• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 7 Manfaat Lada Putih untuk Pengobatan Alami Kesehatan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 7 Manfaat Lada Putih untuk Pengobatan Alami Kesehatan

7 Manfaat Lada Putih untuk Pengobatan Alami Kesehatan

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 06 Desember 2022

"Salah satu manfaat lada putih untuk kesehatan adalah mengatasi hidung tersumbat. Sifat dekongestannya mampu mengencerkan lendir sehingga melegakan saluran pernapasan."

7 Manfaat Lada Putih untuk Pengobatan Alami Kesehatan7 Manfaat Lada Putih untuk Pengobatan Alami Kesehatan

Halodoc, Jakarta – Lada umumnya digunakan sebagai penambah rasa masakan. Walaupun hanya berfungsi sebagai bumbu dan dalam takaran yang sedikit, lada ternyata menyimpan sejumlah manfaat kesehatan, lho! Salah satunya menangani hidung tersumbat.

Rasa pedasnya ternyata berfungsi sebagai dekongestan alami sehingga mampu meredakan hidung tersumbat. Sifat dekongestannya bekerja dengan cara mengencerkan lendir di saluran pernapasan. Nah, manfaat ini tentu dibutuhkan saat pilek melanda. Tambahkan beberapa sendok lada ke dalam sup untuk melegakan pernapasan. 

Sederet Manfaat Lada untuk Kesehatan

Tak hanya melegakan pernapasan, berikut manfaat lada putih lainnya:

1. Melawan radikal bebas

Lada mengandung antioksidan yang cukup tinggi. Zat ini dikenal mampu menangkal radikal bebas yang merusak sel-sel sehat dalam tubuh. Rusaknya sel-sel ini bisa yang meningkatkan risiko penuaan dini, penyakit jantung, dan kanker.

2. Mencegah perkembangbiakan bakteri

Bumbu yang satu ini juga punya sifat antibakteri alami. Sejumlah penelitian mengungkapkan kalau sifat ini bisa menghambat bakteri penyebab infeksi (patogen), seperti E. coli, Listeria, Salmonella, dan Staphylococcus. Tak hanya mencegah infeksi, lada juga mampu bertindak sebagai pengawet alami makanan sehingga tidak mudah basi. 

3. Mencegah masalah pencernaan

Sejumlah penelitian mengungkapkan kalau zat piperin dalam lada bisa mengoptimalkan penyerapan nutrisi dalam tubuh, membantu produksi enzim pencernaan, menjaga kesehatan pencernaan sampai membantu mengatasi diare.

Bahkan, lada juga mengandung prebiotik dan zat lain yang mampu melemaskan otot-otot saluran cerna. Alhasil, perut kembung dan masalah pencernaan lainnya bisa teratasi. Tak hanya itu, alternatif bumbu pedas ini juga bermanfaat untuk lambung. Lada diklaim mencegah gangguan lambung karena sifat anti radang dan anti bakterinya. Sifat-sifat tersebut bisa menghambat pertumbuhan H. pylori, yaitu bakteri penyebab tukak lambung.

4. Mengurangi nyeri

Senyawa anti peradangannya bertindak sebagai pereda nyeri alami. Hal ini telah dikonfirmasi oleh sejumlah penelitian. Bukan hanya meredakan nyeri perut, nyeri radang sendi, sakit kepala dan sakit gigi juga bisa diatasi dengan lada. 

5. Mengontrol kadar gula darah

Zat piperin dalam lada ternyata bisa mencegah penyakit diabetes tipe 2. Dugaan ini diperkuat melalui sebuah penelitian. Hasilnya, menunjukan kalau piperin mampu meningkatkan sensitivitas insulin sehingga menurunkan kadar glukosa dalam darah.

6. Menjaga kesehatan otak

Melansir dari Healthline, penelitian pada hewan menunjukan kalau piperine meningkatkan fungsi otak. Melalui penelitian tersebut, peneliti mengungkapkan kalau efek potensial ini bisa mencegah penyakit degeneratif seperti penyakit Alzheimer dan Parkinson.

7. Menurunkan kadar kolesterol

Dalam satu penelitian selama 42 hari, tikus yang diberi diet tinggi lemak dan ekstrak lada hitam mengalami penurunan kadar kolesterol darah, termasuk kolesterol LDL (jahat). 

Selain itu, piperin pada lada diyakini bisa mengoptimalkan penyerapan suplemen untuk menurunkan kolesterol. Meski begitu, butuh penelitian lebih lanjut untuk memastikan efeknya pada manusia.

Punya keluhan kesehatan? Segera periksakan diri ke dokter untuk mendapat diagnosis yang tepat. Kalau kamu berencana mengunjungi rumah sakit, buat janji rumah sakit melalui aplikasi Halodoc supaya lebih mudah dan praktis. Jangan tunda untuk memeriksakan diri sebelum kondisinya semakin memburuk. Download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. 11 Science-Backed Health Benefits of Black Pepper.
WebMD. Diakses pada 2022. Pepper Power: Nutrition and Other Benefits.