• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Tips Menjaga agar Detak Jantung Selalu Normal

6 Tips Menjaga agar Detak Jantung Selalu Normal

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
6 Tips Menjaga agar Detak Jantung Selalu Normal

Olahraga adalah cara nomor satu untuk menurunkan detak jantung saat istirahat. Penyebab paling umum dari detak jantung istirahat yang tinggi adalah gaya hidup yang buruk, di mana kamu tidak aktif bergerak. Selain olahraga, manajemen stres, menghindari makanan yang dapat memicu detak jantung, serta tidur yang berkualitas adalah cara agar detak jantung selalu normal.”

Halodoc, Jakarta – Naik turunnya detak jantung tergantung pada aktivitas yang kamu lakukan, serta bagaimana mood-mu dengan apa yang terjadi di sekitar. Detak jantung saat istirahat penting untuk diperhatikan dan dijaga agar selalu normal. Karena ini adalah ukuran seberapa cepat jantung berdetak saat benar-benar beristirahat termasuk duduk, tidur, menonton acara favorit.

Denyut jantung istirahat dapat bervariasi dari orang ke orang dan dari hari ke hari. Tapi detak jantung istirahat yang tinggi bisa menjadi tanda bahaya. Detak jantung meningkat biasanya menjadi pertanda bahwa sesuatu yang lain sedang terjadi di dalam tubuh. Yuk, simak di sini tips menjaga agar detak jantung selalu normal!

Aktif Olahraga dan Mendapatkan Tidur Berkualitas

Denyut jantung istirahat yang normal biasanya antara 60 – 100 kali per menit. Waktu terbaik untuk mengukurnya adalah setelah bangun pagi dan masih di tempat tidur. Letakkan jari di sisi leher atau di pergelangan tangan sampai kamu merasakan denyut nadi. Kemudian, hitung jumlah ketukan dalam 60 detik.

Baca juga: Berapa Detak Jantung Normal Berdasarkan Usia?

Secara umum, detak jantung istirahat yang lebih lambat adalah tanda kesehatan yang baik. Beberapa atlet dan orang yang sangat aktif bahkan memiliki detak jantung yang berada di bawah 60 saat sedang beristirahat. Bagaimana cara agar detak jantung selalu normal?

1. Aktif Berolahraga 

Olahraga adalah cara nomor satu untuk menurunkan detak jantung saat istirahat. Penyebab paling umum dari detak jantung istirahat yang tinggi adalah gaya hidup yang tidak banyak bergerak, di mana kamu lebih sering duduk diam alias tidak aktif. 

Untuk memberikan jantung latihan yang sehat, American Heart Association merekomendasikan setidaknya 150 menit per minggu aktivitas aerobik intensitas sedang atau 75 menit per minggu aktivitas berat.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Jantung Selama PPKM

Semakin sering berolahraga, maka semakin kuat juga jantungmu. Sebab, jantung memompa lebih banyak darah setiap detaknya sehingga tidak perlu memompa terlalu keras, yang akan menurunkan detak jantungmu.

2. Mengelola Stres

Kecemasan dan stres juga dapat meningkatkan detak jantung. Untuk membantu meredakannya, cobalah untuk membuat hari-harimu tenang. Latih perhatian penuh, cobalah bermeditasi atau lakukan latihan pernapasan.

3. Hindari Kafein dan Nikotin

Stimulan seperti kafein dan rokok dapat meningkatkan detak jantung. Mengurangi atau tidak lagi mengonsumsi kafein dan nikotin membantu menurunkan detak jantung saat istirahat.

4. Pertahankan Berat Badan yang Sehat

Semakin banyak beban yang kamu bawa, maka semakin keras tubuh tubuh harus bekerja untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

Hal ini terutama jika kamu tidak memiliki banyak massa otot. Menurunkan berat badan membantu menurunkan detak jantung untuk selalu normal.

Baca juga: Bisa Dicoba, 5 Olahraga untuk Kesehatan Jantung

5. Tetap Terhidrasi

Dehidrasi menyebabkan darah mengental. Artinya, jantung harus bekerja lebih keras untuk mendorong darah. Supaya jantung dapat istirahat dan menurunkan detak jantung saat istirahat, minumlah banyak air dan hindari alkohol yang dapat membuat kamu mengalami dehidrasi.

6. Tidur Nyenyak

Jika kamu secara teratur tidak mendapatkan tidur yang nyenyak, ini juga dapat mengganggu sistem kerja jantung. Tidur yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan jantung yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan lainnya.

Tadi sudah disinggung kalau detak jantung saat istirahat yang tinggi menjadi indikator masalah kesehatan lain, seperti:

-Kondisi fisik yang memburuk.

-Anemia.

-Dehidrasi.

-Infeksi.

-Masalah tiroid.

Kalau kamu punya masalah dengan kesehatan jantung, di mana jantungmu kerap berdebar walau sedang kondisi normal, bicarakan dengan dokter langsung lewat aplikasi Halodoc! Kamu juga bisa membeli obat tanpa harus keluar rumah lewat aplikasi Halodoc ya.

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. How to Lower Your Resting Heart Rate
Medical News Today. Diakses pada 2021. How do you lower your resting heart rate?