mata. Oleh karena itu, perawatan akan berfokus pada pengendalian rasa sakit dan peradangan, meningkatkan fungsi, dan mencegah kerusakan sendi.

Baca juga: Juvenile Rheumatoid Arthritis Dapat Ganggu Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Mengenal Jenis Juvenile Rheumatoid Arthritis

Ada beberapa jenis dari JRA yang perlu diketahui, antara lain: 

Pauciarticular

Pauciarticular berarti ada empat atau lebih sendi yang terlibat. Ini adalah bentuk JRA yang paling umum; dan sekitar setengah dari semua anak dengan JRA memiliki tipe ini. Ini biasanya memengaruhi persendian besar, seperti lutut. Anak perempuan di bawah usia 8 tahun kemungkinan besar akan mengembangkan JRA jenis ini. Beberapa anak dengan JRA pauciarticular memiliki protein abnormal dalam darah yang disebut antinuclear antibodies (ANAs).

Penyakit mata mempengaruhi dari 20 sampai 30 persen anak-anak dengan JRA pauciarticular dan lebih sering terjadi pada anak-anak dengan ANA abnormal. Pemeriksaan pencegahan rutin oleh dokter mata (dokter spesialis penyakit mata) diperlukan untuk mengobati masalah mata yang serius seperti iritis (radang iris atau bagian mata yang berwarna) atau uveitis (radang mata bagian dalam atau uvea). Banyak anak-anak dengan penyakit pauciarticular bisa sembuh dari artritis pada usia dewasa, meskipun masalah mata dapat berlanjut dan gejala persendian dapat kambuh pada beberapa orang.

Poliartikular

Sekitar 30 persen dari semua anak dengan JRA memiliki penyakit poliartikular, yang memengaruhi lima atau lebih sendi. Sendi kecil, seperti di tangan dan kaki, paling sering terkena, tetapi penyakit ini juga dapat memengaruhi sendi besar. JRA poliartikular sering kali simetris, dan bisa memengaruhi sendi yang sama di kedua sisi tubuh. Beberapa anak dengan penyakit poliartikular memiliki jenis antibodi khusus dalam darahnya yang disebut faktor rheumatoid. Anak-anak ini sering kali memiliki bentuk penyakit yang lebih parah, yang menurut dokter mirip dengan artritis reumatoid dewasa.

Baca juga: Paparan Asap Dapat Sebabkan Juvenile Rheumatoid Arthritis 

Sistemik

Seiring dengan pembengkakan sendi, bentuk JRA sistemik ditandai dengan demam dan ruam merah muda terang, dan juga dapat memengaruhi organ dalam seperti jantung, hati, limpa, dan kelenjar getah bening. Bentuk sistemik, kadang disebut penyakit Still, memengaruhi 20 persen persen anak dengan JRA. Hampir semua anak dengan tes JRA jenis ini negatif untuk faktor reumatoid dan ANA. Sebagian kecil dari anak-anak ini mengembangkan radang sendi di banyak persendian dan dapat menderita radang sendi parah yang berlanjut hingga dewasa.

JRA terkait Enthesitis

Dengan tipe ini, seorang anak mengidap arthritis dan juga enthesitis. Ini adalah pembengkakan jaringan tempat tulang bertemu dengan tendon atau ligamen. Kondisi ini sering memengaruhi pinggul, lutut, dan kaki.

Artritis Psoriatik

Dengan tipe ini, seorang anak mungkin mengidap arthritis dan penyakit kulit bersisik merah yang disebut psoriasis. Seorang anak juga mungkin mengidap radang sendi dan 2 atau lebih dari yang berikut ini:

  • Radang jari tangan atau kaki.
  • Lubang atau tonjolan di kuku.
  • Seorang kerabat tingkat pertama dengan psoriasis.

Artritis Tidak Berdiferensiasi

Ini adalah artritis yang memiliki gejala 2 atau lebih jenis JIA di atas, atau gejalanya mungkin tidak cocok dengan semua jenis JRA.

Baca juga: Alasan Anak Anak Kerap Terserang Autoimun Juvenile Arthritis 

Jika anak di bawah usia 16 tahun pernah alami sendi yang sakit, bengkak, kaku, bahkan sebabkan demam, sebaiknya jangan disepelekan. Diskusikan dahulu dengan dokter di Halodoc untuk mengetahui kira-kira ini adalah gejala dari penyakit apa. Ingat, penanganan yang dilakukan dengan cepat dan tepat adalah langkah terbaik untuk mencegah anak alami komplikasi yang tidak diinginkan.

Referensi:
Johns Hopkins Medicine. Diakses pada 2020. Juvenile Rheumatoid Arthritis.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Juvenile Idiopathic Arthritis.
Web MD. Diakses pada 2020. Juvenile Rheumatoid Arthritis.