• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Pemeriksaan yang Dilakukan saat Cek Pra Nikah

6 Pemeriksaan yang Dilakukan saat Cek Pra Nikah

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Selain mempersiapkan pernak-pernik acara pernikahan dan keperluan rumah yang akan dihuni bersama nanti, ada satu lagi persiapan yang tidak kalah penting bagi calon pasangan pengantin, yaitu melakukan cek pra nikah. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan, baik pada diri sendiri, pasangan, maupun calon anak nantinya. Karena itu, yuk simak pemeriksaan apa saja yang perlu dilakukan sebelum menikah di bawah ini.

Memahami Cek Pra Nikah

Cek pra nikah atau yang disebut juga premarital check-up adalah sekumpulan tes yang dilakukan oleh pasangan sebelum menikah. Di negara-negara lain, cek pra nikah sudah menjadi persyaratan wajib bagi pasangan yang akan menikah. Hal ini karena tidak semua orang punya riwayat kesehatan yang baik. Seseorang bisa saja nampak sehat, tetapi ternyata ia memiliki sifat pembawa penyakit (carrier).

Dengan melakukan cek pra nikah, berbagai penyakit seperti penyakit genetik, penyakit menular atau infeksi dapat dicegah agar tidak menurun pada calon anak di kemudian hari, sehingga kesehatan keluarga dapat terjamin. Cek pra nikah dianjurkan untuk dilakukan 6 bulan sebelum pasangan melangsungkan pernikahannya.

Berikut ini beberapa manfaat melakukan cek pra nikah:

  • Dapat mengenal riwayat kesehatan diri sendiri maupun calon pasangan.
  • Membuat kedua calon pengantin lebih terbuka dan semakin mantap memasuki jenjang pernikahan.
  • Mencegah berbagai macam penyakit pada calon keturunan, seperti penyakit thalassemia, diabetes mellitus, dan penyakit lainnya.

Baca juga: 3 Kekhawatiran yang Muncul Sebelum Cek Pra Nikah

Pemeriksaan yang Perlu Dilakukan Saat Cek Pra Nikah

Berikut ini 6 pemeriksaan yang perlu kamu lakukan sebelum menikah:

1.Pemeriksaan Fisik

Cek pra nikah biasanya akan diawali dengan pemeriksaan fisik secara lengkap. Hal ini karena umumnya status kesehatan seseorang sudah dapat dinilai melalui tekanan darah. Memiliki tekanan darah tinggi dapat berbahaya bagi calon bayi karena dapat menyebabkan tumbuh kembangnya dalam kandungan terhambat. Selain itu, pada pemeriksaan ini juga dapat diketahui apakah pasangan memiliki beberapa riwayat penyakit seperti diabetes.

2.Tes Hematologi

Tes hematologi bermanfaat untuk mendeteksi adanya kelainan pada jumlah sel darah atau penyakit darah. Tes ini dapat membantu mendiagnosis anemia, infeksi, hemofilia, gangguan pembekuan darah dan leukemia. Ini merupakan tes penting yang perlu kamu lakukan sebelum nikah karena gangguan kelainan darah dapat diturunkan kepada calon anak nantinya.

3.Tes Golongan Darah

Tes ini dilakukan untuk mengetahui golongan darah dan rhesus dari masing-masing calon pengantin. Tes ini penting untuk mengurangi risiko terjadinya penyakit hemolitik pada calon bayi yang sering menyebabkan keguguran atau lahir mati.

Baca juga: Pentingnya Ketahui Golongan Darah Pasangan Sebelum Menikah

4.Pemeriksaan Penyakit Menular

Pemeriksaan penting selanjutnya yang mesti dilakukan saat cek pra nikah adalah pemeriksaan terhadap penyakit menular, seperti HIV/AIDS, hepatitis B, dan hepatitis C. Dengan melakukan tes tersebut, penyakit-penyakit menular yang sangat berbahaya dapat dicegah.

5.Tes Kesuburan

Tes yang satu ini dilakukan untuk memastikan kesuburan calon pengantin pria dan wanita. Menurut Doctor’s Hub, masalah kesuburan biasanya tidak terdeteksi oleh pasangan sampai sekitar dua tahun atau lebih setelah menikah dan mengalami kegagalan dalam percobaan kehamilan.

Jadi, bagi pasangan yang berencana untuk memiliki anak di kemudian hari, tes ini penting karena dapat menunjukkan kesehatan hormon reproduksi pada kedua pasangan, yaitu analisis semen dilakukan pada pria dan ovulasi pada wanita.

6.Pemeriksaan Penyakit Menular Seksual (PMS)

Penting juga untuk melakukan pemeriksaan penyakit menular seksual saat kamu menjalani cek pra nikah. Hal ini karena infeksi seperti gonore, bila tidak segera ditangani, dapat berkembang jauh yang menyebabkan infertilitas pada wanita, dan juga bisa menimbulkan ketegangan dan masalah lain dalam pernikahan.

Baca juga: Kesehatan Seksual Bisa Memengaruhi Kesuburan

Itulah 6 pemeriksaan penting dalam cek pra nikah. Bila ingin melakukan cek pra nikah, kamu dan pasangan juga bisa langsung buat janji di rumah sakit pilihan kamu lewat aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Kementerian Kesehatan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. Diakses pada 2020. Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Pra Nikah.
Pulse. Diakses pada 2020. 5 medical examinations every couple needs before marriage.