• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Kondisi yang Bisa Diatasi dengan Derma Filler
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Kondisi yang Bisa Diatasi dengan Derma Filler

6 Kondisi yang Bisa Diatasi dengan Derma Filler

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 20 September 2022

“Derma filler adalah prosedur kecantikan yang dilakukan dengan menyuntikkan zat di bawah kulit. Tujuannya untuk menghilangkan kerutan, menambah volume dan menghilangkan bopeng.”

6 Kondisi yang Bisa Diatasi dengan Derma Filler6 Kondisi yang Bisa Diatasi dengan Derma Filler

Halodoc, Jakarta – Derma filler termasuk ke dalam jenis prosedur kosmetik non bedah yang dilakukan dengan menyuntikkan cairan di bawah kulit. Tujuannya adalah membuat penampilan wajah tampak awet muda.

Derma filler juga bisa menghilangkan kerutan, garis halus dan mengencangkan bibir serta pipi. Perawatan ini tidak memakan waktu lama, hanya sekitar setengah jam dengan waktu pemulihan 7 hingga 10 hari.

Hasilnya bisa langsung terlihat saat prosedur dan dapat bertahan hingga berbulan-bulan sampai bertahun-tahun. Durasi filler akan tergantung pada jenis yang digunakan dan lokasi penyuntikkan cairan.

Membantu Mengatasi Masalah di Wajah

Masalah di wajah muncul seiring dengan bertambahnya usia karena menurunnya produksi kolagen. Padahal, nutrisi tersebut berguna untuk menunjang kesehatan kulit, otot, tulang dan jaringan ikat dalam tubuh.

Jumlahnya yang tidak memadai menyebabkan kulit jadi menipis, kehilangan volume dan terlihat kendur. Prosedur derma filler bisa dilakukan untuk mengatasi beberapa gangguan tersebut.

Kondisi lain yang bisa diatasi dengan prosedur, antara lain:

  1. Membuat fitur wajah jadi lebih simetris.
  2. Mengencangkan bentuk bibir dan pipi.
  3. Menebalkan bibir.
  4. Membuat hidung jadi lebih mancung.
  5. Memperbaiki tekstur bopeng akibat jerawat.
  6. Menghilangkan kelopak mata bawah yang terlihat cekung.

Sebelum menyuntikkan cairan guna memperbaiki masalah kulit yang disebutkan sebelumnya, tim medis terlebih dulu mensterilkan area kulit. Kemudian, memberikan anestesi lokal guna memberikan efek kebas atau mati rasa.

Apa saja jenis dermal filler?

Jenis filler yang digunakan menentukan berapa lama cairan bisa bertahan di wajah. Ini ditentukan berdasarkan masalah kulit yang dialami dan seberapa parah gangguan tersebut. Jenisnya meliputi:

  • Asam hialuronat (HA). Ini merupakan jenis asam alami yang terdapat di kulit. Cairan bekerja dengan memberi volume kulit dan membuatnya tetap terhidrasi. Hasilnya bisa bertahan 6 hingga 12 bulan.
  • Kalsium hidroksilapatit (CaHA). Ini merupakan zat yang dimiliki oleh tulang. Cairan bekerja dengan meratakan kerutan di kulit. Hasilnya bisa bertahan hingga 12 bulan.
  • Poly-L-lactic acid (PLLA). Ini merupakan zat yang membantu tubuh memproduksi kolagen. Cairan ini bekerja dengan menghaluskan kerutan yang lebih dalam. Hasilnya bisa bertahan lebih dari dua tahun.
  • Pengisi Polymethylmethacrylate (PMMA). Cairan ini bekerja dengan memberikan volume kulit sehingga tetap terlihat kencang.

Risiko dari Derma Filler

Komplikasi serius jarang terjadi. Beberapa efek samping hanya bersifat sementara. Risikonya termasuk:

  • Penampilan wajah yang asimetris.
  • Perdarahan, memar, kemerahan, nyeri dan pembengkakan.
  • Kerusakan pada kulit sehingga meninggalkan bekas luka.
  • Infeksi, yang dapat menyebabkan nekrosis (kematian kulit yang terinfeksi).
  • Benjolan di bawah kulit.
  • Mati rasa di area suntikan.
  • Ruam dan gatal.
  • Cairan bergerak di bawah permukaan kulit dan menjauh dari area perawatan.
  • Menimbulkan jaringan parut (bekas luka timbul).
  • Penyumbatan pembuluh darah di wajah.

Sementara komplikasi serius yang jarang dialami adalah gangguan penglihatan, kelemahan, rasa sakit dan tidak nyaman di salah satu sisi tubuh. Jika ini terjadi, segera buat janji rumah sakit untuk melakukan langkah penanganan.

Jika kamu membutuhkan informasi lain seputar kecantikan, gaya hidup dan perawatan kulit lainnya, silakan download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Dermal Fillers.
American Society of Plastic Surgeon. Diakses pada 2022. Dermal Fillers.
National Health Service UK. Diakses pada 2022. Face and lip fillers (dermal fillers).